Pemerintah Akan Pasang Tembok Pembatas Rel di Lampung

Adhitya Himawan

Jum'at, 13 November 2015 | 07:11 WIB
Pemerintah Akan Pasang Tembok Pembatas Rel di Lampung
Rel kereta api

Suara.com - Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI akan memasang tembok pembatas rel kereta api sepanjang enam kilometer di wilayah Kota Bandarlampung, Lampung.

"Kami tengah berencana memasang tembok untuk keselamatan warga yang saat ini pengerjaannya tengah memasuki tahap perencanaan, pengukuran dan sosialisasi kepada masyarakat sekitar," kata Humas Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Selatan, Roni Lesmana, di Bandarlampung, Kamis (12/11/2015) malam.

Dia mengatakan, pihaknya sudah lama melakukan perencanaan untuk mendirikan tembok beton setinggi tiga meter dengan jarak lima meter dari sisi kanan dan kiri rel kereta api.

Dalam perencanaannya, tembok tersebut akan berdiri sepanjang enam kilometer dan akan memagari jalur KA Tanjungkarang-Garuntang, di wilayah Kota Bandarlampung.

"Kami tengah gencar melakukan sosialiasi, dan ditegaskan bahwa proyek ini tidak akan mengesampingkan kepentingan warga. Justru harus dipahami sterilisasi ini bertujuan untuk menjaga keselamatan warga," kata dia lagi.

Ia melanjutkan, pihakanya akan memberikan uang kerohiman atas dampak proyek sterilisasi ini, bukan uang ganti rugi namanya, karena tidak ada dalam peraturan memberikan uang ganti rugi kepada masyarakat yang tinggal di atas tanah negara.

Terkait besarannya, menurutnya, belum dapat dipastikan, karena terlebih dahulu akan berdiskusi dengan PT KAI Subdrive III.2 Tanjungkarang.

Dia menjelaskan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat baik secara perorangan maupun menyeluruh seperti di Kecamatan Telukbetung Selatan.

Hasilnya, masyarakat yang semula enggan dengan rencana proyek tersebut, sudah mulai mengerti dan menyetujuinya.

"Kemarin sempat berbincang-bincang dengan warga, mereka minta kepastian soal proyek ini. Kami sudah jelaskan ada uang kerohiman, mereka juga minta agar dibuatkan pintu sebagai akses keluar masuk atau jangan ditutup total, kami pun menyetujuinya," kata dia pula.

Pihaknya pun menyetujui, akan tetapi dengan kesepakatan tidak lebih dari 13 pintu, mengingat jumlah pintunya akan disesuaikan jika tahapan pengukuran dan perencanaan di lapangan telah selesai semua.

Dia menjelaskan, tujuan pembangunan pagar beton sepanjang enam kilometer ini, untuk keselamatan warga yang tinggal di bantaran rel.

"Ini juga antisipasi kereta anjlok agar tidak langsung menumbur atau menimpa rumah warga. Ke depannya, tingkat kinerja jalur Trans Sumatera juga akan semakin pesat di tahun yang akan datang," kata dia.

Dia melanjutkan, sterilisasi ini sudah dilakukan secara menyeluruh di wilayah Jabodetabek.

Khusus di Sumatera, pihaknya ingin memulai dari Lampung dan akan bertahap ke bagian selatan setiap tahunnya.

Dalam tiga tahun ke depan akan membangun "underpass" atau jalanan di bawah rel kereta api di sejumlah titik yang terkena sterilisasi, di antaranya Jalan Sultan Agung, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Pemuda, Jalan Kamboja Kebun Jahe, Jalan Cokroaminoto, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Sentot Alibasyah, Jalan Ki Agus Anang, semuanya di Kota Bandarlampung. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dijejali Jargon NKRI tapi Warga Perbatasan Melarat: Di Mana Keadilan Itu?

Dijejali Jargon NKRI tapi Warga Perbatasan Melarat: Di Mana Keadilan Itu?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:15 WIB

PLN Siapkan Pasokan Listrik Andal untuk Dukung Infrastruktur Digital Telkom Group

PLN Siapkan Pasokan Listrik Andal untuk Dukung Infrastruktur Digital Telkom Group

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:06 WIB

Jumlah Korban Tewas Kecelakaan Kereta Cepat di Spanyol Bertambah, 64 Orang Hilang

Jumlah Korban Tewas Kecelakaan Kereta Cepat di Spanyol Bertambah, 64 Orang Hilang

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Cerita Penumpang Detik-detik Kecelakaan Kereta Cepat Spanyol hingga Tewaskan 68 Orang

Cerita Penumpang Detik-detik Kecelakaan Kereta Cepat Spanyol hingga Tewaskan 68 Orang

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:48 WIB

Internet Mati, Hidup Tiba-Tiba Lumpuh: Mengapa Aplikasi Kita Ringkih?

Internet Mati, Hidup Tiba-Tiba Lumpuh: Mengapa Aplikasi Kita Ringkih?

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Aksi Unjuk Rasa Jakarta Tak Ubah Jadwal Kereta Gambir, KAI Imbau Penumpang Berangkat Lebih Awal

Aksi Unjuk Rasa Jakarta Tak Ubah Jadwal Kereta Gambir, KAI Imbau Penumpang Berangkat Lebih Awal

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:01 WIB

Viral PT KAI Dicibir Pakai AI untuk Desain Livery Gerbong Kereta, Jari Anime Ada 6

Viral PT KAI Dicibir Pakai AI untuk Desain Livery Gerbong Kereta, Jari Anime Ada 6

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Progres Tol Semarang-Demak Tembus 79 Persen, Ditarget Beroperasi Saat Nataru 2027

Progres Tol Semarang-Demak Tembus 79 Persen, Ditarget Beroperasi Saat Nataru 2027

Foto | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Obligasi Belum Jelas, Jakarta Buka Opsi Pinjaman Nirbunga ke PT SMI Demi RAPBD 2027

Obligasi Belum Jelas, Jakarta Buka Opsi Pinjaman Nirbunga ke PT SMI Demi RAPBD 2027

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Arti Mimpi Ketinggalan Kereta atau Pesawat Pertanda Apa?

Arti Mimpi Ketinggalan Kereta atau Pesawat Pertanda Apa?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Terkini

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:30 WIB

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:18 WIB

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:13 WIB

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Free Float IPO Minimal 15%

OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Free Float IPO Minimal 15%

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

×