Laba Bank Bukopin di Kuartal III 2015 Capai Rp 977,8 Miliar

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 28 Oktober 2015 | 18:52 WIB
Laba Bank Bukopin di Kuartal III 2015 Capai Rp 977,8 Miliar
Bukopin

Suara.com - PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) menunjukan kinerja yang positif di tengah situasi makro ekonomi yang belum menentu dengan membukukan laba sebesar Rp977,8 miliar hingga September 2015.

"Kinerja kami hingga kuartal tiga ini masih positif di tengah keadaan ekonomi yang masih belum kondusif dengan membukukan laba sebesar Rp977,8 miliar," kata Direktur Utama Bukopin Glen Glenardi di Gedung Bukopin, Jalan MT Haryono, Jakarta, Rabu (28/10/2015).

Angka tersebut, Glen menjelaskan adalah laba sebelum pajak. Untuk laba bersih, bank yang 11,43 persen sahamnya dimiliki oleh negara tersebut tercatat sebesar Rp798 miliar meningkat dari periode yang sama tahun lalu dengan nilai sebesar Rp676,6 miliar.

"Angka tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 17,98 persen dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama tahun lalu," ujarnya.

Pertumbuhan tersebut terjadi, kata dia, karena adanya tingkat pertumbuhan yang signifikan dari kredit yang disalurkan Bukopin dengan nilai mencapai Rp62,7 triliun.

"Angka tersebut tumbuh 24,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp50,4 triliun," katanya.

Pertumbuhan penyaluran kredit tersebut dimotori oleh oleh sektor ritel yang meningkat 22,56 persen menjadi Rp39,59 triliun dibandingkan segmen lainnya yaitu UKM, mikro dan konsumer.

"Segmen UKM tumbuh 26,8 persen menjadi Rp25,2 triliun, segmen mikro tumbuh 57,37 persen menjadi Rp7,6 triliun. Sedangkan kredit consumer mencapai Rp6,8 triliun," tuturnya.

Untuk tahun 2016 mendatang, Glen menargetkan pertumbuhan laba perusahaan yang dipimpinnya bisa mencapai 17-20 persen dengan harapan kondisi perekonomian yang membaik.

"Mudah-mudahan tercapai dengan kondisi perekonomian yang mulai membaik," ucapnya.

Dari informasi yang dihimpun, per 30 September 2015, saham Bukopin dimiliki oleh Bosowa Corporindo (30 persen), Kopelindo (18,09 persen), Negara RI (11,43 persen) dan publik (40,48 persen).

Bukopin memiliki fokus segmen UKM, Mikro dan konsumer serta didukung segmen komersial dan telah beroperasi di 23 provinsi. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Investasi Mandiri Inhealt Anjlok 44 Persen di Kuartal III 2015

Investasi Mandiri Inhealt Anjlok 44 Persen di Kuartal III 2015

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2015 | 17:19 WIB

Bank Mandiri Beli Saham Inhealt Rp 1,75 Triliun

Bank Mandiri Beli Saham Inhealt Rp 1,75 Triliun

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2015 | 17:04 WIB

Bank Mandiri Beli Saham Inhealt Rp 1,75 Triliun

Bank Mandiri Beli Saham Inhealt Rp 1,75 Triliun

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2015 | 17:04 WIB

Mandiri Inhealth Terapkan COB BPJS

Mandiri Inhealth Terapkan COB BPJS

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2015 | 16:55 WIB

Festival Ekonomi Syariah Indonesia Dibuka Hari Ini

Festival Ekonomi Syariah Indonesia Dibuka Hari Ini

Press Release | Rabu, 28 Oktober 2015 | 15:56 WIB

BTN Akui Masih Ada Debitur Bandel

BTN Akui Masih Ada Debitur Bandel

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2015 | 13:52 WIB

BPJS Gandeng BTN Untuk Pembiayaan Perumahan Peserta BPJS

BPJS Gandeng BTN Untuk Pembiayaan Perumahan Peserta BPJS

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2015 | 13:10 WIB

Inkud: Saham Bank Bukopin Seharusnya Milik Koperasi

Inkud: Saham Bank Bukopin Seharusnya Milik Koperasi

Bisnis | Jum'at, 11 Juli 2014 | 09:57 WIB

Terkini

KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding

KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:11 WIB

Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax

Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:52 WIB

Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu

Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:42 WIB

Moodys Beri Sinyal Waspada, PERBANAS Klaim Fundamental Bank Himbara Tangguh

Moodys Beri Sinyal Waspada, PERBANAS Klaim Fundamental Bank Himbara Tangguh

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:41 WIB

EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idulfitri 1447 H

EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idulfitri 1447 H

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:28 WIB

BRI KPR Solusi Hadirkan Kemudahan Beli Properti dari Lelang Bank dengan Proses Praktis

BRI KPR Solusi Hadirkan Kemudahan Beli Properti dari Lelang Bank dengan Proses Praktis

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:25 WIB

Purbaya Buka Opsi Suntik Dana SAL Milik Pemerintah ke Bank Swasta

Purbaya Buka Opsi Suntik Dana SAL Milik Pemerintah ke Bank Swasta

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:24 WIB

Maksimalkan Sisa THR, Investasikan Jadi Emas Lewat BRImo Lebih Menguntungkan

Maksimalkan Sisa THR, Investasikan Jadi Emas Lewat BRImo Lebih Menguntungkan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:17 WIB

Purbaya Diam-diam Tambah Dana SAL Rp 100 T ke Perbankan, Sisa Kas Pemerintah Rp 400 T

Purbaya Diam-diam Tambah Dana SAL Rp 100 T ke Perbankan, Sisa Kas Pemerintah Rp 400 T

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:14 WIB

Pemerintah Minta Masyarakat Jangan Beli Bahan Pokok Berlebihan

Pemerintah Minta Masyarakat Jangan Beli Bahan Pokok Berlebihan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:55 WIB