Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Tol Laut Tidak Akan Mengancam Industri Sektor Darat

Adhitya Himawan

Kamis, 03 Desember 2015 | 19:48 WIB
Tol Laut Tidak Akan Mengancam Industri Sektor Darat
Kapal Motor KM Caraka Jaya Niaga III-32, bagian dari program tol laut. (Antara)

Suara.com -  Pakar Maritim Profesor Rokhmin Danuri menyatakan industri sektor darat tidak perlu merasa terancam dengan kebijakan pemerintah yang lebih fokus pada bidang kelautan. Program Tol Laut yang dicanangkan justru akan menguntungkan sektor darat.

"Sektor darat tidak akan dianak-tirikan, justru semakin berdaya, karena biaya logistik ditekan," kata Rokhmin Danuri di Batam Kepulauan Riau, Kamis (3/12/2015).

Tol Laut akan memotong banyak biaya distribusi barang-barang yang dihasilkan dari sektor darat, sehingga menjadi semakin berdaya.

Menurut dia, biaya distribusi logistik Indonesia adalah yang termahal di dunia, karena masih berkonsentrasi pada transportasi darat.

Ia mencontohkan, ongkos distribusi kontainer Jakarta-Padang bisa dua kali lebih mahal dari pada distribusi Jakarta-Hamburg.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan masa Presiden Megawati itu pun tidak habis pikir mengapa orang Indonesia lebih menyukai transportasi darat yang mahal.

Apalagi, transportasi darat juga membutuhkan dana perawatan jalan yang mencapai ratusan miliar rupiah tiap tahun.

Karenanya, Rokhmin terus mendorong agar pemerintah lebih mengutamakan kelautan ketimbang darat, mengingat Indonesia dikelilingi lautan.

"Mari membangun bidang kelautan untuk meningkatkan daya saing. Indonesia menjadi poros maritim dunia," kata dia.

Menurut Rokhmin, untuk membangun Indonesia bisa dimulai dari Kepri, karena letak Kepri yang strategis di Selat Malaka dan berbatasan dengan empat Negara Jiran.

Kepri sangat diuntungkan dari letak geografisnya, karena Selat Malaka adalah selat terpadat di dunia, sehingga harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.

"Sebanyak 45 persen dari seluruh barang komoditas seluruh dunia, dikapalkan melalui laut kita. Dengan nilai 1.500 triliun dolar AS," kata dia.

Di tempat yang sama, Penjabat Gubernur Kepri Agung Mulyana mendorong agar provinsi itu menjadi pintu logistik untuk Indonesia, karena letaknya yang strategis berada di Selat Malaka dan berbatasan dengan empat negara jiran.

Ia mengusulkan untuk menjadikan satu pulau di Kepri menjadi hub bagi alur ke luar-masuk kapal-kapal asing menuju Indonesia dan sebaliknya.

Kepri, terutama Batam sangat potensial menjadi pelabuhan transhipment, karena sebanyak 150-200 kapal internasional melayari Selat Malaka, melewati pulau-pulau di Kota kepulauan itu.

"Kepri potensial, karena baru ada satu pelabuhan hub. Itu di Singapura. Padahal bisa kita buat rest laut. Sampai ke Natuna" kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup

Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 19:41 WIB

Permintaan Alat Berat Tinggi, Emiten HEXA Raih Untung dari Program Pemerintah

Permintaan Alat Berat Tinggi, Emiten HEXA Raih Untung dari Program Pemerintah

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 17:19 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%

Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:22 WIB

Targetkan Produksi 156 Rangkaian KRL Mandiri, Integrasi KAI-INKA Siap Akhiri Ketergantungan Impor!

Targetkan Produksi 156 Rangkaian KRL Mandiri, Integrasi KAI-INKA Siap Akhiri Ketergantungan Impor!

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 10:10 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo

BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:00 WIB

Margin Keuntungan Anjlok Parah Porsche Siapkan Gelombang PHK Massal Ribuan Pekerja

Margin Keuntungan Anjlok Parah Porsche Siapkan Gelombang PHK Massal Ribuan Pekerja

Otomotif | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:10 WIB

Modernisasi Transaksi Aset Game Lewat Sistem 'Escrow' Berbasis Komunitas

Modernisasi Transaksi Aset Game Lewat Sistem 'Escrow' Berbasis Komunitas

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:09 WIB

Terkini

Bagaimana Discovery Commerce TikTok Shop Jadi Senjata Baru Brand Fashion Lokal

Bagaimana Discovery Commerce TikTok Shop Jadi Senjata Baru Brand Fashion Lokal

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:08 WIB

Dikenal Tangguh, Truk KDMP Harganya Berapa? Intip Spesifikasinya

Dikenal Tangguh, Truk KDMP Harganya Berapa? Intip Spesifikasinya

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:08 WIB

Rupiah Perkasa ke Rp17.933 per Dolar AS, Damai Timur Tengah dan Ekonomi RI Jadi Pendorong

Rupiah Perkasa ke Rp17.933 per Dolar AS, Damai Timur Tengah dan Ekonomi RI Jadi Pendorong

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:07 WIB

BPS: Belanja Kendaraan Koperasi Merah Putih Sudah Masuk Investasi Kuartal I 2026

BPS: Belanja Kendaraan Koperasi Merah Putih Sudah Masuk Investasi Kuartal I 2026

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:03 WIB

Tramadol Obat Apa? Disebut Dedi Mulyadi Jadi Pemicu Naiknya Kriminalitas di Jawa Barat

Tramadol Obat Apa? Disebut Dedi Mulyadi Jadi Pemicu Naiknya Kriminalitas di Jawa Barat

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:02 WIB

Warteg dalam Perspektif Gender: Tempat Makan yang Tak Ramah Perempuan

Warteg dalam Perspektif Gender: Tempat Makan yang Tak Ramah Perempuan

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Ditolak Warga, Menteri Lingkungan Hidup: Bangunan Pabrik Sampah PSEL Mirip Mal

Ditolak Warga, Menteri Lingkungan Hidup: Bangunan Pabrik Sampah PSEL Mirip Mal

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:59 WIB

4 Rekomendasi Moisturizer Panthenol untuk Perbaiki Skin Barrier, Mulai Rp30 Ribuan

4 Rekomendasi Moisturizer Panthenol untuk Perbaiki Skin Barrier, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Penampakan Mobil yang Dipakai Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Saat Ditangkap KPK

Penampakan Mobil yang Dipakai Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Saat Ditangkap KPK

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Ribuan Dolar Singapura Disita KPK dari Ruang Kepala Imigrasi Jaksel Winarko

Ribuan Dolar Singapura Disita KPK dari Ruang Kepala Imigrasi Jaksel Winarko

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:55 WIB

×