Dibayangi Deflasi, Harga Komoditas di Cina Turun

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 10 September 2015 | 11:15 WIB
Dibayangi Deflasi, Harga Komoditas di Cina Turun
Ilustrasi bursa saham Cina. (Shutterstock)

Suara.com - Pelemahan ekonomi Cina terus berlanjut sampai Negeri Tirai Bambu itu dibayangi deflasi tercepat dalam 6 tahun terakhir. Sehingga produsen Cina memangkas harga karena harga komoditas turun.

Sementara permintaan pasar tidak begitu tinggi. Keadaan ini memungkinkan Cina melakukan langkah-langkah stimulus lebih lanjut.

Reuters melansir, Indeks harga produsen (PPI) turun 5,9 persen dibanding periode Agustus tahun lalu. Ini penurunan terbesar sejak krisis keuangan global pada akhir tahun 2009. Sebenarnya pasar sudah memperkirakan penurunan 5,5 persen, setelah penurunan PPI terjadi 5,4 persen pada Juli.

"Perubahan PPI sangat memprihatinkan. Ini bisa mempengaruhi profitabilitas perusahaan, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi konsumsi dan ekonomi," kata Ekonom dari Shenyin & Wanguo Securities Li Huiyong.

"Kita harus meningkatkan dukungan kebijakan," masukan Li.

Data Biro Statistik Nasional Kamis ini, Indeks harga konsumen (CPI) naik 2 persen dari tahun sebelumnya. Ini menjadi lebih tinggi.

Analis yang disurvei oleh Reuters telah memperkirakan CPI akan naik 1,8 persen, dibandingkan bulan lalu sebesar 1,6 persen.

"Risiko untuk China masih deflasi, bukan inflasi. Deflasi PPI akhirnya akan menurunkan CPI. Sementara permintaan agregat akan terus menjadi lemah," kata Ekonom Jepang Kevin Lai.

Terus jatuh harga komoditi di tingkat produsen makanan menjadi keuntungan di kalangan perusahaan Cina. Namun ini bisa meningkatkan beban utang mereka.

Sementara, Bank sentral Cina telah memangkas suku bunga 5 kali sejak November. Ekonom percaya jika pelonggaran kebijakan ini diperlukan untuk mencegah risiko deflasi. Bank sentral perlu menaikkan suku bunga 50 basis poin pada akhir tahun. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Relokasi Warga Bidara Cina Dilakukan Oktober

Relokasi Warga Bidara Cina Dilakukan Oktober

News | Kamis, 10 September 2015 | 07:17 WIB

Cina Nyatakan Tak Lanjutkan Devaluasi Yuan

Cina Nyatakan Tak Lanjutkan Devaluasi Yuan

Bisnis | Rabu, 09 September 2015 | 17:45 WIB

Pejabat Cina: Fundamental Ekonomi Cina Sehat

Pejabat Cina: Fundamental Ekonomi Cina Sehat

Bisnis | Rabu, 09 September 2015 | 14:27 WIB

Banten Diserbu Pekerja Asal Cina, Pimpinan DPR Sidak Pabrik Semen

Banten Diserbu Pekerja Asal Cina, Pimpinan DPR Sidak Pabrik Semen

DPR | Rabu, 09 September 2015 | 11:13 WIB

Pemprov DKI Gusur Bidara Cina Oktober

Pemprov DKI Gusur Bidara Cina Oktober

News | Selasa, 08 September 2015 | 16:44 WIB

Yuan Cina Jatuh Terhadap Dolar

Yuan Cina Jatuh Terhadap Dolar

Bisnis | Selasa, 08 September 2015 | 10:00 WIB

Riset: Pasar Mobil Cina akan Mandek dalam Dua Tahun

Riset: Pasar Mobil Cina akan Mandek dalam Dua Tahun

Otomotif | Minggu, 06 September 2015 | 03:27 WIB

Parade Militer Terbesar Cina

Parade Militer Terbesar Cina

Foto | Jum'at, 04 September 2015 | 07:05 WIB

Cina Pangkas 300 Ribu Tentara dari Kekuatan Militer

Cina Pangkas 300 Ribu Tentara dari Kekuatan Militer

News | Kamis, 03 September 2015 | 10:28 WIB

Ekonomi Melambat, Ini Saran Bos IMF untuk Indonesia

Ekonomi Melambat, Ini Saran Bos IMF untuk Indonesia

Bisnis | Rabu, 02 September 2015 | 13:22 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Krim Malam Mencerahkan Bekas Jerawat Kehitaman PIH, Harga Mulai Rp40 Ribuan

5 Rekomendasi Krim Malam Mencerahkan Bekas Jerawat Kehitaman PIH, Harga Mulai Rp40 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 12:05 WIB

Wajib Sertifikasi Halal Berlaku Oktober 2026, Rokok Termasuk?

Wajib Sertifikasi Halal Berlaku Oktober 2026, Rokok Termasuk?

News | Minggu, 20 September 2026 | 12:01 WIB

Ribuan Titik Panas Masih Kepung Sumatera, Riau Turun Drastis

Ribuan Titik Panas Masih Kepung Sumatera, Riau Turun Drastis

Riau | Minggu, 20 September 2026 | 12:01 WIB

Ketika Cinta Tak Lagi Ingin Pulang

Ketika Cinta Tak Lagi Ingin Pulang

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 11:55 WIB

Anime Bertema Fashion BLESS Tayang 2027, Video Dua Karakter Utama Dirilis

Anime Bertema Fashion BLESS Tayang 2027, Video Dua Karakter Utama Dirilis

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 11:50 WIB

Hak Korban KMP Virgo Transport 8 Mulai Disalurkan, Ahli Waris Terima Rp70 Juta

Hak Korban KMP Virgo Transport 8 Mulai Disalurkan, Ahli Waris Terima Rp70 Juta

News | Minggu, 20 September 2026 | 11:47 WIB

Sikapi Konflik Papua, Panglima TNI Tegaskan Militer Tak Bisa Bekerja Sendirian

Sikapi Konflik Papua, Panglima TNI Tegaskan Militer Tak Bisa Bekerja Sendirian

News | Minggu, 20 September 2026 | 11:32 WIB

VISION+ Hadirkan POTE, Serial Horor Soal Kutukan Mematikan di Pulau Marunda

VISION+ Hadirkan POTE, Serial Horor Soal Kutukan Mematikan di Pulau Marunda

Entertainment | Minggu, 20 September 2026 | 11:27 WIB

Jangan Tertipu Visualnya! Ini Pesan Kelam Takopi's Original Sin tentang Trauma

Jangan Tertipu Visualnya! Ini Pesan Kelam Takopi's Original Sin tentang Trauma

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 11:21 WIB

6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level

6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 11:20 WIB

×