Era Jokowi, Masyarakat Belum Sejahtera

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Jum'at, 16 Oktober 2015 | 18:37 WIB
Era Jokowi, Masyarakat Belum Sejahtera
Buruh demonstrasi [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pengamat Ekonomi Institute for Development of Economics and Finance Dzulfian Syafrian menilai masyarakat di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla belum menikmati kesejahteraan. Hal tersebut dapat dilihat dari jumlah pengangguran terbuka dan tingkat kemiskinan yang terus meningkat.

"Kalau permasalahan ketimpangan ini bukan karena Jokowi sebenarnya, tapi karena SBY (mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono). Tapi dengan masuknya Jokowi-JK ini ternyata malah bukan pengangguran meningkat dan kemiskinan juga semakin tinggi," katanya, Jumat (16/10/2015).

Menurut data analisis INDEF, tingkat kemiskinan meningkat dari 10,96 persen pada September 2014 menjadi 11,50 persen pada Maret 2015. Sedangkan untuk pengangguran terbuka dari 7,1 persen pada semester I 2014 menjadi 7,5 persen pada semester I 2015.

Ia menjelaskan meningkatnya angka kemiskinan dan pengangguran lantaran pertumbuhan ekonomi di masa pemerintahan Jokowi-JK mengalami penurunan pada semester I 2015. Selain itu, pemerintah dinilai belum bisa mengendalikan inflasi yang disebabkan pemerintah tidak bisa menjaga harga-harga pangan stabil dan program pemerintah yang tidak mampu menjaga daya beli masyarakat.

"Jadi kalau kita lihat, pertumbuhan ekonomi kita masih rendah. Lalu pemerintah pada awal hingga pertengahan tahun harga-harga bahan pangan melonjak drastis dan tidak bisa dikendalikan, sehingga terjadi inflasi yang akhirnya membuat daya beli masyarakat menjadi menurun," katanya.

Selain itu, ratio gini Indonesia meningkat dari 0,40 menjadi 0,41. Hal inilah yang membuat ketimpangan antara si kaya dan si miskin semakin melebar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Pembangunan, INDEF: Jokowi Sama dengan Presiden Masa Lalu

Soal Pembangunan, INDEF: Jokowi Sama dengan Presiden Masa Lalu

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2015 | 15:58 WIB

Kunjungi Markas Apple, Jokowi Akan Makan Malam dengan Tim Cook

Kunjungi Markas Apple, Jokowi Akan Makan Malam dengan Tim Cook

News | Jum'at, 16 Oktober 2015 | 09:34 WIB

Terkini

IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan

IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:33 WIB

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB