Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Wendy Pratama, Jawab Kebingungan Pencari Kerja via Lingkaran.co

Adhitya Himawan

Minggu, 03 April 2016 | 01:00 WIB
Wendy Pratama, Jawab Kebingungan Pencari Kerja via Lingkaran.co
Kegiatan edukasi yang memadukan latar belakang pendidikan dengan industri kreatif oleh Lingkaran.co. [Lingkaran.co]

Suara.com - Ada benarnya anggapan bahwa zaman sekarang ini mencari pekerjaan cukup susah meskipan ia lulusan sarjana perguruan tinggi sekalipun. Bahkan sarjana yang telah lulus banyak yang bingung bagaimana untuk memulai langkah dalam dunia kerja.

Kebingungan itu juga pernah dialami oleh Wendy Pratama, pemuda asal Bandung yang telah menamatkan kuliah di jurusan arsitektur Institute Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 2013. Setelah lulus, Wendy dimintan ibunya untuk merubah desain rumah mereka tinggal. Namun saat ia mencoba memenuhi permintaan sang ibu, ia baru menyadari dirinya cuma bisa menggambar desain rumah.

Ia sama sekali tak paham bagaimana menyusun batu bata, mengecor semen rumah, serta jaringan orang bisa melaksanakan renovasi fisik bangunan rumah. “Pengalaman itu membuat saya menyadari bahwa dunia pendidikan kita tidak mempersiapkan diri kita untuk siap memasuki dunia kerja. Saya kuliah 5 setengah tahun, tapi nyatanya bikin rumah untuk diri sendiri saja tidak bisa,” kata Wendy saat diwawancarai Suara.com di Jakarta, Rabu (30/3/2016).

Sepertinya pernyataan Wendy di atas ada benarnya. Belajar memang bisa dari mana saja, tapi banyak dari kita yang menyadari setelah dewasa bahwa sekolah kita terlalu banyak mengajarkan soal teori. Prakteknya? Pasti anda bukan satu-satunya yang pernah mengalami kebingungan saat baru lulus kuliah.

Latar belakang inilah yang mendorong Wendy membentuk Lingkaran.co yang punya misi untuk melingkarkan pendidikan dengan industri kreatif. Wendy berharap kedepannya jangan sampai terjadi semakin banyak orang yang pintar tapi tak mahir memanfaatkan kepintarannya. “Makanya melalui Lingkaran.co yang berbasis creative sharing community, mencoba menjembatani dunia kampus dengan dunia kerja, terutama industri kreatif,” tutur Wendy.

Lingkaran.co baru terbentuk pada Oktober 2014 lalu. Awalnya, Lingkara.co focus menjadi penyedia jasa kegiatan edukasi bagi para lulusan baru dari dunia kampus agar mudah memasuki industri kreatif. Tetapi dalam perkembangannya, Lingkaran.co mulai menerima orang yang berusia lebih tua jika memang ia baru saja memulai kegiatan wirausahanya.

Bisnis utama dari lingkaran.co adalah pendidikan, sehingga sistem course dan workshop dirasa menjadi cara tepat untuk memacu mereka yang ingin memraktekkan ilmu di bidang industri kreatif. Sejauh ini, lingkaran.co menjalankan misinya tidak sendiri. Mengatasnamakan  creative sharing community, yang mana fokusnya memang industri kreatif, value yang ingin disampaikan adalah sharing,dan basisnya komunitas, maka lingkaran.co telah beberapa kali merapatkan barisan dengan komunitas-komunitas untuk membuka sebuah course atau workshop.

Dengan berkolaborasi bersama komunitas yang sudah expert pada bidangnya, kelas yang biasanya dilaksanakan selama 3-4 jam oleh Lingkaran.co juga sebagai penyambung antara kegiatan komunitas dan hausnya peserta kelas untuk terus menekuni materi course atau workshop yang sudah diberikan. Sehingga setelah kelas usai, para peserta diarahkan untuk ikut bergabung dengan komunitas pemberi materi itu jika ingin melanjutkan proses penggalian ilmu dan prakteknya.

“Beberapa mitra yang kami gandeng adalah Coworking Space di Kemang, Jakarta Selatan dan Coworking.Place di Jalan Wijaya, Jakarta Selatan. Paling banyak dua itu,” ujar Wendy. Saat ini mitra Lingkaran.co sudah mencapai 128 lembaga.

Berbagai program yang wajib diusung oleh Lingkaran.co antara lain real work project; yang basisnya adalah sesuai dengan real world bukan hanya teori, applicable skill; teori 10 persen, praktek 90 persen; dan project base; setiap peserta membawa output by project. Dalam program-program tersebut, lingkaran.co akan fokus pada tiga hal yang semuanya berdasar pada industri kreatif. Pertama adalah people development; yang lebih mengarah untuk memotivasi dan menginspirasi individu dalam menggilai industri kreatif, skill; membentuk kelas course atau workshop yang menonjolkan sisi prakteknya, dan entrepreneurship; mencoba mengajak hijrah para pecinta industri kreatif untuk bergerak menuju bisnis atau creativepreneurs melalui pengembangan skill.

“Mungkin sekarang industri kreatif masih tersentralisasi di kota-kota besar, tapi harapannya daerah yang berpotensi pun bisa dirangkul. Kedepannya semoga lingkaran.co juga bisa menyasar daerah-daerah itu. Indonesia itu SDM dan SDA memang banyak.” jelas Wendy.

Sayangnya, Wendy enggan membeberkan berapa pendapatan usaha Lingkaran.co dari bisnis jasa harmonisasi dunia pendidikan dengan industri kreatif. Ia beralasan saat ini profit belum menjadi prioritas pertama Lingkaran.co. “Tapi kami sedang dalam proses mengurus izin badan hukum berbentu Perseroan Terbatas (PT). Yang pasti revenue kami juga berasal dari berbagai mitra yang bingung mencari kegiatan untuk mengisi acara ditempat mereka,”tutup Wendy.

 Jika anda ingin bergabung dan segera merasakan virus industri kreatif ala Lingkaran.co, silakan langsung untuk mengakses www.lingkaran.co.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukan Sekadar Buku Nasihat, Ini Alasan "4 You, Ladies" Berasa Seperti 'Teman Ngobrol' Sehari-hari

Bukan Sekadar Buku Nasihat, Ini Alasan "4 You, Ladies" Berasa Seperti 'Teman Ngobrol' Sehari-hari

Your Say | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:12 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Inspiratif, Kisah Mantan TKI Jadi Pencipta Lapangan Kerja di Lampung

Inspiratif, Kisah Mantan TKI Jadi Pencipta Lapangan Kerja di Lampung

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kisah Ratna Wirahadikusumah, Perempuan di Balik Pembangunan 250 Gerai Restoran di Indonesia

Kisah Ratna Wirahadikusumah, Perempuan di Balik Pembangunan 250 Gerai Restoran di Indonesia

Lifestyle | Senin, 11 Mei 2026 | 16:10 WIB

Dari Kios Sederhana ke Kairo: Kisah Ayah di Makassar Kuliahkan Anak ke Mesir Lewat Usaha Warung

Dari Kios Sederhana ke Kairo: Kisah Ayah di Makassar Kuliahkan Anak ke Mesir Lewat Usaha Warung

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:40 WIB

Tak Kenal Menyerah, Ibu Anastasya Buktikan Setiap Perjuangan Layak Ditemani

Tak Kenal Menyerah, Ibu Anastasya Buktikan Setiap Perjuangan Layak Ditemani

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 13:00 WIB

Bye-bye Polusi! Kisah Inspiratif Pak Zaki yang Pilih Lari 4 KM ke Sekolah Demi Efisiensi Bensin

Bye-bye Polusi! Kisah Inspiratif Pak Zaki yang Pilih Lari 4 KM ke Sekolah Demi Efisiensi Bensin

Your Say | Sabtu, 04 April 2026 | 17:50 WIB

Kisah Inspiratif Mengejar Mimpi ke Negeri Kanguru Bersama Neng Koala

Kisah Inspiratif Mengejar Mimpi ke Negeri Kanguru Bersama Neng Koala

Your Say | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:45 WIB

Cerita Mantan Tentara Jerman Banting Setir jadi Pengusaha Properti di RI

Cerita Mantan Tentara Jerman Banting Setir jadi Pengusaha Properti di RI

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:33 WIB

Hadirkan Mudik Corner, Suara.com Berikan Ruang Inspiratif Temani Perjalanan Pulang

Hadirkan Mudik Corner, Suara.com Berikan Ruang Inspiratif Temani Perjalanan Pulang

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 17:15 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB