BPS: Sektor Pendidikan Penyumbang Inflasi di Agustus 2015

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 01 September 2015 | 13:27 WIB
BPS: Sektor Pendidikan Penyumbang Inflasi di Agustus 2015
Murid-murid Sekolah Dasar Negeri Lampageu, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Provinsi Aceh, Senin (27/7/2015) [suara.com/Alfiasnyah Ocxie]

Suara.com - Kepala Badan Pusat Statistik Suryamin mengatakan sektor yang menjadi penyumbang inflasi pada Agustus 2015 adalah pendidikan, olahraga, dan rekreasi yang mencapai 1,73 persen. Hal itu disebabkan pada bulan itu memasuki tahun ajaran baru sekolah.

Meski sektor pendidikan dan rekreasi terlihat menyumbang inflasi paling besar, sektor tersebut tidak menjadi penyumbang utama inflasi.

"Uang sekolah karena ada tahun ajaran baru untuk SD naik 4,75 persen. Andil 0,04 persen. Naiknya di 58 kota IHK. Kenaikan tertinggi di Malang dan Mataram. Lalu yang SMP juga mengalami kenaikan menjadi 5,4 persen tapi andilnya hanya 0,03 persen di inflasi bulan ini. Untuk SMA naik 4,11 persen andinya 0,03 persen,” kata Suryamin saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (1/9/2015).

Sementara penyumbang inflasi terbesar kedua berasal dari kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,71 persen.

Komponen penyumbang inflasi lainnya yaitu kelompok kesehatan 0,7 persen, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 1,72 persen. Sedangkan subkelompok yang mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan minus 0,58 persen.

“Yang transportasi itu minus karena ada penurunan tarif angkutan udara, darat, laut, serta kereta api. Tadinya ada kenaikan tarif saat Lebaran karena ada arus mudik dan balik," katanya.

Sebelumnya, BPS mengumumkan Inflasi pada Agustus 2015 tercatat 0,39 persen dengan Indeks Harga Konsumen sebesar 121,73. Dari 82 kota IHK, tercatat 59 kota mengalami inflasi dan 23 kota mengalami deflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan 2,29 persen dengan IHK 128,17, dan terendah di Sumenep, Kediri dan Probolinggo masing-masing 0,02 persen dengan IHK masing-masing 118,76, 119,65, dan 120,36. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Ambon 1,77 persen dengan IHK 119,95 dan terendah terjadi di Singkawang 0,01 persen dengan IHK 120,88.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPS Catat Inflasi Agustus 2015 0,39 Persen, Terendah Sejak 2007

BPS Catat Inflasi Agustus 2015 0,39 Persen, Terendah Sejak 2007

Bisnis | Selasa, 01 September 2015 | 12:01 WIB

BPS: Ini Kota yang Mengalami Inflasi dan Deflasi

BPS: Ini Kota yang Mengalami Inflasi dan Deflasi

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2015 | 17:35 WIB

Juni, BPS Catat Kunjungan Turis Tambah 2,73 Persen

Juni, BPS Catat Kunjungan Turis Tambah 2,73 Persen

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2015 | 14:17 WIB

BPS: Inflasi Juli 2015 di 0,93 Persen

BPS: Inflasi Juli 2015 di 0,93 Persen

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2015 | 12:07 WIB

Juni, Impor Naik 11,63 Persen

Juni, Impor Naik 11,63 Persen

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2015 | 15:13 WIB

Terkini

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:41 WIB

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:29 WIB

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:51 WIB

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:29 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB