BPS Sebut Harga Pangan Turun Bulan Ini

Senin, 14 September 2015 | 18:06 WIB
BPS Sebut Harga Pangan Turun Bulan Ini
Pedagang cabai di pasar induk Senen, Jakarta, Jumat (4/9). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kepala Badan Pusat Statisk (BPS) Suryamin mengatakan harga pangan diprediksi turun di bulan September. Penurunan itu disebabkan berkurangnya permintaan masyarakat seusai lebaran terhadap komoditas tertentu.

"Lebaran sudah lewat, konsumsi yang tinggi sudah tidak terjadi lagi. Waktu itu juga harga daging ayam naik. Banyak yang mengurangi makan daging ayam, malah beralih ke ikan. Jadi adanya peralihan konsumsi ini membuat beberapa komoditas mengalami penurunan," kata Suryamin saat ditemui di kantornya, Senin (14/9/2015).

Adapun komoditas pangan yang mengalami penurunan adalah daging sapi turun 1,55 persen, daging ayam turun 8,04 persen, cabai rawit turun 4,23 persen, cabai merah turun 9,08 persen, bawang merah turun 12,31 persen, minyak goreng turun 1,55 persen, dan tepung terigu turun 0,49 persen.

Komoditas lain yang juga mengalami penurunan yaitu susu kental manis mengalami penurunan 0,26 persen dan gula pasir turun 1,16 persen. Serta kedua jenis gas elpiji untuk ukuran tiga kilogram (kg) yang turun 0,18 persen dan gas elpiji 12 kg yang turun 0,01 persen.

Meski terjadi penurunan di beberapa komoditas pangan dalam dua pekan terakhir, namun masih ada bahan pokok yang mengalami kenaikan harga, antara lain beras, bawang putih, tempe, telur ayam ras, ikan bandeng, ikan kembung, dan emas perhiasan.

Sementara, komoditas yang mengalami kenaikan yaitu ikan bandeng naik 0,48 persen, ikan kembung naik 1,61 persen, telur ayam ras naik 0,96 persen, tempe naik 3,84 persen, bawang putih naik 6,39 persen, dan beras naik 1,30 persen sampai 1,54 persen.

"komoditas tempe melonjak harganya karena naiknya harga kedelai impor akibat melemahnya nilai tukar rupiah. Selain itu, pascalebaran, banyak peralihan konsumsi masyarakat. Seperti lonjakan daging ayam beberapa waktu lalu yang menyebabkan sejumlah masyarakat akhirnya justru beralih ke komoditas ikan, waktu itu juga harga daging ayam naik. Banyak yang mengurangi makan daging ayam, malah beralih ke ikan. Nah karena peralihan ini saja makanya ada kenaikan dibeberapa komoditas," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI