Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Minyak Naik Meski Persediaan AS Bertambah

Tomi Tresnady | Suara.com

Kamis, 03 Maret 2016 | 06:55 WIB
Harga Minyak Naik Meski Persediaan AS Bertambah
Pengisian bahan bakar minyak di SPBU Cikini, Jakarta, Selasa (1/3/2016) [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Harga minyak dunia diperdagangkan sedikit lebih tinggi pada Rabu (2/3/2016) atau Kamis pagi WIB, karena spekulasi potensi kesepakatan para produsen membatasi produksi mereka mengimbangi lonjakan persediaan minyak Amerika Serikat (AS).

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April, naik 26 sen menjadi berakhir di 34,66 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Di perdagangan London, minyak mentah Brent North Sea, patokan Eropa, untuk pengiriman Mei bertambah 12 sen menjadi menetap di 36,93 dolar AS per barel.

Persediaan minyak mentah komersial AS melonjak 10,4 juta barel menjadi 518 juta barel untuk pekan yang berakhir 26 Februari, 73,6 juta barel lebih besar dari satu tahun sebelumnya, menurut data yang dirilis oleh Badan Informasi Energi AS (EIA), unit dari Departemen Energi AS (DoE).

Persediaan minyak distilasi, termasuk minyak pemanas rumah, juga meningkat tajam. Pada sisi lain, data menunjukkan bahwa produksi minyak AS turun untuk minggu ke-16 berturut-turut.

Produksi minyak mentah AS kehilangan 25.000 barel menjadi 9,077 juta barel per hari pekan lalu.

Persediaan di Cushing, Oklahoma, titik pengiriman untuk kontrak AS, naik 1,2 juta barel menjadi 66,26 juta barel.

"Angka-angka EIA jelas 'bearish', tidak ada keraguan tentang hal itu," kata Andy Lipow dari perusahaan konsultan Lipow Oil Associates.

Namun para analis mengatakan harga terangkat oleh pembicaraan antara para produsen tentang rencana untuk mengkoordinasikan batas untuk produksi. Arab Saudi, Rusia dan lain-lainnya telah mengatakan mereka akan berupaya membatasi produksi jika produsen lainnya mengikuti.

Tim Evans, analis di Citi Futures, mengatakan pasar minyak naik karena "dukungan nyata dari pernyataan Venezuela yang menjanjikan pertemuan antara 15 atau lebih produsen minyak 'segera'." Lipow juga mengutip laporan bahwa Arab Saudi telah mencari pinjama internasional sebesar 10 miliar dolar AS, sebagai salah satu faktor pendukung dalam harga.

"Saya pikir pasar mengartikan itu bahwa mereka berada di bawah tekanan keuangan" lanjutnya, mereka juga akan segera mendukung aksi Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk memotong produksi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga BBM di Indonesia dan Malaysia Turun Mulai Hari Ini

Harga BBM di Indonesia dan Malaysia Turun Mulai Hari Ini

Bisnis | Selasa, 01 Maret 2016 | 09:57 WIB

Harga Minyak Turun Lagi Akibat Tak Ada Pembatasan Produksi

Harga Minyak Turun Lagi Akibat Tak Ada Pembatasan Produksi

Bisnis | Sabtu, 27 Februari 2016 | 11:40 WIB

Empat Negara Ini akan Segera Stabilkan Harga Minyak Dunia

Empat Negara Ini akan Segera Stabilkan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Jum'at, 26 Februari 2016 | 11:29 WIB

Venezuela Perkuat Pembatasan Produksi, Harga Minyak Dunia Naik

Venezuela Perkuat Pembatasan Produksi, Harga Minyak Dunia Naik

Bisnis | Jum'at, 26 Februari 2016 | 11:17 WIB

Harga Emas yang Diperdagangkan Pagi Ini Tidak Berubah

Harga Emas yang Diperdagangkan Pagi Ini Tidak Berubah

Bisnis | Jum'at, 26 Februari 2016 | 11:12 WIB

Data Ekonomi AS Positif, Saham Wall Street Naik Lagi

Data Ekonomi AS Positif, Saham Wall Street Naik Lagi

Bisnis | Jum'at, 26 Februari 2016 | 11:09 WIB

Stabilnya Harga Minyak Dunia Membuat Kurs Rupiah Menguat

Stabilnya Harga Minyak Dunia Membuat Kurs Rupiah Menguat

Bisnis | Jum'at, 26 Februari 2016 | 10:48 WIB

Iran Tolak Bekukan Produksi Minyak, Harga Minyak Tenggelam

Iran Tolak Bekukan Produksi Minyak, Harga Minyak Tenggelam

Bisnis | Rabu, 24 Februari 2016 | 07:30 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi Pagi Ini

Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 24 Februari 2016 | 04:37 WIB

Fluktuasi Harga Minyak Dunia Stabil, Kurs Rupiah Menguat

Fluktuasi Harga Minyak Dunia Stabil, Kurs Rupiah Menguat

Bisnis | Selasa, 23 Februari 2016 | 17:43 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB