Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Saran KEIN Agar Harga Bahan Pokok Tak Naik Jelang Lebaran

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 27 Mei 2016 | 15:29 WIB
Saran KEIN Agar Harga Bahan Pokok Tak Naik Jelang Lebaran
Suasana penjualan sembilan bahan pokok (Sembako) di pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Kamis (26/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Di Indonesia, bukan hal yang asing jika menjelang puasa dan lebaran, beberapa harga kebutuhan bahan pokok mengalami kenaikan yang tinggi. Penaikan harga ‘dadakan’ itu sebetulnya bisa dihindari.

Melihat kondisi tersebut, Komite dan Ekonomi Industri Nasional (KEIN) menyarankan kepada pemerintah untuk menggandeng koperasi pedagang pasar turut serta dalam menstabilkan harga barang di pasar. Dengan keberadaan koperasi tersebut dapat memangkas mata rantai pasokan.

"Jadi pemerintah nggak usah bangun-bangun toko lagi untuk pasok bahan pangan. Manfaatkan koperasi ini, jadi mata rantainya nggak terlalu panjang, harga otomatis jadi stabil," kata Ketua Pokja Pangan dan Agro KEIN, Benny Pasaribu saat ditemui di kantor Wantimpres, Jakarta Pusat, Jumat (27/5/2016).

Ia pun menjelaskan, kerjasama ini biisa dilakukan dengan menggandeng salah satu BUMN yakni Bulog untuk melakukan kerjasama. Nantinya, Bulog bekerjasama dengan koperasi pedagang pasar. Sehingga, pasokan bahan pokok bisa langsung diambil oleh Bulog, tanpa harus membuat toko tani atau toko bahan pokok lainnya.

"Ini lebih efektif, apalagi koperasi ini kan anggotanya pedagang pasar jadi bisa langsing ke pedagang. Kasih dagingnya misalnya ke koperasi itu tinggal diawasi saja," tegasnya.

Menurutnya, kalau Menteri Pertanian membangun toko tani tidak ada gunanya, karena hanya menghabis-habiskan APBN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BUMN Diminta Terlibat Stabilkan Harga Ayam

BUMN Diminta Terlibat Stabilkan Harga Ayam

Bisnis | Sabtu, 14 Mei 2016 | 07:13 WIB

Nasdem Ingatkan Pemerintah Terkait Turunnya Harga Komoditas

Nasdem Ingatkan Pemerintah Terkait Turunnya Harga Komoditas

Bisnis | Sabtu, 09 April 2016 | 10:48 WIB

Harga Cabai di Bengkulu Sampai Rp50 Ribu Perkilogram

Harga Cabai di Bengkulu Sampai Rp50 Ribu Perkilogram

News | Minggu, 13 Desember 2015 | 19:32 WIB

Kena El Nino, Pemerintah Hitung Ulang Stok Pangan 2016

Kena El Nino, Pemerintah Hitung Ulang Stok Pangan 2016

Bisnis | Senin, 02 November 2015 | 16:18 WIB

Ini Penyebab Deflasi Bulan Oktober Versi BPS

Ini Penyebab Deflasi Bulan Oktober Versi BPS

Bisnis | Senin, 02 November 2015 | 13:20 WIB

Mentan Tambah Toko Tani Agar Harga Tomat Tak Jatuh

Mentan Tambah Toko Tani Agar Harga Tomat Tak Jatuh

News | Kamis, 24 September 2015 | 10:43 WIB

Harga Cabai di Sini Rp110 Ribu Perkilogram

Harga Cabai di Sini Rp110 Ribu Perkilogram

News | Selasa, 22 September 2015 | 16:19 WIB

Indef: Perpres Pengendalian Harga Pangan Sebaiknya Dikelola Pemda

Indef: Perpres Pengendalian Harga Pangan Sebaiknya Dikelola Pemda

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2015 | 13:35 WIB

Indef: Pemda Lebih Paham Cara Stabilkan Harga Pangan

Indef: Pemda Lebih Paham Cara Stabilkan Harga Pangan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2015 | 12:05 WIB

Di Sini Harga Daging Sapi Sampai Rp140 Ribu/Kg

Di Sini Harga Daging Sapi Sampai Rp140 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2015 | 01:30 WIB

Terkini

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB