Saham Global Diperkirakan 'Ambruk' Dipicu Teror Paris

Laban Laisila

Selasa, 17 November 2015 | 00:30 WIB
Saham Global Diperkirakan 'Ambruk' Dipicu Teror Paris
Suasana perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (13/11).[suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Harga-harga di pasar saham besar diperkirakan akan anjlok untuk sementara waktu dimulai setelah munculnya sejumlah serangan bom terkoordinasi di Paris yang menewaskan lebih dari 130 orang.

Namun demikian, hanya sedikit dari pengamat ekonomi yang memperkirakan adanya dampak panjang atau perubahan arah pasar.

Selain itu, konsekuensi buruk bom Paris terhadap kepercayaan di sektor ekonomi, perdagangan, dan pariwisata di Eropa akan membuat bank sentral di kawasan tersebut semakin melonggarkan kebijakan ekonomi pada bulan depan demi menjaga nilai tukar mata uang euro.

Beberapa analis pasar memperkirakan bahwa serangan bom Paris akan lebih besar dampaknya dibandingkan serangan terhadap majalah Charlie Hebdo dan supermarket Halal (dalam versi Yahudi) pada Januari lalu.

"Saham perusahaan yang memproduksi barang-barang konsumen dan pariwisata--terutama industri barang mewah menjelang musim liburan Natal--merupakan sektor yang paling terdampak," kata analis dari IG France, Alexandre Baradez.

"Serangan pada Januari (di kantor Charlie Hebdo) berbeda karakternya karena targetnya spesisifk. DI sisi lain, ledakan bom terkoordinasi baru-baru ini menarget seluruh populasi. Akibatnya mungkin akan ada dampak pssikologis yang membuat investor menahan diri sampai muncul kejelasan," kata Baradez.

Sementara itu di New York, harga saham berjangka semakin turun pada Ahad malam waktu setempat.

Indeks saham Nikkei juga anjlok 0,8 persen setelah sebelumnya turun sebesar 1,8 persen pada sesi Senin.

"Munculnya tragadi bom membuat sejumlah pihak menahan diri terhadap optimisme pertumbuhan ekonomi di Prancis. Pasar saham akan dibuka lebih rendah terutama dengan turunnya surat berharga pemerintah dan mata uang euro," kata kepala penasihat ekonomi Allianz, Mohamed El-Erian Di sisi lain, kekhawatiran soal adanya serangan serupa di luar Prancis dan ketegangan mengenai respon militer negara-negara Barat terhadap kelompok Daulah Islam (ISIS) juga semakin menunjukkan dampak buruk terhadap pasar.

"Serangan di Paris dan kemungkinan adanya bom yang lebih besar akan berdampak negatif terhadap sektor pariwisata," kata Robert T. Lutts dari Cabot Wealth Management, Massachusetts.

Prancis adalah negara dengan jumlah wisatawan terbesar di dunia dan sektor tersebut menyumbang hampir 7,5 persen terhadap produk domestik bruto.

Selain itu, pengetatan keamanan nasional akibat bom diperkirakan dapat menghambat perdagangan dan dalam jangka panjang akan semakin memperlemah mata uang euro, demikian pendapat Brian Battle dari Performance Trust Capital Partners di Chicago.

"Prancis sudah menutup perbatasan. Dampaknya akan ditentukan dari seberapa lama dan seberapa besar penutupan tersebut. Pertanyaannya, apakah negara-negara lain akan mengikuti kebijakan ini," kata dia.

Namun demikian, salah satu sektor yang akan mengalami peningkatan adalah pertahanan. Sektor tersebut sudah mulai naik sahamnya di pasar Amerika Serikat.

"Potensi aksi militer yang lebih besar di Suriah akan membantu kelompok ini sepanjang pekan depan," kata Nicholas Colas dari ConvergEx Group di New York. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kejaksaan Prancis Identifikasi Dua Lagi Pelaku Teror Paris

Kejaksaan Prancis Identifikasi Dua Lagi Pelaku Teror Paris

News | Senin, 16 November 2015 | 23:22 WIB

Ini Dia Otak Bom Paris

Ini Dia Otak Bom Paris

News | Senin, 16 November 2015 | 19:34 WIB

Pascabom Paris, Polri Minta Kedubes di Indonesia Waspada

Pascabom Paris, Polri Minta Kedubes di Indonesia Waspada

News | Senin, 16 November 2015 | 14:12 WIB

Bom Paris Membuat Saham Asia Anjlok 1,5 Persen

Bom Paris Membuat Saham Asia Anjlok 1,5 Persen

Bisnis | Senin, 16 November 2015 | 12:31 WIB

Militan ISIS Ancam Serang Paris

Militan ISIS Ancam Serang Paris

Foto | Senin, 16 November 2015 | 12:27 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×