Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Tax Amnesty Bikin Kapitalisasi Pasar Konstruksi Rp2000 Triliun

Adhitya Himawan

Rabu, 20 Juli 2016 | 20:13 WIB
Tax Amnesty Bikin Kapitalisasi Pasar Konstruksi Rp2000 Triliun
Pekerja kontruksi bangunan menyelesaikan salah proyek pembangunan gedung di Jakarta, Jumat (6/3). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Sektor konstruksi menyambut baik pemberlakuan pengampunan pajak (tax amnesty). Program ini dinilai akan menguntungkan bagi berbagai sektor perekonomian, termasuk konstruksi.

“Gapensi menyambut baik implementasi kebijakan ini. Sektor konstruksi paling diuntungkan oleh program ini,” ujar Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia (Gapensi) H.Andi Rukman Karumpa dalam keterangan tertulis di Jakarta hari ini, Rabu (20/7/2016).

Andi mengatakan, hal ini disebabkan, dua sektor pendukung konstruksi lainnya seperti properti dan  infrastruktur akan meraih manfaat langsung dari menguatnya likuiditas di sektor keuangan. Banjir likuiditas di sektor keuangan dan pasar modal ini, lanjut Andi, membutuhkan instrumen investasi di sektor riil. Sektor yang paling siap menampung likuiditas tersebut yakni infrastruktur dan properti.

Dia mengatakan, sentimen positif dari pemberlakuan tax amnesty telah terlihat dari menguatnya saham-saham emiten, selama tiga hari berturut-turut, sejak Selasa (28/6/2016) hingga Kamis (30/6/2016), Indeks Harga Saham Gabungan melonjak 3,69 persen. Sepanjang tahun ini atau year-to-date (ytd), IHSG sudah menguat 8,24 persen. Investor asing terus merangsek masuk Bursa Efek Indonesia.

Andi mengatakan, bila berhasil, tax amnesty juga nantinya akan mendorong peningkatan pajak. Peningkatan itu akan digunakan untuk menutupi kekurangan fiskal dimana defisit fiskal mencapai Rp313,4 triliun atau 2,4% dari Produk Domestik Bruto. Pemerintah memperkirakan potensi pajak dari program Tax Amnesty itu sebesar Rp165 triliun. “Dari sisi fiskal akan positif. Kita akan punya dana yang cukup untuk pembangunan infrastruktur dari sisi anggaran negara. Konstruksi dan material akan diuntungkan,” ucap Andi.

Gapensi memperkirakan akan terjadi lonjakan permintaan barang material seperti semen, beton, bahan bangunan, besi, dan sebagainya.

Pasar Konstruksi Rp2000 Triliun

Dengan tax amnesty ini, kata Andi, potensi industri konstruksi akan semakin besar. Dia memperkirakan market size konstruksi di Indonesia akan melonjak dua kali lipat dari saat ini sebesarRp 1000 triliun. “Jadi tahun depan bisa sampai Rp 2000 triliun bila tax amnesty ini sukses,” ujar Andi.

Andi mengatakan,  pasar konstruksi Indonesia saat ini merupakan yang terbesar di Asean. Kontribusinya sekitar 60-70 persen. Sedangkan di tingkat Asia, Indonesia berada di posisi ke-4 setelah China, Jepang, serta India. Tahun ini Gapensi memperkirakan kontribusi konstruksi terhadap Produk Domestik Bruto PDB pada 2016 pada kisaran 15 sampai 16 persen. Dengan catatan, tahun ini terjadi peningkatan investasi swasta secara signifikan dan belanja pemerintah berjalan lancar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dampak Buruk Tax Amnesty Bagi Industri Properti Versi IPW

Ini Dampak Buruk Tax Amnesty Bagi Industri Properti Versi IPW

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 19:09 WIB

BEI Buka Stand "Yuk Tanya Tax Amnesty" Selama Sebulan

BEI Buka Stand "Yuk Tanya Tax Amnesty" Selama Sebulan

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 18:40 WIB

IPW Prediksi 60 Persen Dana Repatriasi Incar Sektor Properti

IPW Prediksi 60 Persen Dana Repatriasi Incar Sektor Properti

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 18:34 WIB

Misbakhun Klaim Wajib Pajak Mulai Manfaatkan Tax Amnesty

Misbakhun Klaim Wajib Pajak Mulai Manfaatkan Tax Amnesty

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 17:55 WIB

OJK Prediksi Minggu Ini Belum Ada Pendaftar Tax Amnesty

OJK Prediksi Minggu Ini Belum Ada Pendaftar Tax Amnesty

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 17:50 WIB

HIPMI Paparkan Berbagai Keuntungan dari Program Tax Amnesty

HIPMI Paparkan Berbagai Keuntungan dari Program Tax Amnesty

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 16:54 WIB

Citibank Indonesia Siap Jadi Bank Penampung Dana Repatriasi

Citibank Indonesia Siap Jadi Bank Penampung Dana Repatriasi

Bisnis | Selasa, 19 Juli 2016 | 19:59 WIB

BEI Yakin Tax Amnesty Tingkatkan Kepemilikan Saham Investor Lokal

BEI Yakin Tax Amnesty Tingkatkan Kepemilikan Saham Investor Lokal

Bisnis | Selasa, 19 Juli 2016 | 17:24 WIB

Ini 55 Lembaga Jasa Keuangan Penampung Repatriasi Tax Amnesty

Ini 55 Lembaga Jasa Keuangan Penampung Repatriasi Tax Amnesty

Bisnis | Selasa, 19 Juli 2016 | 17:15 WIB

Wapres JK Jamin Dana Repatriasi Pajak Dikunci Minimal 3 Tahun

Wapres JK Jamin Dana Repatriasi Pajak Dikunci Minimal 3 Tahun

Bisnis | Selasa, 19 Juli 2016 | 14:26 WIB

Terkini

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:25 WIB

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:19 WIB

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:13 WIB

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:34 WIB

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:21 WIB

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB