Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Lion Group Kucurkan Rp7 Triliun di Batam Hingga 2025

Liberty Jemadu

Sabtu, 27 Februari 2016 | 04:05 WIB
Lion Group Kucurkan Rp7 Triliun di Batam Hingga 2025
Ilustrasi pesawt-pesawat milik maskapai Lion Air (Shutterstock).

Suara.com - Batam Aero Technic (BAT), anak perusahaan Lion Group yang bergerak di bidang perawatan pesawat (MRO) akan berinvestasi mencapai Rp7 triliun hingga 2025 mendatang di Batam.

Direktur Utama Batam Aero Technic Romdani di Jakarta, Jumat (26/2/2016) mengatakan investasi tersebut termasuk pengembangan hanggar dan pembangunan hanggar baru, seperti hanggar pengecatan pesawat.

"Secara total pengembangan hanggar plus fasilitas yang sekarang 28 hektar itu minimal 500 juta dolar atau sekitar Rp7 triliun sampai 2025," katanya.

Dia mengatakan untuk investasi tahun ini, pihaknya telah menggelontorkan dana sebesar 40 juta dolar AS.

Dengan pengembangan kapasitas hanggar, dia mengatakan nantinya fasilitas itu akan memuat 50 pesawat berbadan sempit (narrow body).

"Kalau untuk wide body (pesawat berbadan lebar) saat ini hanya mampu menampung empat saja," katanya.

Romdani juga mengatakan pihaknya akan memperluas pasar perawatan pesawat kepada maskapai lain dan di luar negeri, sementara saat ini baru dimanfaatkan oleh maskapai Lion Group, yaitu Lion Air, Batik Air dan Wings Air.

"Mereka sudah minta karena memang belum banyak yang kita terima paling kita berikan slot hanggar untuk Asialink dan ada juga dari Rusia mau pinjam sekitar tiga hari," katanya.

Romdani mengungkapkan alasan belum dibukanya jasa perawatan pesawat untuk maskapai lain karena untuk perawatan pesawat Lion Group sendiri jumlahnya sudah banyak.

"Nanti kita ambil pasar dari luar, saya siapkan 30 persen pasar dari luar," katanya.

Selain itu, ekspansi bisnis yang sudah dilakukan melalui kerja sama dengan maskapai lain, yakni dengan maskapai asal Jerman, Lufthansa.

Dia mengatakan kerja sama tersebut berupa perawatan mesin "turboprop" dengan nilai kontrak mencapai 10 juta dolar AS dalam jangka waktu lima tahun.

"Lufthansa akan membawa fasilitasnya ke sini, mesin yang mereka punya akan dirawat di kita tentunya dengan pengawasan mereka," katanya.

Romdani mengungkapkan pemindahan perawatan Lufthansa ke BAT tersebut karena Lufthansa ingin menghemat biaya karena upah teknisi di Indonesia masih murah.

"Di sana upahnya 100 dolar AS per orang per jam, di sini masih 10 dolar AS, mereka bisa 'saving' (menghemat)," katanya.

Dia mengatakan Lufthansa juga akan mengembangkan tipe mesin lain di hanggar BAT tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wings Air Kini Buka Rute Baru Penerbangan Lombok-Bima

Wings Air Kini Buka Rute Baru Penerbangan Lombok-Bima

Bisnis | Selasa, 23 Februari 2016 | 20:29 WIB

Perketat Keamanan Penerbangan, Lion Group Gandeng Kepolisian

Perketat Keamanan Penerbangan, Lion Group Gandeng Kepolisian

Bisnis | Jum'at, 19 Februari 2016 | 14:36 WIB

Terkini

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12 WIB

Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi

Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:52 WIB

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:27 WIB

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:05 WIB

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB