Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

JK Minta Kemenkeu "Update" Teknologi Agar Warga Jujur Bayar Pajak

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 10 Februari 2016 | 18:13 WIB
JK Minta Kemenkeu "Update" Teknologi Agar Warga Jujur Bayar Pajak
Wapres Jusuf Kalla selaku Ketua Tim Transisi Partai Golkar bersama dua petinggi Partai Golkar Agung Laksono dan Aburizal Bakrie melakukan pertemuan tertutup di Rumah Dinas Wapres, Jakarta, Rabu (3/2). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Kementerian Keuangan mengupgrade teknologinya untuk mendeteksi kejujuran seseorang membayar pajak. Sehingga pendapatan pajak negara bisa meningkat.

"Kami meminta Kementerian Keuangan memajukan teknologinya agar semua orang membayar pajak dengan jujur," kata Wapres dalam acara pembukaan Rakernas Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Jakarta, Rabu (10/2/2016).

JK menilai masih banyak pihak yang seharusnya dapat membayar pajak untuk negeri ini masih belum terjangkau. Ada pula contoh harta bangsa yang keluar tetapi uangnya malah tersimpan di negara tetangga.

"Uangnya tidak masuk (ke Indonesia). Ini yang harus diperbaiki," tukasnya.

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai bahwa upaya "tax amnesty" (pengampunan pajak) oleh pemerintah akan memberikan dampak positif bagi produk investasi di pasar modal seperti reksa dana.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio menjelaskan tax amnesty ini akan mendorong pendapatan pajak naik. Bahwa dana yang masuk ke pasar modal melalui produk reksa dana itu pastinya juga akan ditempatkan pada efek surat utang (obligasi) dan saham yang akhirnya turut menopang kinerja industri pasar modal domestik.

Sebagaimana diwartakan, skema penggantian sanksi pajak dengan tebusan dalam Rancangan Undang-Undang Pengampunan Pajak atau "Tax Amnesty" akan mengkonversikan dana yang selama ini mengendap menjadi investasi, sehingga dapat menjadi stimulus bagi perekonomian, kata Wakil Ketua Umum Apindo.

Dalam naskah RUU Pengampunan Pajak, disebutkan wajib pajak perusahaan atau orang yang mengajukan permohonan pengampunan akan mendapat pengampunan dengan tarif tebusan dari 2 hingga 6 persen, tergantung periode waktu sepanjang 2016.

Sebelumnya juga Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memastikan pemerintah segera menyerahkan draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengampunan Pajak melalui penerbitan Amanat Presiden (Ampres) kepada DPR RI. Menkeu mengharapkan dengan adanya Ampres tersebut maka pembahasan RUU ini bisa segera berlangsung dan disetujui menjadi Undang-Undang (UU) oleh badan legislatif paling lambat pada semester I-2016.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengampunan Pajak Diyakini Berdampak Positif Bagi Reksa Dana

Pengampunan Pajak Diyakini Berdampak Positif Bagi Reksa Dana

Bisnis | Rabu, 10 Februari 2016 | 16:05 WIB

JK Tolak DPD Dibubarkan

JK Tolak DPD Dibubarkan

News | Sabtu, 06 Februari 2016 | 14:24 WIB

Tanpa Pengampunan Pajak, Target Pajak 2016 Sulit Tercapai

Tanpa Pengampunan Pajak, Target Pajak 2016 Sulit Tercapai

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 23:31 WIB

Pengampunan Pajak Diyakini akan Genjot Investasi di Indonesia

Pengampunan Pajak Diyakini akan Genjot Investasi di Indonesia

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 22:10 WIB

Menko Darmin: Pemerintah Masih Pelajari Revisi Target Pajak 2016

Menko Darmin: Pemerintah Masih Pelajari Revisi Target Pajak 2016

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 22:03 WIB

Menkeu Jamin Pengurangan Target Pajak Tak Timbulkan Gangguan

Menkeu Jamin Pengurangan Target Pajak Tak Timbulkan Gangguan

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 21:58 WIB

Apindo Minta Target Pajak 2016 Direvisi Jadi Rp1.168 Triliun

Apindo Minta Target Pajak 2016 Direvisi Jadi Rp1.168 Triliun

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 21:53 WIB

Ini Resep untuk Minimalkan PHK Versi Wapres Jusuf Kalla

Ini Resep untuk Minimalkan PHK Versi Wapres Jusuf Kalla

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 03:46 WIB

Neymar Ditawari Uang Banyak untuk Pergi dari Camp Nou

Neymar Ditawari Uang Banyak untuk Pergi dari Camp Nou

Bola | Rabu, 03 Februari 2016 | 19:00 WIB

JK Pertemukan ARB dan Agung

JK Pertemukan ARB dan Agung

Foto | Rabu, 03 Februari 2016 | 14:47 WIB

Terkini

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:47 WIB

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:22 WIB

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:11 WIB

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB

Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:35 WIB

Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun

Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:31 WIB

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:22 WIB

Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak

Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:15 WIB

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:03 WIB

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:53 WIB