Blackout, Apakah Terjadi Karena Korupsi Batu Bara?

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 13 Juli 2026 | 07:25 WIB
Blackout, Apakah Terjadi Karena Korupsi Batu Bara?
Foto ilustrasi suasana kota yang gelap gulita akibat pemadaman listrik. (Foto: Pexels/Matheus Natan)
baca 10 detik
  • Blackout dinilai tak bisa langsung dikaitkan dugaan korupsi batu bara.
  • Pengamat desak transparansi penuh pasokan batu bara ke PLN.
  • Tata kelola batu bara perlu dibenahi demi ketahanan listrik nasional.

Suara.com - Dugaan korupsi dalam pengadaan batu bara diminta tidak serta-merta dijadikan penyebab utama terjadinya blackout atau pemadaman listrik. Pengamat energi menilai persoalan pasokan listrik jauh lebih kompleks dan harus dikaji secara menyeluruh, sembari menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

Direktur Eksekutif Indonesia Mining and Energy Watch, Ferdy Hasiman, mengatakan publik sebaiknya tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum seluruh fakta hukum terungkap melalui penyidikan dan persidangan.

"Ikuti dulu proses hukumnya. Dugaan itu harus dibuktikan," kata Ferdy saat dihubungi, Jumat (10/7).

Menurut Ferdy, blackout tidak bisa langsung dikaitkan dengan dugaan korupsi pengadaan batu bara. Ia menilai terdapat berbagai faktor lain yang turut memengaruhi keandalan pasokan listrik nasional.

"Kasus blackout itu bukan hanya karena dugaan korupsi. Variabelnya banyak. Masih banyak faktor lain yang perlu diperhatikan," ujarnya.

Ia menilai salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian adalah tata kelola pasokan batu bara untuk PT PLN (Persero). Selama ini, mekanisme pemenuhan batu bara domestik dinilai masih menghadapi sejumlah tantangan, termasuk kecenderungan sebagian produsen mengutamakan ekspor ketika harga batu bara global sedang tinggi.

Kondisi tersebut, menurut Ferdy, berpotensi mengganggu kelancaran pasokan batu bara ke pembangkit listrik apabila pengawasan dan tata kelolanya tidak diperkuat.

Selain itu, Ferdy mendorong adanya transparansi penuh dalam mekanisme penjualan batu bara kepada PLN. Ia menilai data mengenai pemasok, volume pasokan, hingga distribusi batu bara perlu dipublikasikan agar publik dapat mengetahui akar persoalan yang sebenarnya.

"Semuanya harus dibuka. Harus transparan supaya kita tahu di mana persoalannya," katanya.

baca juga

Ia juga meminta PLN bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara memperbaiki sistem tata kelola pasokan batu bara. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan pengawasan sekaligus memperkuat ketahanan pasokan energi nasional.

Di sisi lain, Ferdy mengingatkan pentingnya menjunjung asas praduga tak bersalah dalam penanganan dugaan korupsi. Menurutnya, setiap tuduhan harus melalui proses verifikasi dan pembuktian hukum sebelum dikaitkan dengan penyebab blackout.

"Harus ada proses dan verifikasi. Jangan buru-buru menyimpulkan sebelum seluruh fakta hukumnya terungkap," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Tan Kian, Bos Pacific Place yang Terseret Kasus Korupsi PLN hingga Asabri

Profil Tan Kian, Bos Pacific Place yang Terseret Kasus Korupsi PLN hingga Asabri

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:39 WIB

Gurita Bisnis Tan Kian, Taipan Properti yang Diperiksa dalam Korupsi Batu Bara

Gurita Bisnis Tan Kian, Taipan Properti yang Diperiksa dalam Korupsi Batu Bara

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:24 WIB

Listrik Gratis dari Air: Rahasia Desa di Kulon Progo yang Tetap Menyala Saat PLN Padam

Listrik Gratis dari Air: Rahasia Desa di Kulon Progo yang Tetap Menyala Saat PLN Padam

Video | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:04 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×