Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

KPPU Masih Awasi "Mafia Beras" di Cipinang dan Karawang

Adhitya Himawan

Kamis, 28 Januari 2016 | 19:57 WIB
KPPU Masih Awasi "Mafia Beras" di Cipinang dan Karawang
Karung beras di Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur. [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Komisi Pengawas Persaingan Usaha sedang mengawasi adanya kemungkinan praktek "mafia" beras di Pasar Induk Cipinang dan Pasar Induk Beras Karawang (PIBK) dan berjanji akan menindak tegas jika bukti-buktinya sudah cukup lengkap.

"Ini yang sedang kita awasi dan kemungkinan itu ada (praktek mafia di Cipinan). Kita sudah melakukan pemantauan di kedua pasar induk itu beberapa waktu lalu dan inilah yang sedang kita kumpulkan," ujar Ketua KPPU Syarkawi Rauf di Makassar, Kamis (28/1/2016).

Dia mengatakan, selama pantauan dilakukan di beberapa daerah sejak akhir tahun lalu, menemukan banyak fakta baru termasuk hasil kunjungannya di Kabupaten Pinrang dan Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan.

Syarkawi mengungkapkan, perbincangannya dengan para pedagang beras di Kabupaten Pinrang yang menyebutkan "kapok" mengirim beras ke Pasar Induk Cipinang Jakarta karena adanya permainan yang membuat rugi para pengusaha.

"Kita masih melakukan investigasi dan jika terbukti pasti akan kita tindaki," jelasnya.

Dia mengungkapkan, pemantauannya pada akhir tahun lalu saat melakukan sidak di Cipinang, KPPU melihat adanya perilaku bisnis tidak sehat dalam mata rantai distribusi beras di Jakarta.

Saat ini, meski terdapat kelangkaan beras IR64 medium, sejumlah pemasok beras dari sejumlah daerah mengaku kesulitan memasok beras ke Jakarta. Pada akhirnya, hal ini membuat pasokan beras medium mengalami kelangkaan, sehingga harganya menjadi naik.

"Antara Pasar Induk Beras Karawang dan Pasar Induk Cipinang itu cukup berdekatan dan yang kita temukan itu di Karawang beras IR64 itu cukup melimpah, sedangkan di Cipinang justru kekurangan. Tapi anehnya, beras dari Karawang susah masuk ke Cipinang," katanya.

Menurut Syarkawi, indikasi permainan ini ada di permainan distribusi beras yang khusus ke Jakarta. Maka dari itu dirinya telah menugaskan tim investigator terbaik KPPU untuk segera menelusuri dimanakejadian ini.

"KPPU akan mendalami bagaimana alur distribusi beras ini. Siapa yang sebenarnya membuat pasokan beras jadi terhambat seperti sekarang. Jika terbukti ada perilaku persaingan tidak sehat, tentu KPPU akan tindak tegas," sebutnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu'mang kembali akan mendorong kerjasama antara Pemprov Sulsel dengan Pemerintah DKI Jakarta dalam hal pengiriman beras.

"Kita di Sulsel ini setiap tahunnya selalu surplus beras lebih dari 2 juta ton dan kita punya beras berkualitas baik. Makanya, nanti kita akan kembali mendorong kerjasamanya itu," katanya.

Sebagaimana pernah diinformasikan sebelumnya, KPPU pernah mengaku berhasil menemukan para pedagang besar komoditas beras di 11 provinsi yang melakukan pengaturan harga secara bersama-sama. 

Hal tersebut disampaikan KPPU kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kemudian mengizinkan lembaga tersebut merekomendasikan pencabutan izin usaha bagi perusahaan yang melakukan kartel dan memainkan harga.

Syarkawi mengaku telah melakukan pantauan di 11 Provinsi yang menjadi sentra beras nasional di Sumatera, Jawa, sampai Papua. Hasilnya di setiap provinsi KPPU menemukan adanya 5 (lima) pemain besar yang menentukan harga.

Dampak dari persekongkolan para pemain besar tersebut, beras menjadi langka di pasaran, dan harganya melonjak tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

1.000 Paket Beras Disalurkan di Teluknaga, Warga Prasejahtera Terbantu

1.000 Paket Beras Disalurkan di Teluknaga, Warga Prasejahtera Terbantu

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:05 WIB

Review The Gangster, The Cop, The Devil: Adu Brutal Polisi Nekat dan Bos Mafia Melawan Sang Iblis

Review The Gangster, The Cop, The Devil: Adu Brutal Polisi Nekat dan Bos Mafia Melawan Sang Iblis

Your Say | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:15 WIB

Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik

Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:00 WIB

Seret Bupati Tanggamus Soal Dugaan Mafia Tanah, Presiden-Mendagri Diminta Turun Tangan

Seret Bupati Tanggamus Soal Dugaan Mafia Tanah, Presiden-Mendagri Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 05:05 WIB

Bapanas Ultimatum Pedagang Beras, Stok Tembus Rekor 5,3 Juta Ton: Jangan Mainkan Harga!

Bapanas Ultimatum Pedagang Beras, Stok Tembus Rekor 5,3 Juta Ton: Jangan Mainkan Harga!

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 11:18 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB

Relawan Tzu Chi Susuri Rumah Warga Tanjung Pasir, Bagikan Kupon Beras untuk Keluarga Prasejahtera

Relawan Tzu Chi Susuri Rumah Warga Tanjung Pasir, Bagikan Kupon Beras untuk Keluarga Prasejahtera

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 06:00 WIB

Setelah BBM Naik, Harga Cabai dan Telur Turun Tajam, Beras Justru Bikin Khawatir

Setelah BBM Naik, Harga Cabai dan Telur Turun Tajam, Beras Justru Bikin Khawatir

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:42 WIB

Drama Lahan Roa Malaka: Pihak S Bantah Tudingan Mafia, Singgung Status Tersangka Lawan

Drama Lahan Roa Malaka: Pihak S Bantah Tudingan Mafia, Singgung Status Tersangka Lawan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:55 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB