Diminta Pangkas BI Rate, Ini Kata BI

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 30 September 2015 | 16:54 WIB
Diminta Pangkas BI Rate, Ini Kata BI
Gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Rabu (12/8). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Deputi Gubernu Senior BI Mirza Adityaswara mengatakan bahwa Bank Indonesia (BI) tidak akan memangkas BI Rate jika kondsi nilai tukar rupiah masih dalam kondisi yang tidak stabil.

Jika BI menurunkan suku bunga acuannya, perbankan justru menaikan bunga deposito di saat BI rate turun. Ini berdampak pada peningkatan bunga kredit agar margin bank tetap terjaga.

Hal ini terkait pernyataan para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang meminta BI Rate tidak ditahan lagi karena ditahan pun rupiah terus melemah.

"Jadi jangan berpikir kalau BI Rate turun lantas semua aman, itu tidak. Karena perbankan malah menaikkan bunga deposito mereka, jadi dampaknya bunga kredit naik. Kita kan menjaga agar margin bank itu tetap dijalur aman," katanya saat ditemui di kantornya, Rabu (30/9/2015).

Mirza menjelaskan jika BI Rate turun, perbankan pasti akan menaikan bunga deposito. Hal ini dilakukan supaya nasabah untuk melakukan konversi mata uang dalam bentul dolar.

"Harapan BI rate turun bisa turunkan bunga deposito, tapi kalau orang banyak konversi ke dolar AS, malah bank bisa naikkan bunga deposito karena tidak ingin nasabah makin banyak konversi," katanya.

Menurut Mirza, stabilisasi nilai tukar rupiah lebih penting saat ini ketimbang menurunkan suku bunga. Pasalnya, ketika BI rate turun, belum tentu perbankan akan menurunkan bunga deposito dan kreditnya.

"Bukan berarti semua turun, belum tentu. Kalau bunga deposito turun, harus semua stabil dahulu. Harus dipahami oleh semua teman pengusaha dan politisi, stabilisasi lebih penting saat ini," ungkapnya.

Untuk menurunkan suku bunga BI Rate tidak hanya berpatokan pada inflasi yang turun seperti yang dikatakan oleh pengusaha. Hal ini juga harus mempertimbangkan kondisi perekonomian global.

Menurutnya, saat ini sangat tidak tepat jika BI menurunkan suku bunganya lantaran kondisi perekonomian global sedang tidak stabil yang mempengaruhi kepada nilai tukar rupiah.

"Kita perlu mendorong ada ruang itu. Karena kondisi global seperti ini risiko besar. Jadi mengenai kebijakan ini, tidak hanya tekan pada Rupiah saja. Tapi perlu adanya langkah stabilisasi dari sisi nilai tukar. Bagi masyarakat awam dan pengusaha harus paham bahwa ini tidak hanya soal suku bunga tapi ada The Fed yang akan menaikkan suku bunganya," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Trik Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Trik Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 30 September 2015 | 16:36 WIB

BI Keluarkan Paket Kebijakan Lanjutan Stabilisasi Rupiah

BI Keluarkan Paket Kebijakan Lanjutan Stabilisasi Rupiah

Bisnis | Rabu, 30 September 2015 | 15:52 WIB

Rp14.651, Rupiah Pagi ini

Rp14.651, Rupiah Pagi ini

Bisnis | Rabu, 30 September 2015 | 10:35 WIB

Rupiah Melemah Picu Dampak Berantai

Rupiah Melemah Picu Dampak Berantai

Bisnis | Selasa, 29 September 2015 | 19:26 WIB

Rupiah Terus Melemah, Fraksi PDIP Desak Audit Kinerja BI

Rupiah Terus Melemah, Fraksi PDIP Desak Audit Kinerja BI

Bisnis | Selasa, 29 September 2015 | 19:18 WIB

Suku Bunga Acuan Belum Pasti, Rupiah Melemah ke Rp14.685

Suku Bunga Acuan Belum Pasti, Rupiah Melemah ke Rp14.685

Bisnis | Selasa, 29 September 2015 | 10:44 WIB

Sesi Penutupan Senin, Rupiah Menguat Tipis Rp14.646

Sesi Penutupan Senin, Rupiah Menguat Tipis Rp14.646

Bisnis | Senin, 28 September 2015 | 18:12 WIB

Mendag: Negara ASEAN Harus Bersatu Hadapi Gejolak Ekonomi Global

Mendag: Negara ASEAN Harus Bersatu Hadapi Gejolak Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 28 September 2015 | 13:43 WIB

Mendag Sebut Daya Saing Lemah Jadi Penyebab Anjloknya Rupiah

Mendag Sebut Daya Saing Lemah Jadi Penyebab Anjloknya Rupiah

Bisnis | Senin, 28 September 2015 | 12:39 WIB

Rupiah Terus Melemah, Mendag: Butuh Penanganan Serius

Rupiah Terus Melemah, Mendag: Butuh Penanganan Serius

Bisnis | Senin, 28 September 2015 | 11:32 WIB

Terkini

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:10 WIB

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:06 WIB

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:05 WIB

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:40 WIB

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:15 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

×