Rupiah Terus Melemah, Mendag: Butuh Penanganan Serius

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 28 September 2015 | 11:32 WIB
Rupiah Terus Melemah, Mendag: Butuh Penanganan Serius
Rupiah Semakin Anjlok

Suara.com - Nilai tukar rupiah pada awal perdagangan hari ini, Senin (28/9/2015), berada di level Rp14.720 per dolar AS. Jika dibandingkan dengan level penutupan hari Jumat (25/9/2014) lalu di level Rp14.693, mata uang Garuda melemah 0,18 persen.

Menteri Perdagangan Thomas Lembong mengaku prihatin atas kondisi tersebut. Dia mengatakan butuh penanganan yang serius agar pelemahan rupiah terhadap dolar AS tidak terlalu dalam.

“Terus terang saja saya sangat prihatin melihat kondisi rupiah yang berada di level 14.700 per dolar AS ini. Harus ada perubahan dan ini akan membutuhkan suatu tingkat keseriusan bagi kita semua, tingkat kesungguhan yang berbeda dengan kondisi normal ataupun sulit‎. Hal ini agar pelemahan rupiah tidak semakin dalam,” kata Lembong.

Ia mengatakan kondisi kondisi perekonomian saat ini sedang dalam kondisi yang tidak normal. Lembong menjelaskan, pelemahan mata uang rupiah merupakan cerminan dari sudah berubahnya fundamental dan daya saing Indonesia.‎

"Kenapa mata uang kita melemah terus? Itu yang harus terjadi untuk meningkatkan daya saing kita di pasar global," katanya.

Oleh sebab itu, Lembong mengajak semua pihak, khususnya pemerintah, untuk saling bekerjasama dan berkomitmen untuk membangkitkan kondisi perekonomian.

Selain itu, dia juga mengimbau kepada seluruh institusi pemerintah untuk tetap melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya meski ditengah gempuran perekonomian yang tidak stabil saat ini.

"Ada perubahan fundamental dalam kondisi kurs, kita mesti meningkatkan level keseriusan kita. Ini memprihatinkan. Semoga kita bisa melayani negara kita dalam kondisi genting ini. Seluruh masyarakat menanti dan mengharapkan kepada kita," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Busyet, Rupiah Masih Rp14.457 Sore Ini

Busyet, Rupiah Masih Rp14.457 Sore Ini

Bisnis | Senin, 21 September 2015 | 17:52 WIB

Presiden Jokowi Minta Perbankan Ajak Nasabah Perkuat Rupiah

Presiden Jokowi Minta Perbankan Ajak Nasabah Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 09 September 2015 | 12:38 WIB

Rupiah Belum Bangkit, Ditutup Melemah di Posisi Rp14.276

Rupiah Belum Bangkit, Ditutup Melemah di Posisi Rp14.276

Bisnis | Selasa, 08 September 2015 | 17:57 WIB

Terkini

Tak Hanya Gaya Hidup, PayLater Banyak Dipakai Buat Kebutuhan Mendesak

Tak Hanya Gaya Hidup, PayLater Banyak Dipakai Buat Kebutuhan Mendesak

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 19:08 WIB

GBLA Membara! Ribuan Bobotoh Suntik Semangat Persib Sebelum Tarung di Markas Persija

GBLA Membara! Ribuan Bobotoh Suntik Semangat Persib Sebelum Tarung di Markas Persija

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 19:06 WIB

Memaknai The Stoic Way of Not Giving A Damn: Kita Terlalu Banyak Peduli

Memaknai The Stoic Way of Not Giving A Damn: Kita Terlalu Banyak Peduli

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 19:00 WIB

Mengapa Pola Kekerasan Aparat Terus Berulang? Aktivis Bongkar Bahaya Doktrin Militerisme

Mengapa Pola Kekerasan Aparat Terus Berulang? Aktivis Bongkar Bahaya Doktrin Militerisme

News | Kamis, 10 September 2026 | 18:54 WIB

Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar

Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar

Jakarta | Kamis, 10 September 2026 | 18:52 WIB

Menjinakkan Akal Sehat: Mengapa Rocky Gerung Lembek di Era Prabowo?

Menjinakkan Akal Sehat: Mengapa Rocky Gerung Lembek di Era Prabowo?

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 18:50 WIB

PSIS Diuji Mental di Laga Perdana Championship, PSPS Datang dengan Modal Dua Pekan di Semarang

PSIS Diuji Mental di Laga Perdana Championship, PSPS Datang dengan Modal Dua Pekan di Semarang

Jawa Tengah | Kamis, 10 September 2026 | 18:48 WIB

ISPA Meningkat Dampak Karhutla, Fasilitas Kesehatan di Kaltim Diminta Siaga

ISPA Meningkat Dampak Karhutla, Fasilitas Kesehatan di Kaltim Diminta Siaga

Kaltim | Kamis, 10 September 2026 | 18:43 WIB

Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Temukan Pelampung Warna Oranye

Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Temukan Pelampung Warna Oranye

News | Kamis, 10 September 2026 | 18:43 WIB

Tiga Hari Mencari Masih Misteri, Menanti Kabar 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Tiga Hari Mencari Masih Misteri, Menanti Kabar 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

News | Kamis, 10 September 2026 | 18:42 WIB

×