Tarif Listrik Rumah Tangga Turun 6,6 Persen Besok

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 31 Desember 2015 | 20:02 WIB
Tarif Listrik Rumah Tangga Turun 6,6 Persen Besok
Petugas PLN Distribusi Jakarta Raya Area Bandengan mempersiapkan kabel tegangan tinggi saat pemasangan jaringan baru di Stasiun Pompa Air Pasar Ikan, Jakarta Utara, Kamis (10/12). (Antara)

Suara.com - PT PLN (Persero) menurunkan tarif listrik untuk sektor pelanggan rumah tangga berdaya 1.300 VA dan 2.200 VA mulai Januari 2016 sebesar 6,6 persen. Sebelumnya tarif listrik sektor ini naik 11,6 persen Desember 2015.

Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun menjelaskan penurunan tarif pada Januari 2016 tersebut terutama dikarenakan efisiensi operasi.

"Kontribusi terbesar penurunan tarif listrik pada Januari 2016 dibandingkan Desember 2015 adalah karena PLN melakukan efisiensi operasi," katanya, Kamis (31/12/2015).

Penyebab lainnya adalah penurunan nilai kurs dan harga minyak mentah Indonesia (ICP) periode November 2015 dibandingkan Oktober 2015. Kedua golongan pelanggan rumah tangga 1.300 VA dan 2.200 VA mulai dikenakan tarif penyesuaian (tariff adjustment) pada Desember 2015. Penerapan tersebut membuat kedua golongan pelanggan tersebut tidak lagi menerima tarif subsidi, karena sudah mengikuti mekanisme pasar.

Benny menambahkan tarif listrik pada tegangan rendah (TR) untuk pelanggan rumah tangga, bisnis skala menengah, dan kantor pemerintah skala menengah turun dari Rp1.509,38 per kWh menjadi Rp1.409,16 per kWh. Lalu, tarif listrik pada tegangan menengah (TM) untuk bisnis skala besar, kantor pemerintah skala besar, dan industri skala menengah turun dari Rp1.104,73/kWh menjadi Rp1.007,15/kWh.

"Sedang, tarif listrik pada tegangan tinggi (TT) untuk pelanggan industri skala besar turun dari Rp1.059,99 jadi Rp970,35/kWh," katanya.

Penurunan tarif TR sebesar Rp100,22 Rp/kWh itu disebabkan karena indikator makro ekonomi yakni kurs, ICP, dan inflasi sebesar Rp12,3/kWh dan efisiensi operasi Rp87,92/kWh. Sementara, penurunan tarif TM sebesar Rp97,58/kWh disebabkan makro ekonomi Rp9,01/kWh dan efisiensi Rp88,57/kWh. Untuk penurunan tarif TT Rp89,64/kWh disebabkan makro ekonomi Rp8,64/kWh dan efisiensi Rp81,0/kWh.

Acuan "tariff adjusment" Januari 2016 adalah nilai kurs Oktober 2015 sebesar Rp13.796/dolar AS dan November 2015 Rp13.673/dolar.

Lalu, patokan ICP pada Oktober 2015 adalah 43,68 dolar/barel dan November 2015 41,44 dolar/barel, sedang inflasi Oktober 2015 tercatat deflasi 0,08 persen dan November 2015 0,21 persen. Mulai Desember 2015, sebanyak 12 golongan tarif listrik sudah mengikuti mekanisme "tariff adjusment".

Ke-12 golongan tarif listrik tersebut adalah rumah tangga R-1/tegangan rendah (TR) daya 1.300 VA, rumah tangga R-1/TR daya 2.200 VA, rumah tangga R-2/TR daya 3.500 VA sampai 5.500 VA, dan rumah tangga R-3/TR daya 6.600 VA ke atas.

Selanjutnya, golongan bisnis B-2/TR daya 6.600VA sampai 200 kVA, bisnis B-3/tegangan menengah (TM) daya di atas 200 kVA, industri I-3/TM daya di atas 200 kVA, dan industri I-4/tegangan tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas.

Golongan lainnya adalah kantor pemerintah P-1/TR daya 6.600 VA sampai 200 kVA, kantor pemerintah P-2/TM daya di atas 200 kVA, penerangan jalan umum P-3/TR, dan ayanan khusus TR/TM/TT. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mulai Awal 2016, 12 Golongan Ini Alami Penyesuaian Tarif Listrik

Mulai Awal 2016, 12 Golongan Ini Alami Penyesuaian Tarif Listrik

Bisnis | Rabu, 30 Desember 2015 | 16:23 WIB

12 Pembangkit Listrik Mikrohidro Telah Terpasang di Jawa Barat

12 Pembangkit Listrik Mikrohidro Telah Terpasang di Jawa Barat

Bisnis | Jum'at, 25 Desember 2015 | 07:17 WIB

PLN Berhasil Rampungkan Kontrak 20 Miliar Dolar AS

PLN Berhasil Rampungkan Kontrak 20 Miliar Dolar AS

Bisnis | Rabu, 23 Desember 2015 | 12:37 WIB

Jokowi Kumpulkan 150 Investor Pembangkit Listrik di Istana Negara

Jokowi Kumpulkan 150 Investor Pembangkit Listrik di Istana Negara

Bisnis | Selasa, 22 Desember 2015 | 15:35 WIB

Pemerintah Serahkan Data Rumah Tangga Miskin Pada PLN

Pemerintah Serahkan Data Rumah Tangga Miskin Pada PLN

Bisnis | Senin, 21 Desember 2015 | 13:37 WIB

Operasi PLTU Holtekam Jayapura Terhambat Sengketa Lahan

Operasi PLTU Holtekam Jayapura Terhambat Sengketa Lahan

News | Minggu, 20 Desember 2015 | 09:07 WIB

PLN Tambah Transmisi untuk Tambah Pasokan Listrik Jakarta

PLN Tambah Transmisi untuk Tambah Pasokan Listrik Jakarta

Bisnis | Sabtu, 19 Desember 2015 | 18:09 WIB

Jika Listrik dari Energi Terbarukan Gagal, Nuklir Jadi Solusi?

Jika Listrik dari Energi Terbarukan Gagal, Nuklir Jadi Solusi?

Bisnis | Sabtu, 19 Desember 2015 | 04:15 WIB

ESDM Janji saat Natal Listrik di Sulut Tak 'Byar Pet'

ESDM Janji saat Natal Listrik di Sulut Tak 'Byar Pet'

News | Kamis, 17 Desember 2015 | 20:59 WIB

Terkini

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:48 WIB

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

Prabowo Ungkap Kekuatan Ekonomi Besar Mau Sogok Hakim sampai Presiden

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:28 WIB

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:20 WIB

Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online

Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:14 WIB

Zulhas: PAN Akan Terus Bersama Bapak Prabowo

Zulhas: PAN Akan Terus Bersama Bapak Prabowo

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:14 WIB

Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi

Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:11 WIB

Di Depan Prabowo, Zulhas Pamer Rp8 Miliar Hasil Potong Gaji Anggota DPR PAN untuk Rakyat

Di Depan Prabowo, Zulhas Pamer Rp8 Miliar Hasil Potong Gaji Anggota DPR PAN untuk Rakyat

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:06 WIB

Asing Mulai Serbu RI, Arus Modal Tembus Rp 141,6 T di Q3 2026

Asing Mulai Serbu RI, Arus Modal Tembus Rp 141,6 T di Q3 2026

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 22:03 WIB

Ketika Hijab Harus Mengikuti Gerak Perempuan Modern

Ketika Hijab Harus Mengikuti Gerak Perempuan Modern

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 21:56 WIB

×