Margin Keuntungan Anjlok Parah Porsche Siapkan Gelombang PHK Massal Ribuan Pekerja

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:10 WIB
Margin Keuntungan Anjlok Parah Porsche Siapkan Gelombang PHK Massal Ribuan Pekerja
Ilustrasi mobil Porsche. (Carswp)
baca 10 detik
  • Produsen mobil sport asal Jerman, Porsche, berencana melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap ribuan karyawan hingga tahun 2035.
  • Kebijakan efisiensi tersebut diambil akibat penurunan penjualan di China, hambatan tarif perdagangan, serta kegagalan transisi elektrifikasi kendaraan.
  • Dampak penurunan kinerja keuangan membuat margin keuntungan anjlok, memaksa perusahaan menyederhanakan lini produk dan memangkas biaya operasional.

Suara.com - Krisis industri otomotif global yang terus berkepanjangan akhirnya memakan korban di segmen mobil mewah. Porsche yang merupakan produsen mobil sport ikonik asal Jerman kini terpaksa mengambil langkah penghematan drastis. Perusahaan dikabarkan sedang menyiapkan skema restrukturisasi besar-besaran yang mencakup gelombang pemutusan hubungan kerja atau PHK bagi ribuan karyawannya.

Berdasarkan laporan Reuters Porsche memiliki rencana untuk memangkas sekitar 5.000 hingga 6.000 karyawan secara bertahap hingga tahun 2035 mendatang. Jumlah pengurangan ini sebenarnya jauh lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya. Angka tersebut berada di luar penghapusan 3.900 posisi yang sudah disepakati pada masa kepemimpinan CEO terdahulu. Meskipun rincian paket restrukturisasi terbaru ini belum dibuka secara detail dewan pengawas Porsche dilaporkan sudah memberikan lampu hijau agar rencana tersebut segera berjalan.

Kebijakan pahit ini diambil sebagai respons atas tekanan bisnis yang sangat berat dalam beberapa tahun terakhir. Penjualan Porsche di pasar otomotif China yang biasanya menjadi lumbung laba terus menunjukkan pelemahan signifikan. Selain itu kebijakan tarif perdagangan di berbagai negara turut menambah beban operasional yang harus ditanggung perusahaan.

Masalah kian pelik karena strategi elektrifikasi yang dijalankan Porsche ternyata belum membuahkan hasil sesuai harapan. Kegagalan transisi ini berdampak langsung pada kesehatan finansial mereka. Margin keuntungan Porsche yang biasanya kokoh di level dua digit kini anjlok parah hingga tersisa hanya 1,1 persen pada tahun lalu.

Demi memperbaiki kinerja keuangan yang sedang berdarah-darah CEO Porsche Michael Leiters memilih untuk melakukan pemangkasan biaya operasional secara radikal. Ia juga berencana menyederhanakan lini produk agar perusahaan bisa lebih fokus. Ke depannya Porsche hanya akan memprioritaskan pengembangan model-model dengan margin keuntungan tinggi seperti seri legendaris 911 serta jajaran SUV premium mereka.

Langkah efisiensi ini sebenarnya sudah mulai terlihat ketika Porsche memutuskan untuk menutup tiga anak perusahaan miliknya. Keputusan tersebut telah menelan korban sekitar 500 karyawan tambahan di luar rencana PHK ribuan orang yang baru saja diumumkan. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa pasar mobil sport mewah pun tidak kebal terhadap guncangan ekonomi dunia saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru

Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:17 WIB

Industri Otomotif China Terjebak Persaingan Brutal yang Mengancam Loyalitas Konsumen

Industri Otomotif China Terjebak Persaingan Brutal yang Mengancam Loyalitas Konsumen

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:10 WIB

Raksasa Otomotif Dunia Terguncang, Berencana Suntik Mati Separuh Model dan Lakukan PHK

Raksasa Otomotif Dunia Terguncang, Berencana Suntik Mati Separuh Model dan Lakukan PHK

Otomotif | Senin, 13 Juli 2026 | 12:31 WIB

Terkini

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 07:48 WIB

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:43 WIB

5 Perbedaan Masker Peel Off dan Wash Off untuk Wajah yang Perlu Diketahui

5 Perbedaan Masker Peel Off dan Wash Off untuk Wajah yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:40 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah: 40 Wilayah Malaysia Berstatus Tidak Sehat

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah: 40 Wilayah Malaysia Berstatus Tidak Sehat

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:30 WIB

Jenazah Tim Medis KMP Virgo 8 Akhirnya Dipulangkan ke Madura

Jenazah Tim Medis KMP Virgo 8 Akhirnya Dipulangkan ke Madura

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 07:26 WIB

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Bikin Malu! WNI Ini Jadi Orang Pertama Dipenjara di Malaysia karena Buang Puntung Rokok

Bikin Malu! WNI Ini Jadi Orang Pertama Dipenjara di Malaysia karena Buang Puntung Rokok

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total

Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 07:16 WIB

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 07:10 WIB

×