RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB
RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea
Distribusi Pupuk Indonesia yang terus berinovasi memudahkan akses pra petani [Ist]
baca 10 detik
  • Konflik Iran-AS-Israel di Selat Hormuz menyebabkan hilangnya 10 juta ton kapasitas pasokan urea tahunan global.
  • Gangguan distribusi di Selat Hormuz berdampak besar pada sektor pertanian dunia karena jalur tersebut vital.
  • Indonesia berposisi strategis sebagai eksportir urea, berpotensi memasok 1,5 hingga 2 juta ton ke pasar dunia.

Suara.com - Konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel yang berujung pada terganggunya jalur Selat Hormuz mulai memicu krisis pasokan pupuk global. Di tengah kondisi tersebut, Indonesia justru dinilai berada pada posisi strategis sebagai salah satu penopang kebutuhan urea dunia.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pribadi mengatakan gangguan distribusi di kawasan tersebut telah menghilangkan pasokan besar urea dari pasar global.

"Yang macet dari Selat Hormuz itu adalah pupuk urea. Berhenti dari kapasitas yang ada di Selat Hormuz di 10 juta ton kapasitas per tahun itu hilang dari pasar," ujarnya di Kantor Kementan, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Penutupan jalur vital tersebut terjadi akibat eskalasi perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel yang memicu gangguan besar pada lalu lintas kapal dan distribusi energi serta komoditas dunia.

Ilustrasi. Sejumlah pekerja melakukan pengantongan pupuk urea di gedung produksi dan pengantongan pupuk urea. (Foto: Antara/Rahmad)
Ilustrasi. Sejumlah pekerja melakukan pengantongan pupuk urea di gedung produksi dan pengantongan pupuk urea. (Foto: Antara/Rahmad)

Dampaknya tidak hanya pada energi, tetapi juga sektor pertanian global. Selat Hormuz selama ini menjadi jalur utama distribusi pupuk, dengan hampir separuh perdagangan urea dunia bergantung pada kawasan Teluk.

Di tengah krisis tersebut, Rahmad menyebut Indonesia justru memiliki peluang untuk berperan lebih besar dalam menjaga stabilitas pasokan global. Hal ini karena Indonesia merupakan salah satu negara eksportir urea.

"Indonesia malah bisa menjadi salah satu penyelamat ekosistem pangan dunia. Kenapa? Karena dunia sedang kehilangan suplai urea dan Indonesia adalah negara eksportir urea," katanya.

Ia menjelaskan, produksi urea nasional mencapai sekitar 9,4 juta ton per tahun. Dari jumlah tersebut, Indonesia secara rutin mengekspor sekitar 1,5 hingga 2 juta ton, tergantung kebutuhan dalam negeri.

"Kita produksi 9,4 juta ton. Dari situ kita bisa ekspor antara 1,5 sampai 2 juta ton," ungkapnya.

baca juga

Kondisi ini membuat sejumlah negara mulai melirik Indonesia sebagai alternatif pemasok. Negara-negara seperti India dan Australia disebut telah menjalin komunikasi untuk mengamankan pasokan pupuk di tengah krisis global.

"Semua datang ke sini karena tahu posisi strategis Indonesia hari ini. Di tengah gejolak, itu justru Indonesia bisa jadi penyelamat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mudik Gratis BUMN 2026: Pupuk Indonesia Berangkatkan 1.559 Pemudik ke Kampung Halaman

Mudik Gratis BUMN 2026: Pupuk Indonesia Berangkatkan 1.559 Pemudik ke Kampung Halaman

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:21 WIB

Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia: Turunkan HET 20% Hingga Revitalisasi 7 Pabrik

Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia: Turunkan HET 20% Hingga Revitalisasi 7 Pabrik

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 07:57 WIB

Peringati 1 Tahun Danantara, Pupuk Indonesia Group Salurkan Paket Perlengkapan Sekolah

Peringati 1 Tahun Danantara, Pupuk Indonesia Group Salurkan Paket Perlengkapan Sekolah

Bisnis | Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:57 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×