12 Pembangkit Listrik Mikrohidro Telah Terpasang di Jawa Barat

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 25 Desember 2015 | 07:17 WIB
12 Pembangkit Listrik Mikrohidro Telah Terpasang di Jawa Barat
Pembangkit Listrik Mikro Hidro di NTB [Antara]

Suara.com - Kapasitas terpasang tenaga listrik yang dihasilkan pembangkit listrik tenaga mikrohidro di Jawa Barat mencapi 25.630 kilowatt yang telah melistriki ribuan rumah, khusunya di kawasan terpencil.

"Ada 12 pembangkit mikrohidro di Jabar, total eksisting saat ini menghasilkan 25.630 kilowatt. Sebagian besar tersebar di wilayah Jabar selatan," kata General Manager PLN Distribusi Jabar Banten Iwan Purwana di Bandung, Jumat (25/12/2015).

Selain itu, kata dia, ada pula pembangkit listrik yang menggunakan energi daur ulang sampah sebagai bahan bakarnya dengan menghasilkan 4.000-an kilowatt.

 "Total listrik yang dihasilkan dari kedua jenis pembangkit itu total 31.330 kilowatt. Itu di luar rumah yang dilistriki oleh listrik tenaga surya," kata Iwan.

Ia menyebutkan kawasan Jabar selatan terdapat beberapa daerah yang terpencil yang sulit terjangkau jaringan listrik PLN. Namun, di kawasan itu banyak terdapat sungai mengalir dan tidak mengganggu penggunaan air untuk masyarakat sekitar.

Bahkan beberapa sungai di kawasan itu tidak termanfaatkan karena kondisinya berada di bawah daerah pesawahan sehingga cocok untuk pembangkit listrik mikrohidro.

"Listrik yang dihasilkan dari PLTMH itu tidak terkoneksi dengan jaringan listrik Jawa Bali, tetapi langsung dialirkan ke rumah penduduk di kawasan itu," katanya.

Program PLTMH tersebut merupakan salah satu program elektrifikasi dalam program Jabar Caang 100 persen di Jawa Barat yang ditargetkan elektrifitasi di provinsi itu mencapai 100 persen pada tahun 2017.

Saat ini elektritifikasi di Jabar sudah 92 persen, atau 92 persen rumah sudah teraliri listrik. Ditargetkan dalam dua tahun ke depan sudah bisa mencapai 100 persen.

"Seluruh desa di Jabar sudah 100 teraliri listrik. Namun, di beberapa daerah belum bisa mencapai 100 persen karena kontur dan geografis daerahnya yang sulit," kata Iwan Purwana.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Krisis Listrik Melanda Iran Utara Akibat Rudal Israel Hantam Menara Tegangan Tinggi di Teheran

Krisis Listrik Melanda Iran Utara Akibat Rudal Israel Hantam Menara Tegangan Tinggi di Teheran

News | Senin, 30 Maret 2026 | 09:51 WIB

10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes

10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:09 WIB

Apindo: Ingatkan Risiko Krisis Listrik Akibat Pemangkasan Produksi Batu Bara

Apindo: Ingatkan Risiko Krisis Listrik Akibat Pemangkasan Produksi Batu Bara

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 14:53 WIB

Atasi Krisis Listrik, Pelajar di Afrika Selatan Ciptakan Kereta Bertenaga Surya

Atasi Krisis Listrik, Pelajar di Afrika Selatan Ciptakan Kereta Bertenaga Surya

Foto | Kamis, 20 Oktober 2022 | 11:00 WIB

Indonesia Over Suplai Listrik Saat Negara-negara di Dunia Krisis Energi

Indonesia Over Suplai Listrik Saat Negara-negara di Dunia Krisis Energi

Bisnis | Jum'at, 17 Juni 2022 | 09:13 WIB

Terkini

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:14 WIB

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:01 WIB

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:56 WIB

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:34 WIB

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:32 WIB

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:27 WIB

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:18 WIB

Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!

Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:12 WIB

Harga Avtur Naik 70%, Nasib Tarif Tiket Pesawat Gimana?

Harga Avtur Naik 70%, Nasib Tarif Tiket Pesawat Gimana?

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 14:42 WIB

LPDB Koperasi Perkuat Skema Penyaluran Dana Bergulir untuk Dukung Operasional KDKMP

LPDB Koperasi Perkuat Skema Penyaluran Dana Bergulir untuk Dukung Operasional KDKMP

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 14:35 WIB