Rupiah Diprediksi Temukan Level Keseimbangan Baru

Adhitya Himawan

Rabu, 28 Oktober 2015 | 11:33 WIB
Rupiah Diprediksi Temukan Level Keseimbangan Baru
Rupiah diprediksi temukan level keseimbangan baru

Suara.com - Rupiah Diprediksi Rp 13.500- Rp 13.800

Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat menjadi momok yang menghantui Indonesia sepanjang tahun ini. Walau demikian, tren ini diyakini menjadi awal Rupiah menemukan level keseimbangan baru.

Josua Pardede, Ekonom Bank Permata, mengatakan pelemahan nilai tukar Rupiah tahun ini memang menjadi ujian cukup berat bagi pemerintah Indonesia. Bahkan kurs Rupiah sempat anjlok menjadi Rp 14.600 – Rp 14.700 per Dolar Amerika Serikat. “Nilai tersebut merupakan yang terendah sejak Indonesia mengalami krisis ekonomi tahun 1998,” kata Josua saat dihubungi Suara.com, Rabu (28/10/2015).

Level tersebut sudah jauh diatas level keseimbangan dari Rupiah. Walau demikian, Josua optimis Rupiah akan menguat sampai akhir tahun ini. Mengingat paket kebijakan ekonomi yang dirilis pemerintah mulai mendapat respon positif dari pelaku pasar. “Saya kira kurs Rupiah sampai akhir tahun ini akan menemukan level keseimbangan yang baru, yaitu Rp 13.500 – Rp 13.800 per Dolar Amerika Serikat,” pungkas Josua.

Pagi ini nilai tukar rupiahbergerak melemah sebesar 25 poin menjadi Rp13.645 dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp13.620 per dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Menguat Jadi Rp13.638

Rupiah Menguat Jadi Rp13.638

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2015 | 11:07 WIB

Rupiah Menguat 338 Poin Pagi Ini

Rupiah Menguat 338 Poin Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2015 | 10:50 WIB

Harga Minyak Turun, Rupiah Terkoreksi Jadi Rp13.608

Harga Minyak Turun, Rupiah Terkoreksi Jadi Rp13.608

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2015 | 11:24 WIB

Rupiah Terus Melemah, Ini Penjelasan Gubernur BI

Rupiah Terus Melemah, Ini Penjelasan Gubernur BI

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 06:02 WIB

DPR Akan Desak BPK Mengaudit Kinerja Bank Indonesia

DPR Akan Desak BPK Mengaudit Kinerja Bank Indonesia

News | Sabtu, 26 September 2015 | 14:04 WIB

BI Optimis Asumsi Rupiah Rp13.900 per Dolar Tercapai

BI Optimis Asumsi Rupiah Rp13.900 per Dolar Tercapai

Bisnis | Rabu, 23 September 2015 | 06:42 WIB

Prihatin Rupiah Merosot, Warga Solo Ini Turun ke Jalan

Prihatin Rupiah Merosot, Warga Solo Ini Turun ke Jalan

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2015 | 11:07 WIB

Tekanan Terhadap Rupiah Lebih Terkendali Ketimbang Mata Uang Lain

Tekanan Terhadap Rupiah Lebih Terkendali Ketimbang Mata Uang Lain

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 03:34 WIB

Belum Khawatir dengan Melemahnya Rupiah, Ini Alasan Menkeu

Belum Khawatir dengan Melemahnya Rupiah, Ini Alasan Menkeu

News | Sabtu, 22 Agustus 2015 | 02:05 WIB

Sesi Penutupan Rabu, Rupiah Merosot Lagi Jadi Rp13.815

Sesi Penutupan Rabu, Rupiah Merosot Lagi Jadi Rp13.815

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2015 | 18:54 WIB

Terkini

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:44 WIB

×