Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Rupiah Menguat Jadi Rp13.066 per Dolar AS

Tomi Tresnady

Selasa, 19 Juli 2016 | 11:01 WIB
Rupiah Menguat Jadi Rp13.066 per Dolar AS
Suasana transaksi pertukaran nilai mata uang asing terhadap rupiah di salah satu gerai Money Changer di Jakarta, Senin (11/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (19/7/2016) pagi, bergerak menguat tipis sebesar delapan poin menjadi Rp13.066 dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.074 per dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Selasa mengatakan, aliran dana masuk asing yang masih kuat menyusul pelaksanaan amnesti pajak menjadi salah satu faktor yang menopang mata uang rupiah terhadap dolar AS.

"Sentimen positif masih membayangi rupiah meski ruang penguatan terlihat cukup terbatas, pasar masih fokus mencermati pelaksanaan amnesti pajak," katanya.

Selain itu, lanjut dia, fokus pelaku pasar uang juga tertuju pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 20-21 Juli ini. Pasar memperkirakan Bank Indonesia akan kembali memangkas tingkat suku bunga acuan (BI rate) sebesar 25 basis poin (bps).

Menurut dia, terbatasnya penguatan rupiah itu seiring dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang melemah terhadap dolar AS serta harga minyak mentah dunia yang mulai tertahan penguatannya karena pasokan masih berlimpah sementara permintaan global belum membaik.

Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada menambahkan, proyeksi Bank Pembangunan Asia (ADB) terhadap ekonomi Indonesia di angka 5,2 persen, serta stabilnya harga komoditas pangan nasional turut menjaga fluktuasi mata uang rupiah.

"Proyeksi ADB itu menjaga optimisme pelaku pasar uang di dalam negeri terhadap ekonmi Indonesia sehingga investor masih masuk ke dalam aset berdenominasi rupiah," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Emas Naik Tipis Didukung Pelemahan Dolar AS

Emas Naik Tipis Didukung Pelemahan Dolar AS

Bisnis | Selasa, 19 Juli 2016 | 06:32 WIB

Dolar AS Naik Terhadap Yen Pascakudeta Gagal di Turki

Dolar AS Naik Terhadap Yen Pascakudeta Gagal di Turki

Bisnis | Selasa, 19 Juli 2016 | 06:14 WIB

Salip Malaysia & Thailand, Indonesia Emerging Market Terbesar

Salip Malaysia & Thailand, Indonesia Emerging Market Terbesar

Bisnis | Sabtu, 16 Juli 2016 | 12:54 WIB

Meski Rupiah Menguat, BPS Ingatkan Pemerintah Tetap Hati-hati

Meski Rupiah Menguat, BPS Ingatkan Pemerintah Tetap Hati-hati

Bisnis | Jum'at, 15 Juli 2016 | 14:40 WIB

BPS: Juni 2016, Rupiah Terapresiasi 2,95 Persen dengan Dolar AS

BPS: Juni 2016, Rupiah Terapresiasi 2,95 Persen dengan Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 15 Juli 2016 | 14:10 WIB

Sepanjang 2016 Rupiah Menguat 5,27 Persen

Sepanjang 2016 Rupiah Menguat 5,27 Persen

Bisnis | Kamis, 14 Juli 2016 | 17:22 WIB

Harga Emas Naik karena Indeks Dolar Jatuh

Harga Emas Naik karena Indeks Dolar Jatuh

Bisnis | Sabtu, 02 Juli 2016 | 07:30 WIB

Dolar Menguat Setelah Inggris Akan Longgarkan Moneter

Dolar Menguat Setelah Inggris Akan Longgarkan Moneter

Bisnis | Jum'at, 01 Juli 2016 | 07:09 WIB

Tengah Hari Bolong, Uang Jutaan Rupiah Bertebaran di Bekasi

Tengah Hari Bolong, Uang Jutaan Rupiah Bertebaran di Bekasi

News | Rabu, 29 Juni 2016 | 12:59 WIB

Dolar AS Terus Menguat Usai Inggris Pisah dari UE

Dolar AS Terus Menguat Usai Inggris Pisah dari UE

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 07:50 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×