Dolar AS Terus Menguat Usai Inggris Pisah dari UE

Tomi Tresnady | Suara.com

Selasa, 28 Juni 2016 | 07:50 WIB
Dolar AS Terus Menguat Usai Inggris Pisah dari UE
Ilustrasi dolar AS. (Shutterstock)

Suara.com - Kurs dolar AS terus menguat terhadap sebagian besar mata uang utama pada Senin (27/6/2016) atau Selasa pagi WIB, setelah Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa (UE) dalam sebuah referendum bersejarah.

Kubu "Tinggalkan" UE memenangkan referendum Inggris pada Jumat (24/6) dengan mendapatkan hampir 52 persen suara, menarik negara itu keluar dari blok 28 negara setelah menjadi aggota selama 43 tahun.

Sterling dan euro memperpanjang kerugian terhadap greenback pada Senin, karena kekhawatiran tentang dampak dari Brexit terhadap ekonomi Inggris dan ekonomi zona euro telah melonjak.

Sterling jatuh 3,5 persen terhadap greenback selama sesi, sementara mata uang bersama kehilangan 0,9 persen terhadap dolar.

Sementara itu, yen Jepang naik tipis terhadap greenback diperdagangkan pada 101,99 dolar AS pada akhir perdagangan karena status "safe haven".

Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama, naik 1,16 persen menjadi 96,559 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh ke 1,1019 dolar dari 1,1144 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3192 dolar dari 1,3696 dolar. Dolar Australia turun ke 0,7343 dolar dari 0,7508 dolar.

Dolar dibeli 101,99 yen Jepang, lebih rendah dari 102,24 yen pada sesi sebelumnya. Dolar naik menjadi 0,9776 franc Swiss dari 0,9724 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3092 dolar Kanada dari 1,2936 dolar Kanada. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

AS: Peran Inggris di Kancah Global Berubah PascaBrexit

AS: Peran Inggris di Kancah Global Berubah PascaBrexit

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 07:42 WIB

Jerman Sebut Keputusan Inggris Tinggalkan UE Bersifat Tetap

Jerman Sebut Keputusan Inggris Tinggalkan UE Bersifat Tetap

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 07:16 WIB

Harga Minyak Mentah Anjlok Akibat Brexit

Harga Minyak Mentah Anjlok Akibat Brexit

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 07:07 WIB

30 Bank Sentral Dunia Siap Jaga Stabilitas Keuangan Pascabrexit

30 Bank Sentral Dunia Siap Jaga Stabilitas Keuangan Pascabrexit

Bisnis | Senin, 27 Juni 2016 | 15:29 WIB

Brexit Diprediksi Bikin IHSG Alami Tekanan Jangka Pendek

Brexit Diprediksi Bikin IHSG Alami Tekanan Jangka Pendek

Bisnis | Senin, 27 Juni 2016 | 10:27 WIB

BEI Akui Brexit Jadi Salah Satu Faktor Melemahnya IHSG

BEI Akui Brexit Jadi Salah Satu Faktor Melemahnya IHSG

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 19:21 WIB

HIPMI Khawatir Brexit Bisa Picu Proteksionisme

HIPMI Khawatir Brexit Bisa Picu Proteksionisme

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 17:01 WIB

BKPM Anggap Brexit Jadi Peluang Tingkatkan Investasi Inggris

BKPM Anggap Brexit Jadi Peluang Tingkatkan Investasi Inggris

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 14:33 WIB

BI Optimis Dampak Brexit Pada Pasar Keuangan Indonesia Terbatas

BI Optimis Dampak Brexit Pada Pasar Keuangan Indonesia Terbatas

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 13:49 WIB

Pemerintah Waspadai Dampak Brexit ke Ekonomi Indonesia

Pemerintah Waspadai Dampak Brexit ke Ekonomi Indonesia

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 13:22 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB