Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jokowi Minta Inggris Perluas Pasar Kreatif Indonesia

Dythia Novianty | Suara.com

Kamis, 21 April 2016 | 01:12 WIB
Jokowi Minta Inggris Perluas Pasar Kreatif Indonesia
Jokowi Bertemu David Cameron

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Pemerintah Inggris, membuka lebih luas pasar untuk produk-produk ekonomi kreatif Indonesia di pasar negara itu.

"Ini yang kemarin saya minta kepada PM David Cameron untuk diperluas atau diekspansi lagi ke bidang-bidang lain yang tidak hanya fesyen saja," kata Presiden Jokowi usai blusukan di Departemen Store Fenwick London, Rabu (20/4/2016).

Presiden menyebutkan, Indonesia meminta agar Inggris juga membuka pasar untuk handicraft, seni pertunjukan, tari dan desain. Atas kerja sama Pemerintah Indonesia dan Inggris, sejumlah desainer Indonesia diperkenankan menjual produk-produk rancangannya di departemen store itu.

Jokowi mengungkapkan, pemasaran fesyen di departemen store itu merupakan awal dari sebuah kerja sama yang memberikan peluang kepada para desainer Indonesia untuk masuk ke pasar di London, di Inggris.

"Ini kerja sama Inggris dan Indonesia yang menurut saya sudah dimulai dan berhasil karena produk kita bisa masuk ke ruang-ruang bisnis dan produk-produk yang laku di high-end produk," katanya.

Jokowi menambahkan, pemerintah terus mendukung perluasan pemasaran produk ekonomi kreatif di pasar internasional.

"Badan Ekonomi Kreatif memiliki anggaran dan dana. Saya kira tidak ada masalah tetapi yang penting kerja sama seperti ini bukan hanya melatih atau mentraining tetapi juga membawa produknya yang sesuai dengan selera pasar," ujarnya.

Jokowi percaya kepada kemampuan desainer Indonesia menembus pasar negara lain.

"Kalau harganya dirupiahkan Rp30 juta dan laku itu artinya berhasil, jadi saya tidak perlu kasih komentar," katanya.

Menurut Jokowi, para desainer tetap harus lebih kreatif lagi mengerjakan dan menciptakan desain-desain yang mengikuti tren pasar, selera pasar. "Saya kira anak-anak muda kita mampu," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bertemu Jokowi, WNI di London Tanyakan Promosi Kuliner Indonesia

Bertemu Jokowi, WNI di London Tanyakan Promosi Kuliner Indonesia

News | Rabu, 20 April 2016 | 08:54 WIB

Jokowi Sampaikan Visi Kelautan Indonesia di Sidang IMO

Jokowi Sampaikan Visi Kelautan Indonesia di Sidang IMO

News | Rabu, 20 April 2016 | 02:40 WIB

Jokowi Bicara Soal Kompetisi di Depan WNI di Jerman

Jokowi Bicara Soal Kompetisi di Depan WNI di Jerman

News | Selasa, 19 April 2016 | 06:53 WIB

Satu Jam Perjalanan dari Berlin, Presiden Jokowi Tiba di Inggris

Satu Jam Perjalanan dari Berlin, Presiden Jokowi Tiba di Inggris

News | Selasa, 19 April 2016 | 06:27 WIB

Jokowi-Merkel Bahas Kerja Sama Ekonomi Hingga Terorisme

Jokowi-Merkel Bahas Kerja Sama Ekonomi Hingga Terorisme

News | Selasa, 19 April 2016 | 02:08 WIB

WNI di London Tak Sabar Bertemu Jokowi

WNI di London Tak Sabar Bertemu Jokowi

News | Senin, 18 April 2016 | 15:02 WIB

Demi Bertemu Jokowi, WNI di Jerman Rela Menunggu Enam Jam

Demi Bertemu Jokowi, WNI di Jerman Rela Menunggu Enam Jam

News | Senin, 18 April 2016 | 10:37 WIB

Terkini

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:18 WIB

Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara

Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:57 WIB

AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia

AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:53 WIB

Gen Z Makin Akrab dengan Paylater, Tapi Belum Disiplin Investasi

Gen Z Makin Akrab dengan Paylater, Tapi Belum Disiplin Investasi

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai

Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:31 WIB

BM Emas Hadirkan Layanan Buyback Online untuk Permudah Pelanggan

BM Emas Hadirkan Layanan Buyback Online untuk Permudah Pelanggan

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:25 WIB

Tugas BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia Baru Pencatatan Ekspor

Tugas BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia Baru Pencatatan Ekspor

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:23 WIB

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru

Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:45 WIB

Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya

Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:30 WIB