Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:14 WIB
Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital
Ilustrasi pembayaran digital. (Freepik)
baca 10 detik
  • PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk mencatatkan rugi bersih Rp67,74 miliar sepanjang 2025 akibat membengkaknya beban operasional dan biaya pendanaan.
  • Perseroan menempuh strategi efisiensi dan transformasi bisnis ke model berbasis layanan guna memperbaiki kualitas pendapatan serta profitabilitas perusahaan.
  • Sebagai upaya penguatan modal dan likuiditas, perusahaan telah melakukan aksi korporasi melalui skema rights issue bagi para pemegang saham.

Suara.com - Emiten teknologi finansial, PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH), tengah menavigasi dinamika kinerja keuangan yang menantang sepanjang tahun buku 2025.

Di tengah industri pembayaran digital yang semakin kompetitif, perusahaan berkode saham CASH ini fokus melakukan penyesuaian strategi bisnis dan transformasi model usaha, guna mengejar efisiensi operasional yang lebih tinggi demi menjaga keberlangsungan usaha di masa depan.

Berdasarkan data Bank Indonesia, potensi pasar sebenarnya masih terbuka lebar dengan volume transaksi pembayaran digital nasional pada triwulan I-2026 mencapai 14,39 miliar transaksi, atau tumbuh 33,76 persen secara tahunan (year on year/YoY).

Bahkan, pertumbuhan transaksi QRIS melonjak drastis hingga 119 persen YoY, yang menegaskan bahwa tren pembayaran non-tunai di Indonesia masih berada dalam jalur pertumbuhan yang sangat positif.

Sejalan dengan gairah industri tersebut, Cashlez sebenarnya mencatatkan peningkatan aktivitas transaksi yang cukup signifikan. Hal ini tercermin dari jumlah mitra merchant yang kini telah mencapai 29,7 ribu.

Namun, pertumbuhan aktivitas tersebut belum berbanding lurus dengan capaian top line.

Ilustrasi QRIS (qris.interactive.co.id)
Ilustrasi QRIS (qris.interactive.co.id)

Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp110,19 miliar pada 2025, mengalami penurunan dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang sebesar Rp138,34 miliar.

Manajemen Perseroan mengakui bahwa tantangan utama saat ini adalah kualitas pendapatan.

"Kami melihat bahwa pertumbuhan volume transaksi belum sepenuhnya diikuti oleh kualitas pendapatan yang optimal. Hal ini menjadi fokus utama Perseroan dalam melakukan penyesuaian strategi ke depan, khususnya dalam meningkatkan monetisasi dan efisiensi operasional," ungkap manajemen dalam keterangan resminya, Rabu (13/5/2026).

baca juga

Dari sisi profitabilitas, tekanan masih terasa dengan raihan rugi bersih sebesar Rp67,74 miliar pada tahun 2025.

Kenaikan kerugian ini dipicu oleh membengkaknya beban operasional, biaya pendanaan, serta penurunan kontribusi dari penjualan perangkat keras yang selama ini mendominasi struktur pendapatan perusahaan.

Kondisi ini membuat Perseroan mulai bergeser ke model bisnis fintech berbasis layanan yang dinilai lebih berkelanjutan.

Sebagai langkah penguatan modal, Cashlez telah melakukan aksi korporasi melalui skema rights issue.

Langkah ini diambil untuk menjaga likuiditas perusahaan, meskipun manajemen juga mengingatkan adanya potensi dilusi bagi pemegang saham jika perbaikan kinerja keuangan tidak segera tercapai dalam jangka menengah.

Upaya transformasi bisnis yang sedang ditempuh, termasuk integrasi teknologi mutakhir serta langkah rebranding identitas baru menjadi cashUP, diyakini memerlukan waktu untuk memberikan dampak nyata terhadap performa finansial.

Cashlez Worldwide Indonesia (CASH). [Cashup]
Ilustrasi Cashlez Worldwide Indonesia (CASH). [Cashup]

Seluruh langkah strategis ini merupakan bagian dari strategi investasi perusahaan dalam menyeimbangkan ambisi pertumbuhan pasar dengan target profitabilitas di tengah risiko transisi yang sedang dihadapi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara

Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:22 WIB

Cek Rekening, Emiten SIDO Mulai Bayar Dividen Hari Ini

Cek Rekening, Emiten SIDO Mulai Bayar Dividen Hari Ini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 15:19 WIB

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:37 WIB

Bos SMGR Blak-blakan soal Kondisi Bisnis Semen Tanah Air

Bos SMGR Blak-blakan soal Kondisi Bisnis Semen Tanah Air

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 16:35 WIB

Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini

Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:40 WIB

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:15 WIB

Terkini

Neraca Dagang RI Surplus US$3,58 Miliar, Juni Malah Defisit

Neraca Dagang RI Surplus US$3,58 Miliar, Juni Malah Defisit

Foto | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Dua Terduga Pelaku Penistaan Agama Konser Musik Ancol Ditangkap, Status Segera Tersangka

Dua Terduga Pelaku Penistaan Agama Konser Musik Ancol Ditangkap, Status Segera Tersangka

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Serahkan Beasiswa Santri, Taj Yasin Dorong Integrasi STEM dan Nilai Pesantren

Serahkan Beasiswa Santri, Taj Yasin Dorong Integrasi STEM dan Nilai Pesantren

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Kaesang Incar Dapil Jateng V yang Jadi Basis PDIP, Begini Respons Santai Puan

Kaesang Incar Dapil Jateng V yang Jadi Basis PDIP, Begini Respons Santai Puan

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Jangan Andalkan APBD! Ini Strategi Media Lokal Hadapi Badai Efisiensi

Jangan Andalkan APBD! Ini Strategi Media Lokal Hadapi Badai Efisiensi

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:08 WIB

Salju Abadi Puncak Jaya Hampir Punah, Apa yang Terjadi pada Gletser Papua?

Salju Abadi Puncak Jaya Hampir Punah, Apa yang Terjadi pada Gletser Papua?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Tren Ngopi Makin Eksploratif, Dua Kreasi Ini Bikin Ritual Kopi di Rumah Lebih Seru

Tren Ngopi Makin Eksploratif, Dua Kreasi Ini Bikin Ritual Kopi di Rumah Lebih Seru

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Dampak Domino AI di Depan Mata: Panduan Cerdas Beli Gadget Sebelum Harga Makin 'Gila'

Dampak Domino AI di Depan Mata: Panduan Cerdas Beli Gadget Sebelum Harga Makin 'Gila'

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:02 WIB

Berkat Beasiswa Pemprov Jateng, Santri Ini Bisa Kuliah di Kedokteran Gigi

Berkat Beasiswa Pemprov Jateng, Santri Ini Bisa Kuliah di Kedokteran Gigi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:02 WIB

BRI Dominasi Penyaluran KUR di Lampung Sepanjang Semester I 2026

BRI Dominasi Penyaluran KUR di Lampung Sepanjang Semester I 2026

Bri | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:01 WIB

×