Ini Dia Otak Bom Paris

Ardi Mandiri

Senin, 16 November 2015 | 19:34 WIB
Ini Dia Otak Bom Paris
Abdelhamid Abaaoud. (independent)

Suara.com - Kepolisian Prancis mengklaim telah mengidentifikasi dalang bom Paris. Pelaku bernama Abdelhamid Abaaoud, warga Belgia yang kini menjadi anggota ISIS.

Radio RTL di Prancis melaporkan bahwa Abdelhamid Abaaoud merupakan salah satu algojo paling sadis di ISIS. Dia beberapa kali merencanakan serangan di Eropa, seperti di stasiun kereta api dan gereja, yang sukses digagalkan tim antiteror.

Analis keamanan Prancis, Charlie Winter, mengatakan bahwa Abaaoud mengawasi dan mendanai penyerangan di Paris. "Dia yang merencanakan penyerangan seperti ini," katanya.

Selain Abaaoud, Kepolisian Prancis juga menyatakan bahwa Brahim Abdeslam, pelaku bom bunuh diri di Boulevard Voltaire, turut menjadi otak serangan teror di Paris.

BACA JUGA:

Warga Paris Panik Dengar Alarm Palsu

Brahim Abdeslam bersama tiga rekannya yakni Samy Amimour asal Prancis, 28, Ahmad Al Mohammed, dari Suriah, 25, dan Ismael Mostefai, 29, tewas usai melakukan aksi bom bunuh diri di lokasi berbeda. Samy dan Ismael beraksi di Aula Bataclan, sementara Ahmad di luar stadion sepak bola.

Hingga kini, polisi telah menahan sejumlah orang yang diduga turut menjadi pelaku teror. Sebanyak tujuh di antaranya berhasil ditahan polisi Belgia.

Polisi pun masih terus mengejar Abdeslam Salah, 26, warga Prancis namun lama tinggal di Brussel, Belgia. Abdeslam Salah --yang bersaudara kandung dengan Brahim Abdeslam, diduga salah satu pelaku yang memberondong para penonton di aula Bataclan.

ISIS akan Kembali Serang Eropa
Perdana Menteri Prancis, Manuel Valls menengaskan bahwa Prancis dan Eropa akan menyerang balik ISIS. Sebab, ISIS, dalam waktu dekat, akan kembali melakukan teror terhadap Eropa.

"Tidak hanya Prancis yang melawan, tetapi negara-negara Eropa lainnya," kata Valls.

"ISIS dalam waktu dekat, bisa saja kembali menyerang. Bisa dalam beberapa hari mendatang, bisa juga beberapa minggu mendatang," Valls menambahkan.

Di tempat terpisah, Perdana Menteri Inggris, David Cameron tak memungkiri bahwa teroris di Benua Biru adalah warga Eropa. "Mereka ini adalah orang-orang dari negara kita sendiri yang lama beroperasi di Suriah. Mereka dikirim kembali ke Eropa untuk melakukan serangan," kata Cameron.

Lebih lanjut Cameron menerangkan bahwa Eropa tengah menyusun rencana ihwal penyelesaian konflik di Suriah. "Kita tidak bisa menangani ISIS kecuali mendapatkan penyelesaian politik di Suriah. Setelah itu baru memungkinkan secara permanen untuk menghancurkan ISIS," tutur Cameron.

Seperti diketahui, aksi teror di Prancis menewaskan 132 orang, dan mengakibatkan lebih dari 300 orang luka-luka. (mirror/ independent)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buntut Bom Paris, Polri Awasi WNI yang Pulang dari Suriah

Buntut Bom Paris, Polri Awasi WNI yang Pulang dari Suriah

News | Senin, 16 November 2015 | 14:05 WIB

Bom Paris Membuat Saham Asia Anjlok 1,5 Persen

Bom Paris Membuat Saham Asia Anjlok 1,5 Persen

Bisnis | Senin, 16 November 2015 | 12:31 WIB

Terkini

Geledah ATR/BPN, KPK Ungkap Alasan Belum Sentuh Ruang Kerja Nusron Wahid

Geledah ATR/BPN, KPK Ungkap Alasan Belum Sentuh Ruang Kerja Nusron Wahid

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:51 WIB

Kawal Data Desil Bermasalah, Warga Bakal Geruduk Kemensos Selama Sepekan

Kawal Data Desil Bermasalah, Warga Bakal Geruduk Kemensos Selama Sepekan

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:46 WIB

Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG! BGN: Harus Kompak, Iya Semua atau Tidak Semua

Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG! BGN: Harus Kompak, Iya Semua atau Tidak Semua

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:41 WIB

Liburan ke Vietnam Tanpa Banyak Drama, Ada Teknologi yang Bekerja Sebelum Pesawat Mengudara

Liburan ke Vietnam Tanpa Banyak Drama, Ada Teknologi yang Bekerja Sebelum Pesawat Mengudara

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 19:39 WIB

Dua Pekan, Penderita ISPA di Riau Tembus Belasan Ribu Dampak Kabut Asap

Dua Pekan, Penderita ISPA di Riau Tembus Belasan Ribu Dampak Kabut Asap

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 19:39 WIB

Leony Vitria Dilamar Pacar Bulenya! Kotak Cincin jadi Sorotan

Leony Vitria Dilamar Pacar Bulenya! Kotak Cincin jadi Sorotan

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 19:39 WIB

Polres Tasikmalaya Dalami Dugaan Korban Penipuan ASN PPPK, Modus Kenalan via Mobile Legends

Polres Tasikmalaya Dalami Dugaan Korban Penipuan ASN PPPK, Modus Kenalan via Mobile Legends

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 19:30 WIB

5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda

5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 19:30 WIB

Sinergi Kilang Plaju dan R&P Sumatera Dorong Generasi Muda Jadi Agent of Change

Sinergi Kilang Plaju dan R&P Sumatera Dorong Generasi Muda Jadi Agent of Change

Sumsel | Kamis, 17 September 2026 | 19:26 WIB

10 Hari Tanpa Titik Terang, Operasi SAR Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

10 Hari Tanpa Titik Terang, Operasi SAR Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:22 WIB

×