Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

BI Belum Akan Turunkan Suku Bunga Acuan

Adhitya Himawan

Jum'at, 30 Oktober 2015 | 11:01 WIB
BI Belum Akan Turunkan Suku Bunga Acuan
Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo (tengah) [Antara/Wahyu Putro].

Suara.com - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengatakan pelonggaran kebijakan moneter yang akan dilakukan bank sentral, belum tentu terkait dengan kebijakan penurunan suku bunga acuan (BI Rate).

"Kebijakan moneter itu tidak harus dilihat hanya suku bunga, bisa saja instrumen lain dari kebijakan moneter," kata Mirza di Surabaya, Jumat (30/10/2015).

Mirza tidak menyebutkan instrumen lain dari kebijakan moneter selain penyesuaian suku bunga acuan. Namun ia memastikan adanya ruang untuk pelonggaran kebijakan moneter melihat laju inflasi serta kinerja defisit transaksi berjalan hingga akhir tahun.

"Ruang pelonggaran moneter karena dua faktor utama. Satu, inflasi kita kita bisa di bawah empat persen tahun ini. Kedua, CAD atau defisit transaksi berjalan kita itu terkendali di bawah 2,5 persen dan bisa di 2,1 persen," ujarnya.

Terkait penurunan cadangan devisa, Mirza mengatakan hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan karena kondisi itu juga terjadi di berbagai negara berkembang lainnya sebagai antisipasi terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga Bank Sentral AS atau The Fed.

"Memang kita harus mengatasi gejolak di negara berkembang terkait dengan penguatan suku bunga Amerika. Tapi cadangan devisa kita masih di atas 6,5 bulan impor dan juga untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah. Jadi tidak harus khawatir," ujarnya.

Sebelumnya, rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia kembali memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 7,5 persen untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut setelah sempat diturunkan 25 basis poin pada Februari 2015.

Bank sentral juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan membaik terutama didorong oleh meningkatnya belanja modal pemerintah, walaupun aktivitas perekonomian di sektor swasta masih berjalan relatif lambat.

Dengan situasi tersebut, Bank Indonesia menilai bahwa tekanan terhadap stabilitas makro mulai mereda sehingga ke depan terdapat ruang bagi pelonggaran kebijakan moneter.

Namun, mengingat masih tingginya risiko ketidakpastian global, maka otoritas moneter akan tetap berhati-hati dan mencermati risiko global di tengah perkembangan pasar keuangan global yang lebih kondusif.

Sejalan dengan hal tersebut, fokus kebijakan Bank Indonesia dalam jangka pendek tetap diarahkan pada langkah-langkah stabilisasi nilai tukar, memperkuat pengelolaan likuiditas Rupiah, serta memperkuat pengelolaan penawaran dan permintaan valuta asing. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Festival Ekonomi Syariah Indonesia Dibuka Hari Ini

Festival Ekonomi Syariah Indonesia Dibuka Hari Ini

Press Release | Rabu, 28 Oktober 2015 | 15:56 WIB

BI: Inflasi Akhir 2015 Diperkirakan 3,6 Persen

BI: Inflasi Akhir 2015 Diperkirakan 3,6 Persen

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 06:15 WIB

INDEF: BI Jangan Ikut Cawe-cawe soal Harga BBM

INDEF: BI Jangan Ikut Cawe-cawe soal Harga BBM

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2015 | 14:58 WIB

BPK Akan Audit BI?

BPK Akan Audit BI?

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2015 | 06:29 WIB

Diminta Pangkas BI Rate, Ini Kata BI

Diminta Pangkas BI Rate, Ini Kata BI

Bisnis | Rabu, 30 September 2015 | 16:54 WIB

BI Keluarkan Paket Kebijakan Lanjutan Stabilisasi Rupiah

BI Keluarkan Paket Kebijakan Lanjutan Stabilisasi Rupiah

Bisnis | Rabu, 30 September 2015 | 15:52 WIB

DPR Akan Desak BPK Mengaudit Kinerja Bank Indonesia

DPR Akan Desak BPK Mengaudit Kinerja Bank Indonesia

News | Sabtu, 26 September 2015 | 14:04 WIB

Rupiah Terpuruk, BI Bantah Industri Perbankan Alami Krisis

Rupiah Terpuruk, BI Bantah Industri Perbankan Alami Krisis

Bisnis | Selasa, 22 September 2015 | 06:01 WIB

Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi 103 miliar dolar As

Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi 103 miliar dolar As

Bisnis | Senin, 21 September 2015 | 22:45 WIB

BI: Cadangan Devisa Masih Aman

BI: Cadangan Devisa Masih Aman

Bisnis | Sabtu, 05 September 2015 | 18:13 WIB

Terkini

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

×