Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Lonjakan Persediaan AS & Arab Saudi Batasi Kenaikan Harga Minyak

Adhitya Himawan

Jum'at, 19 Februari 2016 | 07:25 WIB
Lonjakan Persediaan AS & Arab Saudi Batasi Kenaikan Harga Minyak
Ilustrasi Harga Minyak {FreeDigitalPhotos/Sujin Jetkasettakorn)

Suara.com - Lonjakan dalam persediaan minyak mentah dan produk minyak di Amerika Serikat serta penolakan pemangkasan produksi oleh Arab Saudi membatasi reli harga minyak pada Kamis (Jumat pagi WIB 19/2/2016).

Setelah melonjak lebih dari empat persen menjadi hampir 32 dolar AS per barel, patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret, berakhir dengan hanya bertambah 11 sen menjadi 30,77 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Patokan Eropa, minyak mentah Brent untuk penyerahan April bersiap untuk menambah keuntungan tujuh persen pada Rabu (17/2/2016), tetapi kemudian berbalik arah menjadi ditutup turun 22 sen menjadi menetap pada 34,28 dolar AS per barel di perdagangan London.

Sedikit mengurangi "rebound" di pasar minyak yang dimulai pekan lalu, Departemen Energi AS (DoE) melaporkan peningkatan 2,1 juta barel pada persediaan komersial AS, bersama dengan peningkatan yang cukup besar dalam bensin dan produk-produk sulingan lainnya.

Pasokan minyak mentah AS pekan lalu bertambah 2,1 juta barel menjadi 504,1 juta barel, 78,5 juta barel lebih besar dari satu tahun sebelumnya, menurut laporan mingguan dari DoE.

Persediaan di Cushing, Oklahoma, titik pengiriman untuk kontrak AS, naik 30.000 barel menjadi 64,73 juta barel.

Sementara itu, laporan juga menunjukkan bahwa produksi minyak mentah AS turun 51.000 barel menjadi 9,135 juta barel per hari pekan lalu.

Itu tanda bahwa surplus masih meningkat di pasar, diikuti oleh menteri luar negeri Arab yang dengan tegas menolak setiap pengurangan produksi minyak mentah di negaranya, meskipun ada perjanjian tentatif dengan Rusia dan produsen lainnya untuk membekukan produksi pada tingkat Januari.

"Jika produsen lain ingin membatasi atau menyetujui pembekuan dalam hal produksi tambahan, yang mungkin berdampak pada pasar, tetapi Arab Saudi tidak siap untuk memangkas produksi," Adel al-Jubeir mengatakan kepada AFP dalam sebuah wawancara eksklusif.

Departemen Energi AS juga memperingatkan tekanan jangka menengah lebih besar pada pasar dari produsen-produsen Teluk Meksiko, yang katanya akan terus meningkatkan produksi selama dua tahun ke depan meskipun harga lemah.

Dikatakan rata-rata produksi dari bagian AS di Teluk akan mencapai 1,63 juta barel per hari tahun ini dan naik menjadi 1,91 juta barel per hari hingga akhir 2017.

Tetapi juga dikatakan bahwa harga rendah telah memaksa pengurangan dalam eksplorasi dan pengembangan, sehingga beberapa proyek dalam tahap yang relatif awal tidak mungkin dilanjutkan.

Bob Yawger dari Mizuho Securities mengatakan, namun demikian bahwa pasar menunjukkan beberapa dukungan, karena pertemuan antara produsen OPEC dan Rusia tentang menjaga produksi di bawah kontrol untuk memperkuat pasar.

"Itu cenderung mendukung pasar di sini dan mempertahankannya dari penurunan lebih lanjut," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lonjakan Harga Minyak Dunia dan Isu Bunga Fed Buat Dolar AS Makin Perkasa

Lonjakan Harga Minyak Dunia dan Isu Bunga Fed Buat Dolar AS Makin Perkasa

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:50 WIB

Ancaman Denda Musuh Iran Lewat Selat Hormuz Dorong Kenaikan Harga Minyak Dunia Awal Agustus 2026

Ancaman Denda Musuh Iran Lewat Selat Hormuz Dorong Kenaikan Harga Minyak Dunia Awal Agustus 2026

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:31 WIB

Iran Ancam Blokir Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak

Iran Ancam Blokir Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:57 WIB

Harga Minyak Dunia Naik saat Iran, Oman dan AS Mau Tentukan Nasib Selat Hormuz

Harga Minyak Dunia Naik saat Iran, Oman dan AS Mau Tentukan Nasib Selat Hormuz

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Negosiasi Iran Berlanjut, Harga Minyak Dunia Terkoreksi ke Bawah 80 Dolar AS per Barel

Negosiasi Iran Berlanjut, Harga Minyak Dunia Terkoreksi ke Bawah 80 Dolar AS per Barel

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah

Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:26 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi, Risiko Serangan di Selat Hormuz Belum Mereda

Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi, Risiko Serangan di Selat Hormuz Belum Mereda

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi

Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Bahlil Pastikan BBM Subsidi Tak Naik Meski Harga Minyak Dunia Berfluktuasi

Bahlil Pastikan BBM Subsidi Tak Naik Meski Harga Minyak Dunia Berfluktuasi

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:43 WIB

Minyak Dunia Semakin Murah, Harga BBM Gimana?

Minyak Dunia Semakin Murah, Harga BBM Gimana?

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:37 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×