Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Dolar AS Naik Terhadap Yen Pascakudeta Gagal di Turki

Tomi Tresnady | Suara.com

Selasa, 19 Juli 2016 | 06:14 WIB
Dolar AS Naik Terhadap Yen Pascakudeta Gagal di Turki
Ilustrasi pergerakan dolar Amerika Serikat. [freedigitalphoto/ddpavumba]

Suara.com - Kurs dolar AS berbalik naik atau "rebound" terhadap mata uang "safe-haven" yen Jepang pada Senin (Selasa pagi WIB), di tengah meredanya kekhawatiran tentang gejolak geopolitik menyusul upaya kudeta militer yang gagal di Turki.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada Sabtu pagi (16/7/2016) bahwa pemerintah telah menguasai keadaan dan dia tetap berkuasa, setelah negara ini mengalami upaya kudeta oleh sebuah faksi militer pada Jumat malam (15/7).

Berkurangnya kekhawatiran telah mendorong para investor melepas mata uang "safe haven" yang telah melonjak dan membeli mata uang berisiko lebih tinggi seperti dolar AS.

Greenback naik 1,2 persen pada Senin dan diperdagangkan pada 106,05 pada akhir perdagangan, mendekat posisi tertinggi dalam tiga minggu terakhir.

Pada sesi sebelumnya, greenback didukung oleh data ekonomi positif negara tersebut. Departemen Perdagangan AS mengumumkan pada Jumat bahwa perkiraan awal penjualan jasa ritel dan makanan untuk Juni naik 0,6 persen dari bulan sebelumnya menjadi 457,0 miliar dolar AS, mengalahkan konsensus pasar untuk kenaikan 0,1 persen.

Pada akhir perdagangan New York, euro menguat menjadi 1,1075 dolar dari 1,1058 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3266 dolar dari 1,3197 dolar. Dolar Australia naik menjadi 0,7596 dolar dari 0,7593 dolar.

Dolar dibeli 106,05 yen Jepang, lebih tinggi dari 105,57 pada sesi sebelumnya. Dolar merosot menjadi 0,9820 franc Swiss dari 0,9838 franc Swiss, dan turun tipis ke 1,2945 dolar Kanada dari 1,2953 dolar Kanada. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Emas Naik karena Indeks Dolar Jatuh

Harga Emas Naik karena Indeks Dolar Jatuh

Bisnis | Sabtu, 02 Juli 2016 | 07:30 WIB

Dolar Menguat Setelah Inggris Akan Longgarkan Moneter

Dolar Menguat Setelah Inggris Akan Longgarkan Moneter

Bisnis | Jum'at, 01 Juli 2016 | 07:09 WIB

Forextime: Brexit Jadi Mimpi Buruk Bagi Bank Sentral Jepang

Forextime: Brexit Jadi Mimpi Buruk Bagi Bank Sentral Jepang

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 12:30 WIB

Dolar AS Terus Menguat Usai Inggris Pisah dari UE

Dolar AS Terus Menguat Usai Inggris Pisah dari UE

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 07:50 WIB

Dolar AS Menguat Setelah Inggris Tinggalkan Uni Eropa

Dolar AS Menguat Setelah Inggris Tinggalkan Uni Eropa

Bisnis | Sabtu, 25 Juni 2016 | 06:39 WIB

Dolar AS Melemah karena Investor Bertaruh Inggris Tetap di UE

Dolar AS Melemah karena Investor Bertaruh Inggris Tetap di UE

Bisnis | Jum'at, 24 Juni 2016 | 06:47 WIB

FED Indikasikan Kenaikan Suku Bunga, Dolar AS Menguat

FED Indikasikan Kenaikan Suku Bunga, Dolar AS Menguat

Bisnis | Jum'at, 20 Mei 2016 | 05:51 WIB

Dolar AS Menguat Didukung Risalah Pertemuan FED

Dolar AS Menguat Didukung Risalah Pertemuan FED

Bisnis | Kamis, 19 Mei 2016 | 06:24 WIB

Pelemahan Dolar AS Dorong Kenaikan Harga Emas

Pelemahan Dolar AS Dorong Kenaikan Harga Emas

Bisnis | Sabtu, 16 April 2016 | 09:02 WIB

Data Ekonomi Suram, Dolar AS Melemah

Data Ekonomi Suram, Dolar AS Melemah

Bisnis | Sabtu, 16 April 2016 | 08:30 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata

Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:46 WIB

Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham

Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:38 WIB

Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia

Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:30 WIB

IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I

IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:28 WIB

Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen

Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:13 WIB

Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis

Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:00 WIB

Minyak Hampir USD120 per Barel, Dunia Masuk Era Suku Bunga Tinggi Lebih Lama

Minyak Hampir USD120 per Barel, Dunia Masuk Era Suku Bunga Tinggi Lebih Lama

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:59 WIB

Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah

Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:27 WIB

Kali Kedua Dasco Sambangi Bursa Efek Indonesia, Minta Investor Jangan Kabur

Kali Kedua Dasco Sambangi Bursa Efek Indonesia, Minta Investor Jangan Kabur

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:18 WIB

Purbaya Gelontorkan Rp 2 Triliun per Hari demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah

Purbaya Gelontorkan Rp 2 Triliun per Hari demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:08 WIB