- PT Triputra Agro Persada Tbk melalui PT Natura Pasific Nusantara melaksanakan program PONDASI untuk merenovasi rumah warga terdampak banjir.
- Program ini memperbaiki struktur bangunan rumah tidak layak huni agar kembali aman bagi masyarakat di wilayah operasional perusahaan.
- Sejak Juli 2025, inisiatif tersebut menargetkan perbaikan lebih dari 300 rumah di Jambi, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah.
Suara.com - PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG melalui PT Natura Pasific Nusantara tidak fokus dalam industri kelapa sawit. Tetapi, mulai menjalakan program yang bermanfaat bagi warga sekitar lahan sawit milik perseroan.
Salah satunya, TAPG menjalankan Program Renovasi dan Sanitasi (PONDASI) untuk membantu pemulihan rumah warga terdampak banjir di Desa Punan Malinau, Kecamatan Segah, Berau, Kalimantan Timur.
Program ini difokuskan pada perbaikan hunian agar kembali layak, aman, dan sehat, terutama bagi masyarakat yang terdampak bencana serta memiliki kondisi rumah yang tidak memadai.
Salah satu warga penerima manfaat, Ubang, mengaku rumahnya mengalami kerusakan serius sejak banjir besar yang terjadi pada 2025. Struktur bangunan perlahan melemah, mulai dari kayu penyangga yang lapuk hingga lantai yang tidak lagi kokoh.

"Sejak banjir itu, rumah saya jadi pelan-pelan rusak. Kayunya mulai lapuk, dinding sudah tidak kuat seperti dulu. Kalau hujan turun, saya langsung was-was. Takut air masuk lagi, takut rumah ini tidak bisa bertahan. Kadang sampai tidak bisa tidur, karena kepikiran terus," ujarnya seperti dikutip, Kamis (30/4/2026).
Melalui program PONDASI, bagian rumah yang rusak diperbaiki dan diperkuat, sehingga lebih tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem. Perbaikan mencakup struktur bangunan hingga lantai rumah.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif TAP untuk Negeri yang dijalankan perusahaan di wilayah operasionalnya. Sejak diluncurkan pada Juli 2025, program tersebut menargetkan perbaikan lebih dari 300 rumah di sejumlah wilayah, termasuk Jambi, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah.
Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap dengan melibatkan pemerintah desa dalam proses identifikasi penerima manfaat, guna memastikan bantuan tepat sasaran.
Warga lainnya, Jumriadi, juga merasakan manfaat dari program tersebut, terutama dalam memberikan rasa aman bagi keluarganya.
"Dengan kondisi rumah sebelumnya, jujur saja saya masih khawatir. Terima kasih kepada PT NPN atas bantuan renovasi rumah kami yang sebelumnya buruk, kami sekeluarga sangat terbantu. Rumah kami sekarang jauh lebih baik dan aman," jelasnya.
Perusahaan menyebut, program ini tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi fisik hunian, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui penyediaan tempat tinggal yang lebih layak.