Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

PLN Siapkan Genset Untuk Atasi Krisis Listrik di Nias

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 09 April 2016 | 11:52 WIB
PLN Siapkan Genset Untuk Atasi Krisis Listrik di Nias
Ilustrasi mati lampu. (Shutterstock)

Suara.com - Demi memastikan genset bantuan dapat beroperasi secepatnya ketika tiba di Nias, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan perataan tanah (land clearing) di desa Idanoi, Kepulauan Nias. Perataan tanah ini dilakukan untuk menyediakan lahan bagi 16 unit genset yang dikirim dari Langsa, Aceh.

Dalam menyediakan lahan ini, PLN bekerjasama dengan TNI, Kepolisian, dan juga tokoh masyarakat setempat. Hingga kemarin, Jumat (8/4/2016), perataan tanah telah berjalan dengan baik karena didukung oleh berbagai pihak. Genset-genset dengan total daya mampu sekitar 12 MW ini dibawa dengan 23 kontainer yang bergerak dari Langsa menuju Sibolga, untuk selanjutnya dibawa ke Nias melalui jalur laut.

“Untuk menampung genset-genset tersebut, dibutuhkan lahan yang besar, semoga dengan kesiapan lahan yang disediakan, genset dari Langsa nanti dapat beroperasi secepatnya. Rombongan kontainer ini sendiri diharapkan dapat tiba di Nias mulai Sabtu secara bertahap,” ungkap Manager Senior Public Relations, Agung Murdifi PT PLN dalam keterangan resmi, Jumat (8/4/2016).

Seperti diketahui sebelumnya, defisit listrik di Kepulauan Nias yang berlangsung sejak Jumat malam (1/4/2016) terjadi karena dua PLTD Sewa 2 x 10 MW yang berada di Nias berhenti beroperasi. Hal ini akibat dari penyedia jasa sewa PLTD Nias melakukan pemutusan sepihak secara tiba-tiba, yakni 2 hari sebelum jatuh tempo. Seharusnya dalam kontrak, pemberitahuan pemutusan kerjasama dilakukan dua bulan sebelum jatuh tempo. Dengan tidak beroperasinya PLTD Sewa ini, PLN terpaksa melakukan pemadaman bergilir.

Untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi masyarakat, PLN mendatangkan genset dari berbagai wilayah serta mengerahkan sedikitnya 50 petugas teknis dan operator PLN dari luar Nias. Mereka akan membantu pengoperasian genset, proteksi, dan hal teknis lainnya, mengingat para petugas yang ada telah bekerja non-stop sejak Jumat malam.

Hingga saat ini, daya mampu Pulau Nias sebesar 8 MW, diantaranya berasal dari PLTD Moawo (1,8 MW), PLTD Teluk Dalam (4,2 MW), dan 28 genset (2 MW). Dari 28 genset, sebanyak 22 genset diutamakan untuk mendukung kebutuhan listrik di tempat-tempat pelayanan masyarakat, seperti Kantor PDAM, Kantor Pengadilan dan Kejaksaan, Kantor Polres, Lapas, rumah sakit, sekolah, dan Kantor Pemerintah. Sementara enam genset lain yang baru tiba dari PLN Wilayah Sumatera Barat dan Gardu Induk Sidempuan akan digunakan untuk menyuplai tempat-tempat pelayanan masyarakat dan sosial, serta pelanggan rumah tangga.

Genset yang masuk dari GI Sidempuan sebesar 1 x 240 kW rencananya akan masuk sistem kelistrikan Nias 20 kV melalui PLTD Moawo, dan sebesar 1 x 88 kW akan dialihkan untuk suplai listrik di PDAM Binaka.

Sementara Genset yang didatangkan dari Wil Sumbar sebesar 4 x 80 kW, rencananya akan di gunakan untuk menyuplai trafo pelanggan umum, pasar, dan Gereja BNKP 1.

PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan akan berupaya maksimal untuk mengembalikan pasokan listrik di Kepulauan Nias. “Kami juga mohon doa dan dukungan masyarakat agar krisis listrik di Nias bisa cepat teratasi,” ungkap Agung.

Untuk mengatasi krisis listrik di Nias, ke depannya PLN bekerja sama dengan PLN Batam sebagai IPP (Independent Power Producer) untuk membangun PLTMG berkapasitas 25.000 kW di Desa Idanoi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tarif Listrik Mei 2026 Naik? Cek Tarif Terbaru untuk 13 Golongan

Tarif Listrik Mei 2026 Naik? Cek Tarif Terbaru untuk 13 Golongan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:23 WIB

PLN Siapkan SPKLU Baru Hingga ke Kulon Progo, Pemilik Mobil Listrik di Jogja Makin Dimanjakan

PLN Siapkan SPKLU Baru Hingga ke Kulon Progo, Pemilik Mobil Listrik di Jogja Makin Dimanjakan

Otomotif | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:38 WIB

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

PLN Mulai Tender Raksasa PLTS 1,225 GW, Tersebar dari Jawa hingga Papua

PLN Mulai Tender Raksasa PLTS 1,225 GW, Tersebar dari Jawa hingga Papua

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 21:50 WIB

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:41 WIB

Pertumbuhan Pengguna Kendaraan Listrik di Jakarta Naik 9 Kali Lipat

Pertumbuhan Pengguna Kendaraan Listrik di Jakarta Naik 9 Kali Lipat

Otomotif | Senin, 27 April 2026 | 19:18 WIB

Mengubah Hutan Bambu Jadi Sumber Kehidupan, Langkah Nyata Green Action 2026

Mengubah Hutan Bambu Jadi Sumber Kehidupan, Langkah Nyata Green Action 2026

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 12:55 WIB

Jakarta Jadi Sering Mati Lampu, ESDM Investigasi Dugaan Kerusakan Gardu PLN, Apa Penyebabnya?

Jakarta Jadi Sering Mati Lampu, ESDM Investigasi Dugaan Kerusakan Gardu PLN, Apa Penyebabnya?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:41 WIB

Ditanya soal Jakarta Mati Listrik Massal, Wamen ESDM Yuliot Tanjung: Saya Juga Kena Dampak!

Ditanya soal Jakarta Mati Listrik Massal, Wamen ESDM Yuliot Tanjung: Saya Juga Kena Dampak!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 14:24 WIB

Terkini

Danantara Klaim Transformasi Pengelolaan Aset BUMN Mulai Berbuah Laba

Danantara Klaim Transformasi Pengelolaan Aset BUMN Mulai Berbuah Laba

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:33 WIB

Setelah Baja, Industri Rokok Juga Ikut Terancam Gulung Tikar

Setelah Baja, Industri Rokok Juga Ikut Terancam Gulung Tikar

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:23 WIB

Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi

Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:15 WIB

Rupiah Terpuruk ke Rp17.500, Ekonom Warning Risiko Dolar AS Sentuh Rp18.000

Rupiah Terpuruk ke Rp17.500, Ekonom Warning Risiko Dolar AS Sentuh Rp18.000

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:02 WIB

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:10 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:09 WIB

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:05 WIB

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:00 WIB

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:44 WIB

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:13 WIB