Askrindo Targetkan Pendapatan Premi 2016 Rp3,6 T

Dythia Novianty

Minggu, 03 April 2016 | 12:47 WIB
Askrindo Targetkan Pendapatan Premi 2016 Rp3,6 T
Logo Askrindo (Askrindo)

Suara.com - PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Persero menargetkan pendapatan premi pada tahun 2016 mencapai sekitar Rp3,6 triliun. Jumlah tersebut mengalami peningkatan 56,52% dibandingkan realisasi pendapatan premi tahun 2015 yang mencapai Rp2,3 triliun.

"Peningkatan premi 2016 sejalan dengan perkiraan melonjaknya penjaminan mikro dan pengembangan penjaminan pembiayaan infrastruktur," kata Direktur Utama Askrindo Antonius Chandra S Napitupulu di sela kegiatan HUT Ke-55 Askrindo, di Jakarta, Minggu (3/4/2016).

Menurutnya, daya serap usaha mikro dalam beberapa tahun ini terus berjalan baik karena konsumsi domestik yang terus meningkat, serta potensi pengembangan proyek infrastruktur pemerintah. Ia menjelaskan, pendapatan premi sebesar Rp3,6 triliun tersebut, sebanyak Rp2 triliun di antaranya atau sekitar 55% berasal dari Kredit Usaha Rakyat (KUR), sedangkan selebihnya atau sekitar Rp1,6 triliun dari non-KUR.

"Tahun ini (2016) pemerintah melanjutkan program penyaluran KUR dengan total mencapai sekitar Rp120 triliun, melonjak signifikan dibanding tahun 2015," ujarnya.

Secara keseluruhan ditambahkannya, peningkatan premi KUR sudah memperhitungkan tingkat "non performing guarantee" (NPG) atau penjaminan kredit bermasalah, yang diperkirakan semakin membaik dibanding tahun 2015.

"Puncak NPG terjadi pada tahun 2015 pada tingkat 4,5%. Tahun ini (2016) kami perkiraan lebih rendah berkisar 3-4%," ujarnya.

Meski demikian, diutarakan Antonius, Askrindo untuk 2016 sudah menyiapkan pencadangan dalam jumlah yang cukup kuat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sesuai aturan, dana cadangan yang disiapkan Askrindo yaitu sebesar 0,25% dari outstanding pertanggungan.

Secara keseluruhan, saat ini terdapat 13 produk Askrindo, meliputi Penjaminan KUR, Asuransi Kredit, Surety Bond, Kontra Bank Garansi, Customs Bond, Asuransi Kredit Perdagangan, Asuransi Kecelakaan Diri, Asuransi Kebakaran, Asuransi Kontraktor, Asuransi Tanggung Gugat, Asuransi pengangkutan, Asuransi Uang dan Asuransi Properti.

Pada tahun 2016, Askrindo menargetkan laba sebelum pajak sebesar Rp1,5 triliun. Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2015 sebesar Rp1,002 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Manulife dan Bank Muamalat Luncurkan Zafirah Proteksi Sejahtera

Manulife dan Bank Muamalat Luncurkan Zafirah Proteksi Sejahtera

Bisnis | Kamis, 17 Maret 2016 | 21:31 WIB

Penetrasi Asuransi Rendah, Astra Life Cari Peluang di Indonesia

Penetrasi Asuransi Rendah, Astra Life Cari Peluang di Indonesia

Bisnis | Kamis, 03 Maret 2016 | 16:42 WIB

Gross Premium Astra Life di 2015 Tumbuh 110 Persen

Gross Premium Astra Life di 2015 Tumbuh 110 Persen

Bisnis | Kamis, 03 Maret 2016 | 13:47 WIB

Bisnis Properti Perlu Dilengkapi dengan Asuransi Kerugian

Bisnis Properti Perlu Dilengkapi dengan Asuransi Kerugian

Bisnis | Senin, 29 Februari 2016 | 16:58 WIB

Jasindo Targetkan 1 Juta Hektare Lahan Petani Tercover Asuransi

Jasindo Targetkan 1 Juta Hektare Lahan Petani Tercover Asuransi

Bisnis | Rabu, 10 Februari 2016 | 17:55 WIB

Jasindo Targetkan Pendapatan Premi di 2016 Capai Rp5,6 Triliun

Jasindo Targetkan Pendapatan Premi di 2016 Capai Rp5,6 Triliun

Bisnis | Rabu, 10 Februari 2016 | 15:30 WIB

Terkini

Saat Dunia Fashion Bertemu Keahlian Medis, The Solitaire Bicara soal Kecantikan Tanpa Batas

Saat Dunia Fashion Bertemu Keahlian Medis, The Solitaire Bicara soal Kecantikan Tanpa Batas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Prabowo ke Siswa Taruna Nusantara: Jangan Hanya Pintar, Harus Jujur dan Cinta Tanah Air!

Prabowo ke Siswa Taruna Nusantara: Jangan Hanya Pintar, Harus Jujur dan Cinta Tanah Air!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:54 WIB

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

×