BI Belum Akan Turunkan Suku Bunga Acuan

Adhitya Himawan

Jum'at, 30 Oktober 2015 | 11:01 WIB
BI Belum Akan Turunkan Suku Bunga Acuan
Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo (tengah) [Antara/Wahyu Putro].

Suara.com - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengatakan pelonggaran kebijakan moneter yang akan dilakukan bank sentral, belum tentu terkait dengan kebijakan penurunan suku bunga acuan (BI Rate).

"Kebijakan moneter itu tidak harus dilihat hanya suku bunga, bisa saja instrumen lain dari kebijakan moneter," kata Mirza di Surabaya, Jumat (30/10/2015).

Mirza tidak menyebutkan instrumen lain dari kebijakan moneter selain penyesuaian suku bunga acuan. Namun ia memastikan adanya ruang untuk pelonggaran kebijakan moneter melihat laju inflasi serta kinerja defisit transaksi berjalan hingga akhir tahun.

"Ruang pelonggaran moneter karena dua faktor utama. Satu, inflasi kita kita bisa di bawah empat persen tahun ini. Kedua, CAD atau defisit transaksi berjalan kita itu terkendali di bawah 2,5 persen dan bisa di 2,1 persen," ujarnya.

Terkait penurunan cadangan devisa, Mirza mengatakan hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan karena kondisi itu juga terjadi di berbagai negara berkembang lainnya sebagai antisipasi terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga Bank Sentral AS atau The Fed.

"Memang kita harus mengatasi gejolak di negara berkembang terkait dengan penguatan suku bunga Amerika. Tapi cadangan devisa kita masih di atas 6,5 bulan impor dan juga untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah. Jadi tidak harus khawatir," ujarnya.

Sebelumnya, rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia kembali memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 7,5 persen untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut setelah sempat diturunkan 25 basis poin pada Februari 2015.

Bank sentral juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan membaik terutama didorong oleh meningkatnya belanja modal pemerintah, walaupun aktivitas perekonomian di sektor swasta masih berjalan relatif lambat.

Dengan situasi tersebut, Bank Indonesia menilai bahwa tekanan terhadap stabilitas makro mulai mereda sehingga ke depan terdapat ruang bagi pelonggaran kebijakan moneter.

Namun, mengingat masih tingginya risiko ketidakpastian global, maka otoritas moneter akan tetap berhati-hati dan mencermati risiko global di tengah perkembangan pasar keuangan global yang lebih kondusif.

Sejalan dengan hal tersebut, fokus kebijakan Bank Indonesia dalam jangka pendek tetap diarahkan pada langkah-langkah stabilisasi nilai tukar, memperkuat pengelolaan likuiditas Rupiah, serta memperkuat pengelolaan penawaran dan permintaan valuta asing. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Festival Ekonomi Syariah Indonesia Dibuka Hari Ini

Festival Ekonomi Syariah Indonesia Dibuka Hari Ini

Press Release | Rabu, 28 Oktober 2015 | 15:56 WIB

BI: Inflasi Akhir 2015 Diperkirakan 3,6 Persen

BI: Inflasi Akhir 2015 Diperkirakan 3,6 Persen

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 06:15 WIB

INDEF: BI Jangan Ikut Cawe-cawe soal Harga BBM

INDEF: BI Jangan Ikut Cawe-cawe soal Harga BBM

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2015 | 14:58 WIB

BPK Akan Audit BI?

BPK Akan Audit BI?

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2015 | 06:29 WIB

Diminta Pangkas BI Rate, Ini Kata BI

Diminta Pangkas BI Rate, Ini Kata BI

Bisnis | Rabu, 30 September 2015 | 16:54 WIB

BI Keluarkan Paket Kebijakan Lanjutan Stabilisasi Rupiah

BI Keluarkan Paket Kebijakan Lanjutan Stabilisasi Rupiah

Bisnis | Rabu, 30 September 2015 | 15:52 WIB

DPR Akan Desak BPK Mengaudit Kinerja Bank Indonesia

DPR Akan Desak BPK Mengaudit Kinerja Bank Indonesia

News | Sabtu, 26 September 2015 | 14:04 WIB

Rupiah Terpuruk, BI Bantah Industri Perbankan Alami Krisis

Rupiah Terpuruk, BI Bantah Industri Perbankan Alami Krisis

Bisnis | Selasa, 22 September 2015 | 06:01 WIB

Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi 103 miliar dolar As

Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi 103 miliar dolar As

Bisnis | Senin, 21 September 2015 | 22:45 WIB

BI: Cadangan Devisa Masih Aman

BI: Cadangan Devisa Masih Aman

Bisnis | Sabtu, 05 September 2015 | 18:13 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×