Ini Tips Pertamina Jika Ingin Harga BBM Sama dengan Malaysia

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 29 Maret 2016 | 13:34 WIB
Ini Tips Pertamina Jika Ingin Harga BBM Sama dengan Malaysia
Penjualan BBM jenis Pertalite RON 90 di SPBU Coco, Abdul Muis, Jakarta, Selasa (22/7). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Beberapa kalangan menilai harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dengan RON 88 yang dijual oleh PT Pertamina (Persero) masih sangat mahal jika dibandingkan dengan Malaysia dan Amerika Serikat.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang mengatakan, bisa saja harga BBM di Indonesia disamakan dengan Malaysia, Singapura atau Amerika Serikat. Namun, pemerintah harus mengubah sistem penerimaan dan keuangan negaranya.

“Bisa saja kalau Indonesia BBM nya mau disamakan dengan Malaysia. Tapi pemerintah harus mengubah sistem penerimaan, keuangan dan sistem akutansi negara. Kalau mau kan ya bisa,”kata Bambang saat ditemui dalam diskusi di Hotel Royal, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (29/3/2016).

Ia pun menjelaskan, harga BBM di Indonesia bisa lebih mahal jika dibandingkan dengan Malaysia lantaran, selain komponen pajak, ada pungutan dan distribusi antar wilayah yang membutuhkan dana yang besar.

“Setiap negara kan punya kebijakan. Kalau di Malaysia antara pajak sama subsidi itu satu pintu masuk. Tidak penerimaan satu terus dipengeluaran di APBN. Jadi ketika pemerintah harga turun atau tidak turun kan akhirnya pemerintah terima untung itu satu, ketika harga naik pemerintah belum menaikkan berarti itu kasih subsidi dan itu posnya di satu rekening atau satu gentong. Nah di kita itu beda, nah susahnya disitu,” katanya. 

Mahalnya harga BBM di Indonesia dikritik sejumlah pengamat, termasuk Faisal Basri yang pernah menjadi Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas yang dibentuk oleh Presiden Joko Widodo untuk mengkaji persoalan mafia migas di Indonesia. Menurutnya, masyarakat Indonesia menikmati harga yang lebih mahal karena kualitas premium yang hanya RON 88. Sementara rakyat Malaysia telah menikmati BBM dengan kadar RON minimal 95 yang di Indonesia setara dengan produk Pertamax Plus. 

Pemerintah Malaysia telah menetapkan harga BBM semua jenis turun dan telah berlaku mulai 1 Januari 2016. Semua jenis BBM turun dibandingkan dengan Desember 2015. Pemerintah Malaysia tidak mengenakan pajak atas RON 95. Jika ditambah pajak sebagaimana berlaku di Indonesia, harga RON 95 plus pajak di Malaysia adalah Rp 5.973 X 1.15 = Rp 6869 per liter. Ditambah Dana Ketahanan Energi (DKE) Rp 200, maka harga eceran di Malaysia Rp 7.069.  Berarti Rp 181 lebih murah ketimbang harga premium di Indonesia. Padahal beda oktannya cukup besar, sebesar 7.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Daftar Harga BBM Pertamina, BP, Shell, dan Vivo per Tanggal 28 Agustus 2026

Daftar Harga BBM Pertamina, BP, Shell, dan Vivo per Tanggal 28 Agustus 2026

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 07:42 WIB

Festival DEB Pertamina 2026 Perkuat Kolaborasi, Dorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Festival DEB Pertamina 2026 Perkuat Kolaborasi, Dorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:31 WIB

PHE Perkuat Peran Indonesia dalam Pengembangan Carbon Capture and Storage di Kawasan Regional

PHE Perkuat Peran Indonesia dalam Pengembangan Carbon Capture and Storage di Kawasan Regional

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan, Nol Jejak Sampah

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan, Nol Jejak Sampah

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Produksi Sumur Semberah-206 Melebihi Target, Elnusa Perkuat Performa di Bisnis Hulu

Produksi Sumur Semberah-206 Melebihi Target, Elnusa Perkuat Performa di Bisnis Hulu

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:07 WIB

Pertalite Jebol Diburu Pengguna Peralihan Pertamax, Tapi Stok Diklaim Aman

Pertalite Jebol Diburu Pengguna Peralihan Pertamax, Tapi Stok Diklaim Aman

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026 Digelar, Promosikan Daur Ulang Limbah Plastik

Pertamina Eco RunFest 2026 Digelar, Promosikan Daur Ulang Limbah Plastik

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:42 WIB

Di Hadapan Presiden RI, Pertamina NRE Pamerkan PLTS Pulau Sembur Dukung Program PLTS 100 GWp

Di Hadapan Presiden RI, Pertamina NRE Pamerkan PLTS Pulau Sembur Dukung Program PLTS 100 GWp

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Harga Pertamax Turun Rp300, Mengapa Harga BBM Bisa Fluktuatif?

Harga Pertamax Turun Rp300, Mengapa Harga BBM Bisa Fluktuatif?

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:39 WIB

1.000 Liter BBM Mulai Dipasok untuk Alat Berat Tangani Gempa Manggarai

1.000 Liter BBM Mulai Dipasok untuk Alat Berat Tangani Gempa Manggarai

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Terkini

Tanpa Gaji Tetap, Kisah Penjaga Pantai Gaza Bertaruh Nyawa di Tengah Tawa Warga Palestina

Tanpa Gaji Tetap, Kisah Penjaga Pantai Gaza Bertaruh Nyawa di Tengah Tawa Warga Palestina

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Polri Klaim Situasi Nasional Pasca Demo 27 Agustus Kondusif: Aktivitas Berjalan Normal

Polri Klaim Situasi Nasional Pasca Demo 27 Agustus Kondusif: Aktivitas Berjalan Normal

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Sempat Dikira Kondusif, Pramono Anung Kecewa Demo DPR Berujung Perusakan Fasilitas

Sempat Dikira Kondusif, Pramono Anung Kecewa Demo DPR Berujung Perusakan Fasilitas

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:36 WIB

Arti Tawon atau Lebah Membuat Sarang di Rumah Menurut Primbon

Arti Tawon atau Lebah Membuat Sarang di Rumah Menurut Primbon

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Demo Kondusif, Rupiah Berotot Hari Ini ke Level Rp17.693/USD

Demo Kondusif, Rupiah Berotot Hari Ini ke Level Rp17.693/USD

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:29 WIB

Tak Cuma Andalkan Mal, Digiplus Buka Free Standing Store Pertama untuk Kejar Pasar Gadget

Tak Cuma Andalkan Mal, Digiplus Buka Free Standing Store Pertama untuk Kejar Pasar Gadget

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Proyek LRT City Bakal Jalan Lagi

Proyek LRT City Bakal Jalan Lagi

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:13 WIB

Raja Norwegia Harald V Meninggal Dunia, Pangeran Haakon Naik Tahta

Raja Norwegia Harald V Meninggal Dunia, Pangeran Haakon Naik Tahta

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:13 WIB

Mulai September, BI Hilangkan Insentif Bank yang Kebanyakan Pegang Surat Berharga

Mulai September, BI Hilangkan Insentif Bank yang Kebanyakan Pegang Surat Berharga

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:12 WIB

KPK Sisir Izin Tinggal WNA di Bali, Kepala Imigrasi Denpasar Diperiksa

KPK Sisir Izin Tinggal WNA di Bali, Kepala Imigrasi Denpasar Diperiksa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:10 WIB

×