Array

Jalan Tol yang akan Dibangun Sampai 2019 Lebih dari 1.000 Km

Adhitya Himawan Suara.Com
Senin, 20 Juni 2016 | 13:10 WIB
Jalan Tol yang akan Dibangun Sampai 2019 Lebih dari 1.000 Km
Presiden Jokowi dan sejumlah pejabat negara meresmikan Jalan Tol Pemalang-Batang di Jawa Tengah, Jumat (17/6/2016). [Antara/Yudhi Mahatma]

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono optimis bahwa pembangunan jalan tol di Indonesia pada 2019 nanti akan lebih dari 1000 kilometer.

"Mengacu renstra, pemerintah menargetkan bisa membangun jalan tol baru sepanjang 1.060 kilometer sampai tahun 2019. Tapi hasil hitungan kami, sepertinya realisasi 2019 nanti akan lebih dari 1.000 kilometer," kata Basuki dalam wawancara khusus dengan Suara.com di acara Buka Puasa Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) di Jakarta, Minggu (19/6/2016).

Ia mengakui semenjak Indonesia membangun jalan tol Jagorawi hingga tahun 2014, Indonesia baru memiliki total panjang jalan tol diseluruh Indonesia mencapai 840 kilometer. “Sekarang 2015-2019, kami akan coba untuk menambah panjang jalan tol lebih dari 1000 kilometer,” ujar Basuki.

Jalan Tol Jagorawi adalah jalan tol pertama di Indonesia yang mulai dibangun pada tahun 1973, menghubungkan Jakarta-Bogor-Ciawi. Jalan tol ini dibangun dengan biaya Rp350 juta dengan kurs Rupiah saat itu. Jalan tol sepanjang kurang lebih 60 km ini diresmikan Presiden Soeharto pada tanggal 9 Maret 1978. Selain itu, Jalan Tol Jagorawi merupakan jalan tol pertama yang didanai APBN dari pinjaman luar negeri, kemudian pengelolaannya diberikan kepada PT Jasa Marga.

Kini Basuki semakin optimis setelah muncul  UU No 2 Tahun 2012 Tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum. Dengan keberadaan UU tersebut, proses pembebasan lahan untuk proyek infrastruktur, termasuk jalan tol bisa dilakukan jauh lebih cepat.

“Saya kira implementasinya dilapangan terbukti betul-betul sangat membantu. Karena disitu diatur secara jelas mekanisme penyelesainnya bagaimana jika ada lahan warga yang harus dibebaskan untuk pembanguanan yang berorientasi kepentingan umum atau publik,” tutup Basuki.

Dalam dokumen prioritas kedaulatan energi dan infrastruktur Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, pemerintah menargetkan membangun jalan baru sepanjang 2.650 kilometer, jalan tol baru sepanjang 1.000 kilometer. Ditambah pemeliharaan jalan sepanjang 46.770 kilometer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI