Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Tips Merawat Orangtua Tanpa Membuat Keuangan Merana

Angelina Donna | Suara.com

Jum'at, 11 Desember 2015 | 08:08 WIB
Tips Merawat Orangtua Tanpa Membuat Keuangan Merana
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Kebanyakan jika orangtua sudah tua rentan dan berada di masa pensiun, kehidupan mereka cenderung bergantung kepada anaknya. Bahkan kebanyakan keluarga di Indonesia pun begitu, ada kewajiban dari seorang anak untuk memenuhi kehidupan orangtuanya ketika mereka sudah tua renta.

Jika kondisi tersebut sedang terjadi di kehidupan Anda, Anda adalah generasi yang sedang dijepit dengan masalah keuangan orang tua dan keluarga. Jadi ada dua beban finansial. Pertama, keuangan orangtua, dan kedua keuangan keluarga sendiri.

Meskipun keduanya penting, tapi yang lebih penting adalah Anda harus memastikan terlebih dahulu kondisi keuangan keluarga sendiri. Menurut Insaniawati, perencana keuangan dari Mitra Rencana Edukasi Financial & Business Advisory, dana untuk orangtua cukup 5% - 10% dari pendapatan kita, tapi itu bukan prioritas, artinya dengan catatan bahwa kebutuhan kita sudah terpenuhi dahulu.

Untuk lebih lengkapnya, ini dia tips merawat orang tua tanpa membuat keuangan merana 

1.Hitung Segala Kebutuhan Orangtua Anda

Sebelum mengurusi kebutuhan orangtua, Anda harus sudah tahu betul apa saja kebutuhannya, baik itu kesehatan, makanan, kehidupan, apapun itu. Untuk mengetahuinya, Anda tinggal tanyakan saja langsung pada kedua orang tua. Jika sudah tahu dengan betul, lalu hitunglah semua kebutuhannya secara akurat.

Jangan hanya menghitung semua kebutuhannya, hitung juga utang mereka. Hutang kepada siapa saja yang masih belum terbayarkan. Contohnya saja utang pendidikan saudara Anda yang masih ditanggung orang tua.

Selain itu, perhitungkan juga usia harapan hidup orang tua Anda. Asumsikan saja kalau usia orang hidup di Indonesia sekitar 80 tahunan. Jadi Anda bisa memperhitungkan seberapa lama orang tua hidup dan bisa Anda penuhi kebutuhannya.

Jika orangtua berada dalam masa pensiunan kerjanya, Anda juga harus perhitungkan, sebab hasil investasi untuk dana pensiun di tempat kerja itu hanya mampu bertahan sekitar 7 tahunan. Maka Anda harus siap memperhatikan periode di luar itu.

2.  Amankan Biaya Kesehatan

Ini hal yang paling penting yang harus Anda perhitungkan dengan baik. Biaya kesehatan orangtua sangat menjadi prioritas. Sebab orangtua yang usianya bertambah tentu rentan dengan yang namanya sakit dan penyakit. Rakhmi Permatasari, Perencana Keuangan dari Safir & Rekan menjelaskan bahwa orangtua biasanya harus melakukan cek kesehatan secara rutin, maka biayanya pun harus dipersiapkan.

Nah untuk menanggulangi biaya kesehatan ini, ada baiknya untuk mengambil asuransi kesehatan bagi orangtua Anda. Jika tidak, daftarkan saja melalui BPJS, tujuan utamanya adalah untuk meringankan biaya pemeriksaan dan pengobatan kesehatan bagi orangtua Anda tanpa harus mengeluarkan dana yang sangat mahal dan berlebih. Bagitulah cara mengamankan biaya kesehatan orang tua dengan asuransi atau BPJS.

3.  Lakukan Penyusunan Prioritas Dana

Biaya kesehatan orang tua Anda sudah aman dengan asuransi, maka hal selanjutnya adalah menyusun apa saja prioritas dana pengeluaran bagi mereka. Lebih prioritas gunakan dana untuk membayar utang orang tua, sehingga jika orang tua punya dana pensiun dari tempat kerjanya bisa diterima dengan mulus untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Jika sudah membayar utang, selanjutnya prioritaskan untuk membayar tanggungan yang menjadi tanggung jawab orang tua Anda. Seperti biaya tanggungan pendidikan saudara Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 06:50 WIB

Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet

Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2024 | 17:14 WIB

Cermati Kunjungi Kantor Suara.com Diskusi soal Investasi

Cermati Kunjungi Kantor Suara.com Diskusi soal Investasi

Foto | Selasa, 16 Mei 2023 | 19:21 WIB

3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu

3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu

Your Say | Kamis, 07 Juli 2022 | 10:30 WIB

Terkini

Lonjakan Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah, Cabai, hingga Telur

Lonjakan Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah, Cabai, hingga Telur

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:54 WIB

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:15 WIB

UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?

UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:10 WIB

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:04 WIB

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:58 WIB

Emas Laku Keras, Laba ANTAM Naik 58 Persen di Triwulan I 2026

Emas Laku Keras, Laba ANTAM Naik 58 Persen di Triwulan I 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:52 WIB

Wamenaker: Biaya Membunuh Industri Tembakau Sangat Murah, Tapi...

Wamenaker: Biaya Membunuh Industri Tembakau Sangat Murah, Tapi...

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:46 WIB

Haga Emas Antam Terus Turun, Hari Ini Dibanderol Rp 2.769.000/Gram

Haga Emas Antam Terus Turun, Hari Ini Dibanderol Rp 2.769.000/Gram

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:25 WIB

Tak Sekadar Bisnis, Emiten TAPG Mulai Jalankan Program Hunian Layak

Tak Sekadar Bisnis, Emiten TAPG Mulai Jalankan Program Hunian Layak

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:20 WIB

IHSG Berbalik Arah, Dibuka Menguat Namun Langsung Merosot

IHSG Berbalik Arah, Dibuka Menguat Namun Langsung Merosot

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:15 WIB