Ini Solusi Menko Darmin Percepat Serap Dana Desa

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 10 September 2015 | 16:39 WIB
Ini Solusi Menko Darmin Percepat Serap Dana Desa
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (Suara.com/Doddy Rosadi)

Suara.com - Kemarin, Rabu (9/9/2015), Presiden Joko Widodo dan Kabinet Kerja mengumumkan paket kebijakan ekonomi untuk meredam melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan menggairahkan pertumbuhan ekonomi.

Salah satu yang menjadi fokus pemerintah dari paket tersebut adalah mempercepat pencairan dana desa untuk memperbaiki infrastruktur dan meningkatkan daya beli masyarakat. Namun, hingga saat ini, penyerapan dana desa masih berjalan sangat lamban.

"Hingga September 2015, kami sudah menyalurkan dana Rp20,7 triliun, tapi dana tersebut masih mengendap di bank-bank daerah," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat ditemui di kantornya, Kamis (10/9/2015).

Darmin menjelaskan serapan dana desa masih rendah lantaran banyaknya aturan dan persyaratan proses pencairan serta penggunaan dana desa yang mempersulit pencairan dana tersebut. Padahal, pemerintah berharap pencairan dana desa tersebut bisa menjadi stimulus di tengah perlambatan perekonomian nasional.

"Kalau dana desanya dipakai untuk program-program di pedesaan kan bisa jadi motor penggerak untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan memperbaiki daya beli masyarakat kita. Tapi karena harus melalui proses yang panjang seperti RPJMDes ini kan jadi menyulitkan masyarakat," katanya.

Oleh sebab itu, pihaknya akan mulai menyederhanakan peraturan tersebut agar dana desa yang sudah diberikan tidak hanya mengendap di bank saja.

Ia menjelaskan nantinya, untuk mencairkan dana desa tersebut, kepala desa hanya akan menyusun panduan untuk pengajuan dana desa, di mana hanya berisi beberapa lembar saja dan tidak akan menyulitkan perangkat desa.

"Iya pokoknya kita bikin sesimpel mungkin. Tapi biki peraturan, bukan hal yang mudah bagi kepala desa. Tapi kita akan lakukan secara bertahap," katanya.

Selain perubahan peraturan, pihaknya juga akan memberikan panduan dan pendampingan agar para kepala desa tidak lagi takut untuk mencairkan dana tersebut.

"Panduan dan pendampingan ya pasti. Ada trainning juga biar nggak takut," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Marwan: Cukup Selembar Kertas untuk Cairkan Dana Desa

Menteri Marwan: Cukup Selembar Kertas untuk Cairkan Dana Desa

News | Rabu, 09 September 2015 | 16:09 WIB

Triliunan Dana Desa Macet di Pemda Kabupaten Kota

Triliunan Dana Desa Macet di Pemda Kabupaten Kota

News | Senin, 07 September 2015 | 15:33 WIB

JK Minta Sistem Penyaluran Dana Desa Disederhanakan

JK Minta Sistem Penyaluran Dana Desa Disederhanakan

News | Jum'at, 04 September 2015 | 04:11 WIB

Mendes Minta Kepala Daerah Pantau Langsung Penggunaan Dana Desa

Mendes Minta Kepala Daerah Pantau Langsung Penggunaan Dana Desa

News | Kamis, 03 September 2015 | 16:13 WIB

Terkini

Skin Barrier Kuat! 4 Moisturizer Aman Dipakai Kulit Kering Pasca Eksfoliasi

Skin Barrier Kuat! 4 Moisturizer Aman Dipakai Kulit Kering Pasca Eksfoliasi

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 18:20 WIB

Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan di Bekasi, KAI Tak Akan Biarkan Pegawai Sendirian

Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan di Bekasi, KAI Tak Akan Biarkan Pegawai Sendirian

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:19 WIB

5 Tips Memilih Jam Tangan Wanita yang Cocok untuk Acara Formal

5 Tips Memilih Jam Tangan Wanita yang Cocok untuk Acara Formal

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 18:17 WIB

DPR Targetkan UU Pemilu Selesai Maret 2027

DPR Targetkan UU Pemilu Selesai Maret 2027

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:16 WIB

Guardian Run 2026 Siap Ajak 10 Ribu Orang Lari dan Seru-Seruan di GBK

Guardian Run 2026 Siap Ajak 10 Ribu Orang Lari dan Seru-Seruan di GBK

Health | Selasa, 29 September 2026 | 18:16 WIB

Studi IESR: Menunda Transisi Energi Bisa Bikin Biaya Listrik ASEAN Lebih Mahal

Studi IESR: Menunda Transisi Energi Bisa Bikin Biaya Listrik ASEAN Lebih Mahal

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:14 WIB

Panja Resmi Dibentuk, Draf RUU Pemilu Ditarget Rampung Akhir Tahun

Panja Resmi Dibentuk, Draf RUU Pemilu Ditarget Rampung Akhir Tahun

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:14 WIB

Praperadilan Ditolak, Silmy Karim Bersiap Masuk Sidang Pokok Perkara

Praperadilan Ditolak, Silmy Karim Bersiap Masuk Sidang Pokok Perkara

News | Selasa, 29 September 2026 | 18:11 WIB

Dadan Hindayana dan 5 Tersangka Korupsi MBG Dilimpahkan ke Kejari Jakpus

Dadan Hindayana dan 5 Tersangka Korupsi MBG Dilimpahkan ke Kejari Jakpus

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 18:10 WIB

Manajer Kopdes Digaji Rp8,3 Juta, Setara Profesi Software Engineer di Jakarta

Manajer Kopdes Digaji Rp8,3 Juta, Setara Profesi Software Engineer di Jakarta

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 18:06 WIB

×