Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:14 WIB
Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital
Ilustrasi pembayaran digital. (Freepik)
baca 10 detik
  • PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk mencatatkan rugi bersih Rp67,74 miliar sepanjang 2025 akibat membengkaknya beban operasional dan biaya pendanaan.
  • Perseroan menempuh strategi efisiensi dan transformasi bisnis ke model berbasis layanan guna memperbaiki kualitas pendapatan serta profitabilitas perusahaan.
  • Sebagai upaya penguatan modal dan likuiditas, perusahaan telah melakukan aksi korporasi melalui skema rights issue bagi para pemegang saham.

Suara.com - Emiten teknologi finansial, PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH), tengah menavigasi dinamika kinerja keuangan yang menantang sepanjang tahun buku 2025.

Di tengah industri pembayaran digital yang semakin kompetitif, perusahaan berkode saham CASH ini fokus melakukan penyesuaian strategi bisnis dan transformasi model usaha, guna mengejar efisiensi operasional yang lebih tinggi demi menjaga keberlangsungan usaha di masa depan.

Berdasarkan data Bank Indonesia, potensi pasar sebenarnya masih terbuka lebar dengan volume transaksi pembayaran digital nasional pada triwulan I-2026 mencapai 14,39 miliar transaksi, atau tumbuh 33,76 persen secara tahunan (year on year/YoY).

Bahkan, pertumbuhan transaksi QRIS melonjak drastis hingga 119 persen YoY, yang menegaskan bahwa tren pembayaran non-tunai di Indonesia masih berada dalam jalur pertumbuhan yang sangat positif.

Sejalan dengan gairah industri tersebut, Cashlez sebenarnya mencatatkan peningkatan aktivitas transaksi yang cukup signifikan. Hal ini tercermin dari jumlah mitra merchant yang kini telah mencapai 29,7 ribu.

Namun, pertumbuhan aktivitas tersebut belum berbanding lurus dengan capaian top line.

Ilustrasi QRIS (qris.interactive.co.id)
Ilustrasi QRIS (qris.interactive.co.id)

Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp110,19 miliar pada 2025, mengalami penurunan dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang sebesar Rp138,34 miliar.

Manajemen Perseroan mengakui bahwa tantangan utama saat ini adalah kualitas pendapatan.

"Kami melihat bahwa pertumbuhan volume transaksi belum sepenuhnya diikuti oleh kualitas pendapatan yang optimal. Hal ini menjadi fokus utama Perseroan dalam melakukan penyesuaian strategi ke depan, khususnya dalam meningkatkan monetisasi dan efisiensi operasional," ungkap manajemen dalam keterangan resminya, Rabu (13/5/2026).

baca juga

Dari sisi profitabilitas, tekanan masih terasa dengan raihan rugi bersih sebesar Rp67,74 miliar pada tahun 2025.

Kenaikan kerugian ini dipicu oleh membengkaknya beban operasional, biaya pendanaan, serta penurunan kontribusi dari penjualan perangkat keras yang selama ini mendominasi struktur pendapatan perusahaan.

Kondisi ini membuat Perseroan mulai bergeser ke model bisnis fintech berbasis layanan yang dinilai lebih berkelanjutan.

Sebagai langkah penguatan modal, Cashlez telah melakukan aksi korporasi melalui skema rights issue.

Langkah ini diambil untuk menjaga likuiditas perusahaan, meskipun manajemen juga mengingatkan adanya potensi dilusi bagi pemegang saham jika perbaikan kinerja keuangan tidak segera tercapai dalam jangka menengah.

Upaya transformasi bisnis yang sedang ditempuh, termasuk integrasi teknologi mutakhir serta langkah rebranding identitas baru menjadi cashUP, diyakini memerlukan waktu untuk memberikan dampak nyata terhadap performa finansial.

Cashlez Worldwide Indonesia (CASH). [Cashup]
Ilustrasi Cashlez Worldwide Indonesia (CASH). [Cashup]

Seluruh langkah strategis ini merupakan bagian dari strategi investasi perusahaan dalam menyeimbangkan ambisi pertumbuhan pasar dengan target profitabilitas di tengah risiko transisi yang sedang dihadapi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara

Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:22 WIB

Cek Rekening, Emiten SIDO Mulai Bayar Dividen Hari Ini

Cek Rekening, Emiten SIDO Mulai Bayar Dividen Hari Ini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 15:19 WIB

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:37 WIB

Bos SMGR Blak-blakan soal Kondisi Bisnis Semen Tanah Air

Bos SMGR Blak-blakan soal Kondisi Bisnis Semen Tanah Air

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 16:35 WIB

Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini

Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:40 WIB

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:15 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×