Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.879

Gas 5,5 Kilogram, ESDM: Mampu Tekan Subsisidi Rp3 T Per Tahun

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 23 Oktober 2015 | 16:37 WIB
Gas 5,5 Kilogram, ESDM: Mampu Tekan Subsisidi Rp3 T Per Tahun
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi I Gusti Wiratmadja [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengapresiasi langkah PT. Pertamina (Persero) meluncurkan produk gas nonsubsidi terbaru dalam kemasan 5,5 kilogram. 

"Ya ini sebuah langkah yang sangat baik ya. Pertama ini gas nonsubsidi. Kalau gas 5,5 kilogram ini bisa menjangkau pengguna gas elpiji 3 kilogram 23 persen, maka bisa mengurangi subsidi hingga Rp3 triliun per tahun, " kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi I Gusti Wiratmadja saat memberikan kata sambutan dalam peluncuran Bright Gas 5,5 kilogram di mall Epicentrum, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2015).

Wiratmadj mengharapkan adanya Bright Gas 5,5 kilogram, masyarakat dari kelompok ekonomi menengah ke atas tidak lagi menggunakan gas elpiji 3 kilogram. Pasalnya, dengan mengalihkan konsumsi ke gas nonsubsidi dapat meringankan beban pemerintah.

"Kan subsidi gas 3 kilogram ini mencapai Rp26 triliun. Kan kalao yang menengah atas tidak menggunakan elpiji bersubsidi beban pemerintah menjadi tidak terlalu berat," kata Wiratmadja.

Seperti yang diketahui, selama tahun ini berjalan sudah lebih dari 5,6 juta ton elpiji tabung hijau (3 kilogram) digelontorkan oleh Pertamina ke pasaran.

Menurut Wiratmadja, Elpiji dengan tabung 5,5 kilogram merupakan langkah yang sangat tepat dalam memberikan opsi kepada masyarakat terkait konsumsi elpiji. Harga elpiji 12 kilogram dirasa oleh masyarakat terlampau mahal, sementara tabung gas elpiji 3 kilogram volumenya terlalu sedikit sehingga kurang untuk pemakaian rumah tangga.

Untuk itu, kehadiran elpiji 5,5 kilogram ini dirasa sangat baik dan dapat menjadi solusi dari permasalahan tersebut.

“Itu kan bagus masyarakat jadi punya pilihan produk,” katanya.

Penjualan resmi gas elpiji 5,5 kilogram rencananya akan dilakukan pada tanggal 1 Oktober mendatang di daerah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

'Gas Pink' Pertamina untuk IRT di Apartemen

'Gas Pink' Pertamina untuk IRT di Apartemen

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 16:02 WIB

Dampak Kenaikan Harga Elpiji

Dampak Kenaikan Harga Elpiji

Foto | Selasa, 03 Maret 2015 | 17:37 WIB

Menteri Sofyan: Tambah Pasokan Gas Elpiji 3 Kg Sebanyak-banyaknya

Menteri Sofyan: Tambah Pasokan Gas Elpiji 3 Kg Sebanyak-banyaknya

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2015 | 13:06 WIB

Sejumlah Pengusaha Makanan Siap Naikkan Harga 10 Persen

Sejumlah Pengusaha Makanan Siap Naikkan Harga 10 Persen

News | Senin, 15 September 2014 | 17:37 WIB

Terkini

Gencar Ekspansi Jadi Modal TMAS Bidik Pendapatan Rp 5,53 Triliun di 2026

Gencar Ekspansi Jadi Modal TMAS Bidik Pendapatan Rp 5,53 Triliun di 2026

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:51 WIB

Full Surcharge Resmi Naik hingga 50%, Warganet Mulai Menangis Lihat Harg Tiket Pesawat

Full Surcharge Resmi Naik hingga 50%, Warganet Mulai Menangis Lihat Harg Tiket Pesawat

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:36 WIB

Saham Wilmar di Singapura Anjlok, Usai Pemerintah RI Bidik Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit

Saham Wilmar di Singapura Anjlok, Usai Pemerintah RI Bidik Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:01 WIB

Rupiah Terus Melemah: Pengusaha MBG Protes, Harga Sabun hingga Popok Naik

Rupiah Terus Melemah: Pengusaha MBG Protes, Harga Sabun hingga Popok Naik

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:57 WIB

IHSG Masih Kuat Bertahan Menghijau ke Level 6.218 di Sesi I

IHSG Masih Kuat Bertahan Menghijau ke Level 6.218 di Sesi I

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:51 WIB

Inflasi Mei 2026 Naik Lagi, Harga Cabai hingga Bawang Merah Tekan Daya Beli Masyarakat

Inflasi Mei 2026 Naik Lagi, Harga Cabai hingga Bawang Merah Tekan Daya Beli Masyarakat

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:31 WIB

Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih

Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:18 WIB

Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Pemerintah Izinkan Maskapai Kenakan Fuel Surcharge hingga 50 Persen

Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Pemerintah Izinkan Maskapai Kenakan Fuel Surcharge hingga 50 Persen

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:08 WIB

Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Keandalan Fasilitas Operasi dan Stabilitas Pasokan Energi di Bali

Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Keandalan Fasilitas Operasi dan Stabilitas Pasokan Energi di Bali

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:05 WIB

Rupiah Melemah! Wisatawan Singapura Mulai Serbu Jakarta untuk Belanja, Mulai Kemang Hingga SCBD

Rupiah Melemah! Wisatawan Singapura Mulai Serbu Jakarta untuk Belanja, Mulai Kemang Hingga SCBD

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:05 WIB