Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Tol Laut Mampu Turunkan Harga Sembako di Papua dan Papua Barat

Esti Utami

Rabu, 30 Desember 2015 | 19:51 WIB
Tol Laut Mampu Turunkan Harga Sembako di Papua dan Papua Barat
Kapal Motor KM Caraka Jaya Niaga III-32, bagian dari program tol laut. (Antara)

Suara.com - Terealisasinya program angkutan kapal tol laut di Provinsi Papua dan Papua Barat di penghujung tahun 2015 mampu menekan harga jual sembilan bahan pokok (sembako).

Beroperasinya trayek tol laut ke Papua menjadi kebijakan pemerintah Jokowi-Jk untuk menyediakan angkutan barang kebutuhan pokok dengan sasaran pelabuhan besar dan kecil di seluruh Nusantara.  Program tol laut ini bertujuan menghubungkan pelabuhan-pelabuhan besar yang ada di Tanah Air.

"Dengan adanya hubungan antarpelabuhan laut ini, dapat diciptakan kelancaran distribusi barang hingga ke pelosok," kata Bupati Biak Numfor Thomas Ondy.

Wilayah Papua dan Papua Barat, menurut Bupati Thomas Ondy, merupakan daerah kepulauan sehingga sangat srategis dan tepat pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan menyediakan trayek angkutan tol laut.

Dengan angkutan tol laut, menurut Ondy, Kabupaten Biak Numfor dapat menjadi daerah pusat distribusi barang dan jasa yang selanjutnya diharapkan memberikan kontribusi dalam menjaga kestabilan harga sembako.

"Ya, dengan adanya penyediaan angkutan tol laut yang diberikan subsidi dari pemerintah pusat sesuai dengan rute terjadwal menjadi urat nadi distribusi sembako ke wilayah Papua dan Papua Barat," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Widiarto mengakui bahwa masuknya wilayah Biak jalur tol angkutan laut memberikan dampak terhadap kestabilan harga sembilan bahan pokok serta berbagai jenis bahan bangunan.

Harga sembako (gula pasir, beras, dan minyak goreng) dan bahan bangunan (semen dan besi beton) serta beraneka ragam bahan bangunan sejak angkutan tol laut menyinggahi pelabuhan Biak, menurut Widiarto, sudah memberikan andil positif untuk menekan harga jual sembako di pasaran.

Harga tepung terigu, misalnya, sebelum adanya jalur angkutan tol laut, harganya mencapai Rp10 ribu per kilogram. Namun, saat angkutan tol laut masuk, mampu menurunkan harga jual sebesar Rp7.600,00/kg.

Beras rojolele ukuran 20 kg sebelum angkutan tol masuk ke Biak, harga jualnya sebesar Rp269 ribu/sak. Kini, setelah tol laut berjalan, harganya turun menjadi Rp238 ribu/sak.

Sedangkan harga minyak goreng semula sebesar Rp15 ribu/liter, turun menjadi Rp13 ribu/liter; harga gula pasir yang biasanya Rp15 ribu/kg sejak angkutan tol laut masuk harga jual menjadi Rp13.500,00/kg.

"Melalui rute tol laut kemaritiman ke pelabuhan Biak sudah memberikan dampak terhadap kestabilan harga bahan pokok yang langsung dirasakan masyarakat," kata Widiarto.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Turbey O. Dangeubun mengatakan mmasuknya Kabupaten Biak Numfor menjadi rute angkutan tol laut memberikan kemudahan distribusi kebutuhan sembako dan bahan bangunan ke wilayah Papua.

"Melalui pelabuhan Biak distribusi bahan pokok diangkut ke berbagai wilayah Papua dan Papua Barat sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap kebutuhan sembako," kata Turbey O. Dangeubun.

Selain menurunkan harga sembako, menurut Turbey, masuknya angkutan tol laut menjamin ketersediaan beragam kebutuhan bahan pokok dan berbagai jenis bahan bangunan yang dibutuhkan masyarakat Biak Numfor.

Ke depan dengan masuknya tol laut terjadwal secara rutin, diharapkan dapat mengurangi biaya angkut sembako ke Biak, Jayapura, Serui, Jayapura, Papua, serta wilayah Manokwari, Papua Barat.

Berdasartkan data Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, pada tahun 2015 telah menetapkan enam jaringan trayek tol laut ke berbagai pelabuhan di Nusantara, mulai dari Sabang hingga Merauke.

Pertama, Tanjung Perak (Jawa Timur)--Tual (Maluku)--Fakfak (Papua Barat)--Kaimana (Papua)--Timika (Papua)--Kaimana--Fak-Fak--Tual--Tanjung Perak.

Kedua, Tanjung Perak--Saumlaki (Maluku)--Dobo (Maluku)--Merauke (Papua)--Dobo--Saumlaki--Tanjung Perak. Ketiga, Tanjung Perak--Reo (Nusa Tenggara Timur/NTT)--Maumere (NTT)--Lewoleba (NTT)--Rote (NTT)--Sabu (NTT)--Waingapu (NTT)--Sabu--Rote--Lewoleba--Maumere--Reo--Tajung Perak.

Keempat, Tanjung Priok (DKI Jakarta)--Biak (Papua)--Serui (Papua)--Nabire (Papua)--Wasior (Papua Barat)--Manokwari (Papua Barat)--Wasior--Nabire--Serui--Biak--Tanjung Priok.

Kelima, Tanjung Priok--Ternate (Maluku Utara)--Tobelo (Maluku Utara)--Babang (Maluku Utara)--Tobelo--Ternate--Tanjung Priok Keenam, Tanjung Priok--Kijang (Kepulauan Riau)--Natuna (Kepulauan Riau)--Kijang--Tanjung Priok. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

15 Ide Lomba 17 Agustus Indoor di Kantor yang Paling Seru dan Gak Ribet!

15 Ide Lomba 17 Agustus Indoor di Kantor yang Paling Seru dan Gak Ribet!

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:49 WIB

YouTube Dipanggil Komdigi, AI Moderasi Konten Dinilai Perlu Evaluasi

YouTube Dipanggil Komdigi, AI Moderasi Konten Dinilai Perlu Evaluasi

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:48 WIB

BRI Buka Program BRIncubator 2026, Dukung UMKM Go Global

BRI Buka Program BRIncubator 2026, Dukung UMKM Go Global

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Serial Monster Kembali dengan Season Baru, Angkat Kasus Pembunuh Berkapak

Serial Monster Kembali dengan Season Baru, Angkat Kasus Pembunuh Berkapak

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Menteri LH dan Gubernur Sulsel Turun Tangan Percepat Proyek PSEL Mamminasata

Menteri LH dan Gubernur Sulsel Turun Tangan Percepat Proyek PSEL Mamminasata

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana

Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya

Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Menko Polkam Bantah Pagar Tinggi Mal Terkait Isu Keamanan Agustus 2026

Menko Polkam Bantah Pagar Tinggi Mal Terkait Isu Keamanan Agustus 2026

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:34 WIB

BRI Siapkan 3 Sektor Bisnis Ini Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia 2026

BRI Siapkan 3 Sektor Bisnis Ini Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia 2026

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat

Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:32 WIB

×