Jokowi: Kalau Tak Bisa Kendalikan Bawahan, Lupakan

Siswanto

Selasa, 29 September 2015 | 16:18 WIB
Jokowi: Kalau Tak Bisa Kendalikan Bawahan, Lupakan
Presiden Joko Widodo berdialog dengan pengusaha di Istana Negara, Jakarta, Senin (28/9). (Antara)

Suara.com - Presiden Joko Widodo kembali meminta para menteri bidang ekonomi agar melakukan langkah-langkah terobosan yang cepat karena masih adanya kendala dalam berinvestasi .

“Masih banyak sekali .Yang dimulai yang pertama dari prosedur waktu dan perizinan yang sangat lama, kendala di peraturan-peraturan yang segera harus dikumpulkan, ditumpuk, dilihat satu persatu dan bisa direvisi. Jadi dihapuskan dan dihilangkan,” kata Presiden Jokowi dalam arahannya saat memimpin rapat terbatas yang membahas masalah Foreign Direct Investment di kantor Kepresidenan, Jakarta, dikutip dari situs resmi Sekretariat Kabinet, Selasa (29/9/2015) siang.

Presiden Jokowi juga menyebut masalah pembebasan lahan dan tata ruang harus ada terobosan yang kuat sehingga sinyal itu ditangkap oleh dunia usaha dan investasi.

Adapun terhadap masalah pasokan listrik, Presiden Jokowi mengingatkan harus betul-betul bisa dijelaskan kepada investasi dan dunia usaha. Misalnya, pada tahun kesekian sudah ada tambahan pasokan listrik sekian.

“Mereka menunggu kepastian itu,” ujarnya.

Presiden juga menyoroti lamanya waktu yang dibutuhkan untuk memulai usaha di Indonesia, dimana Indonesia masih nomor enam di ASEAN. Prosedur yang harus dilalui untuk memulai sebuah usaha di Indonesia, kata Presiden Jokowi, masih 10 prosedur. Sementara Singapura, Malaysia hanya tiga prosedur.

“Berarti 70 persen harus hilang. Waktu yang dibutuhkan untuk memulai usaha, coba dicatat, malu kita ini, masih 52,5 hari, bandingkan dengan Singapura 2,5 hari, Malaysia 5,5 hari. Sudah pembandingnya yang dekat-dekat saja,” kata Presiden Jokowi.

Oleh sebab itu, Presiden Jokowi meminta semua harus betul-betul mengumpulkan semua yang berkaitan dengan hal-hal perijinan persyaratan, semua dikumpulkan.

“Perlu betul-betul langkah konkret yang bisa dampaknya dirasakan langsung oleh dunia usaha, investasi, masyarakat yang ingin memulai sebuah usaha,” kata Presiden Jokowi.

Kalau pimpinan di kementerian tidak kuat mengendalikan di bawahnya, di eselon satu, eselon duanya, apalagi terkena arus di bawahnya, kata Presiden, sulit menyelesaikan masalah.

“Kalau tidak punya keberanian melakukan terobosan itu juga, lupakan. Karena kita ini memang sangat ruwet sekali,” kata Presiden Jokowi.

Rapat terbatas, antara lain dihadiri Menko Perekonomian Darmin Nasution, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri ESDM Sudirman Said, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry M. Baldan, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dakhiri, dan Menteri Perdagangan Thomas Lembong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Minta Menko Perekonomian Bikin Terobosan

Presiden Minta Menko Perekonomian Bikin Terobosan

Bisnis | Selasa, 29 September 2015 | 15:35 WIB

Menkeu: Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2016 Hanya 5,3 Persen

Menkeu: Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2016 Hanya 5,3 Persen

Bisnis | Selasa, 22 September 2015 | 05:04 WIB

Faisal Basri: Ekonomi Indonesia 2016 Bisa Tumbuh 5,4 Persen

Faisal Basri: Ekonomi Indonesia 2016 Bisa Tumbuh 5,4 Persen

Bisnis | Kamis, 17 September 2015 | 02:46 WIB

Istana: Perekonomian Belum Krisis, Hanya Melambat

Istana: Perekonomian Belum Krisis, Hanya Melambat

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2015 | 13:00 WIB

BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 2015 Cuma 4,9 Persen

BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 2015 Cuma 4,9 Persen

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 13:20 WIB

Terkini

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

×