Array

Bank Dunia Naikkan Proyeksi Harga Minyak 2016

Ririn Indriani Suara.Com
Rabu, 27 April 2016 | 08:02 WIB
Bank Dunia Naikkan Proyeksi Harga Minyak 2016
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Bank Dunia pada Selasa menaikkan perkiraan untuk harga minyak mentah pada 2016 menjadi 41 dolar AS per barel, mengatakan bahwa kelebihan pasokan di pasar diperkirakan akan surut.

Dalam laporan terbaru "Commodity Markets Outlook", pemberi pinjaman global yang berbasis Washington itu menaikkan perkiraan harga minyak mentah tahun ini menjadi 41 dolar AS per barel dari proyeksi Januari di 37 dolar AS per barel.

Peningkatan proyeksi harga minyak tersebut mencerminkan perbaikan sentimen pasar dan melemahnya dolar, serta Bank Dunia juga memperkirakan kelebihan pasokan akan menjadi berkurang.

"Kami perkirakan harga sedikit lebih tinggi untuk komoditas energi selama tahun ini karena penyeimbangan kembali pasar setelah periode kelebihan pasokan," kata John Baffes, penulis utama laporan tersebut.

"Namun, harga energi bisa jatuh lebih jauh jika OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) meningkatkan produksi secara signifikan dan produksi non-OPEC tidak jatuh secepat yang diperkirakan."

Harga minyak pulih dari serendah 25 dolar AS per barel pada pertengahan Januari menjadi 40 dolar AS per barel pada April, menyusul gangguan produksi di Irak dan Nigeria serta penurunan produksi non-OPEC, terutama produksi minyak serpih di Amerika Serikat.

Meskipun harga dinaikkan, Bank Dunia memperkirakan harga minyak akan tetap lebih rendah dari tahun lalu. Harga energi, termasuk minyak, gas alam dan batu bara, diperkirakan turun 19,3 persen tahun ini dari tahun sebelumnya, kata Bank Dunia. Penurunan diperkirakan jauh lebih kecil dari perkiraannya pada Januari jatuh 24,7 persen.

Persediaan yang terus-menerus meningkat dan prospek pertumbuhan yang lemah di negara-negara emerging market dan berkembang adalah alasan utama yang mempertahankan harga energi lebih rendah dari tahun lalu, kata Bank Dunia.

Bank Dunia merevisi turun perkiraan untuk harga-harga pertanian, karena memproyeksikan 2016 akan menjadi tahun panen menguntungkan lagi bagi sebagian besar komoditas biji-bijian dan minyak biji-bijian. Bank memperkirakan harga-harga pertanian turun 4,0 persen tahun ini.

Harga-harga logam diproyeksikan menurun 8,2 persen tahun ini, lebih rendah dari proyeksi Januari untuk penurunan 10,2 persen. Peningkatan ini mencerminkan ekspektasi pertumbuhan permintaan kuat dari Cina, kata Bank Dunia.(Antara/Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI