Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Kemaritiman Koordinasi dengan 3 Kementerian Tekan Dwelling Time

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 18 Maret 2016 | 19:49 WIB
Kemaritiman Koordinasi dengan 3  Kementerian Tekan Dwelling Time
Aktivitas bongkar muat (Dwelling Time) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (18/2). (Antara)

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman saat ini tengah melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan permintaan Presiden Joko Widodo agar waktu bongkar muat barang di pelabuhan dipersingkat.

Deputi Bidang Sumber Daya dan Jasa Kemenko Maritim dan Sumber Daya, Agung Kuswandono, mengatakan target yang sudah dicapai akan terus ditingkatkan hingga maksimum tiga hari. Kementerian kini terus menjalin koordinasi dengan PTKAIPelindo II, Bea Cukai, dan kementerian-kementerian dan lembaga-lembaga negara.

"Pak Menko (Rizal Ramlimemerintahkan agar hitungan dwelling time bisa diturunkan. Makanya kita sedang membahas aspek administrasinya dengan banyak pihak," kata Agung ketika mendatangi Pelindo II di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/3/2016).

Ia menjelaskan salah satu yang akan dibahas dalam waktu dekat adalah pengoperasian kereta api logistik di pelabuhan yang masih terkendala soal administratif.

"Aspek administrasi itu tidak mudah karena kita bicara sistem bisnis yang di sana ada unsur profit, unsur regulasi yang harus kita selesaikan semua. Kalau membangun kereta apinya itu relatively sudah selesai dan sudah diuji coba dan sekarang sudah bisa jalan, tapi kan harus ada administrasinya seperti siapa yang mengoperasikannya dan segala macam," katanya.

Ia mengklaim waktu tunggu bongkar muat kapal di Pelabuhan Tanjung Priok sekarang sudah lebih cepat menjadi 3,5 hari sampai 3,6 hari. Capaian ini dinilai sudah melebihi target yang ditetapkan Presiden Joko Widodo yakni 4,7 hari.

"Pak Jokowi minta ke pak menko (kemaritiman) dan diterjemahkan di satgas. Kita sekarang sudah 3,5-3,6 hari di bawah target 4,7 hari, itu kita sudah tercapai. Tapi ditargetkan lagi jadi 2-3 hari, masih ada pekerjaan besar lagi buat kita," katanya.

Ia meyakini dalam waktu dekat Kemenko Maritim akan mencapai target.

"Yakinlah. Kalau presiden sudah bicara kan harus kita laksanakan. Jangan bilang nggak bisa dulu," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tekan Dwelling Time, Pemerintah Berdayakan Tiga Pelabuhan Banten

Tekan Dwelling Time, Pemerintah Berdayakan Tiga Pelabuhan Banten

Bisnis | Jum'at, 18 Maret 2016 | 19:10 WIB

Atasi "Dwelling Time", Menko Rizal Siapkan 7 Langkah Strategis

Atasi "Dwelling Time", Menko Rizal Siapkan 7 Langkah Strategis

Bisnis | Senin, 14 Maret 2016 | 17:00 WIB

"Dwelling Time" Lama, Macet Jakarta Disalahkan

"Dwelling Time" Lama, Macet Jakarta Disalahkan

Bisnis | Senin, 14 Maret 2016 | 16:45 WIB

Ide Baru Menko Rizal untuk Potong "Dwelling Time"

Ide Baru Menko Rizal untuk Potong "Dwelling Time"

Bisnis | Senin, 14 Maret 2016 | 16:23 WIB

Terkini

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55 WIB

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB