Menteri Rini Tugasi Bahana Kaji Pembelian Saham Freeport

Ardi Mandiri

Rabu, 21 Oktober 2015 | 04:11 WIB
Menteri Rini Tugasi Bahana Kaji Pembelian Saham Freeport
Menteri BUMN Rini Soemarno (tengah). (Antara/Reno Esnir)

Suara.com - Menteri BUMN Rini Soemarno menugasi PT Bahana Securities (Persero) untuk melakukan kajian atas rencana pengambilalihan 10,64 persen saham divestasi PT Freeport Indonesia.

"Financial advisor' (Bahana) sedang melakukan kajian mendalam untuk menghitung skema penjaminan pembelian saham Freeport," kata Rini seusai Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR di Gedung MPR/DPR-RI, Jakarta, Selasa (20/10/2015).

Menurut Rini, kajian tersebut untuk mungkinan membuka peluang mendapatkan pembiayaan dari lembaga keuangan internasional atas penjaminan 9,36 persen saham yang sudah terlebih dahulu dimiliki pemerintah di Freeport.

Meskipun begitu, Rini enggan mengatakan berapa jumlah yang ditawarkan untuk pengambilan divestasi saham tersebut. Namun, saat ini pihaknya tengah melakukan analisa mengenai jumlah anggaran yang harus disiapkan.

"Saya harapkan dalam seminggu ini hasil analisanya final. Selanjutnya segera berkirim surat ke Menteri ESDM bahwa kami tertarik untuk membeli saham divestasi itu," kata Rini.

Sebelumnya dia akan mendorong PT Inalum (Persero) dan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk untuk mengambil divestasi saham PT Freeport Indonesia sebesar 10,64 persen sehingga kepemilikan saham Indonesia bisa mencapai 20 persen di perusahaan tambang emas terbesar di dunia itu.

Secara korporasi BUMN siap meningkatkan saham di Freeport Indonesia karena didukung kemampuan keuangan dan perbankan BUMN.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 77 Tahun 2014 tentang Perubahan Ketiga atas PP Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara, mengamanatkan paling lambat 14 Oktober 2015 Freeport sudah harus mendivestasikan lagi sahamnya sebesar 10,64 persen.

Selanjutnya 10 persen lagi didivestasikan pada Oktober 2019, sementara saat ini pemerintah baru memiliki 9,36 persen saham Freeport.

Rini menjelaskan, PT Inalum secara keuangan mampu untuk mengambil divestasi saham Freeport.

"Kami melihat Inalum perlu masuk, karena sejauh ini perusahaan itu belum memiliki tambang, sehingga diharapkan efektif menjadi pemegang saham di Freeport," ujar Rini.

Untuk lebih mempermudah dari sisi pembiayaan, Inalum dan Antam akan dilakukan sinergi dengan dukungan penuh dari Bank-Bank BUMN seperti Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI.

"Inalum memiliki keuangan yang sangat kuat, ditambah nilai Freeport yang sangat strategis, maka perbankan pasti mau membiayainya. Tidak hanya perbankan dalam negeri, lembaga pembiayaan internasional pasti tertarik untuk membiayai pembelian itu," tegas Rini. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rizal Sebut SBY Tak Bernyali Soal Freeport, Beda dengan Jokowi

Rizal Sebut SBY Tak Bernyali Soal Freeport, Beda dengan Jokowi

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2015 | 18:36 WIB

Sudirman Said Dinilai Sudah Dapat Dua Kartu Kuning

Sudirman Said Dinilai Sudah Dapat Dua Kartu Kuning

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2015 | 18:19 WIB

Pemerintah Tegur Freeport karena Telat Ajukan Penawaran Divestasi

Pemerintah Tegur Freeport karena Telat Ajukan Penawaran Divestasi

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2015 | 16:25 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×