Tax Amnesty Bikin Kapitalisasi Pasar Konstruksi Rp2000 Triliun

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 20 Juli 2016 | 20:13 WIB
Tax Amnesty Bikin Kapitalisasi Pasar Konstruksi Rp2000 Triliun
Pekerja kontruksi bangunan menyelesaikan salah proyek pembangunan gedung di Jakarta, Jumat (6/3). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Sektor konstruksi menyambut baik pemberlakuan pengampunan pajak (tax amnesty). Program ini dinilai akan menguntungkan bagi berbagai sektor perekonomian, termasuk konstruksi.

“Gapensi menyambut baik implementasi kebijakan ini. Sektor konstruksi paling diuntungkan oleh program ini,” ujar Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia (Gapensi) H.Andi Rukman Karumpa dalam keterangan tertulis di Jakarta hari ini, Rabu (20/7/2016).

Andi mengatakan, hal ini disebabkan, dua sektor pendukung konstruksi lainnya seperti properti dan  infrastruktur akan meraih manfaat langsung dari menguatnya likuiditas di sektor keuangan. Banjir likuiditas di sektor keuangan dan pasar modal ini, lanjut Andi, membutuhkan instrumen investasi di sektor riil. Sektor yang paling siap menampung likuiditas tersebut yakni infrastruktur dan properti.

Dia mengatakan, sentimen positif dari pemberlakuan tax amnesty telah terlihat dari menguatnya saham-saham emiten, selama tiga hari berturut-turut, sejak Selasa (28/6/2016) hingga Kamis (30/6/2016), Indeks Harga Saham Gabungan melonjak 3,69 persen. Sepanjang tahun ini atau year-to-date (ytd), IHSG sudah menguat 8,24 persen. Investor asing terus merangsek masuk Bursa Efek Indonesia.

Andi mengatakan, bila berhasil, tax amnesty juga nantinya akan mendorong peningkatan pajak. Peningkatan itu akan digunakan untuk menutupi kekurangan fiskal dimana defisit fiskal mencapai Rp313,4 triliun atau 2,4% dari Produk Domestik Bruto. Pemerintah memperkirakan potensi pajak dari program Tax Amnesty itu sebesar Rp165 triliun. “Dari sisi fiskal akan positif. Kita akan punya dana yang cukup untuk pembangunan infrastruktur dari sisi anggaran negara. Konstruksi dan material akan diuntungkan,” ucap Andi.

Gapensi memperkirakan akan terjadi lonjakan permintaan barang material seperti semen, beton, bahan bangunan, besi, dan sebagainya.

Pasar Konstruksi Rp2000 Triliun

Dengan tax amnesty ini, kata Andi, potensi industri konstruksi akan semakin besar. Dia memperkirakan market size konstruksi di Indonesia akan melonjak dua kali lipat dari saat ini sebesarRp 1000 triliun. “Jadi tahun depan bisa sampai Rp 2000 triliun bila tax amnesty ini sukses,” ujar Andi.

Andi mengatakan,  pasar konstruksi Indonesia saat ini merupakan yang terbesar di Asean. Kontribusinya sekitar 60-70 persen. Sedangkan di tingkat Asia, Indonesia berada di posisi ke-4 setelah China, Jepang, serta India. Tahun ini Gapensi memperkirakan kontribusi konstruksi terhadap Produk Domestik Bruto PDB pada 2016 pada kisaran 15 sampai 16 persen. Dengan catatan, tahun ini terjadi peningkatan investasi swasta secara signifikan dan belanja pemerintah berjalan lancar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dampak Buruk Tax Amnesty Bagi Industri Properti Versi IPW

Ini Dampak Buruk Tax Amnesty Bagi Industri Properti Versi IPW

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 19:09 WIB

BEI Buka Stand "Yuk Tanya Tax Amnesty" Selama Sebulan

BEI Buka Stand "Yuk Tanya Tax Amnesty" Selama Sebulan

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 18:40 WIB

IPW Prediksi 60 Persen Dana Repatriasi Incar Sektor Properti

IPW Prediksi 60 Persen Dana Repatriasi Incar Sektor Properti

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 18:34 WIB

Misbakhun Klaim Wajib Pajak Mulai Manfaatkan Tax Amnesty

Misbakhun Klaim Wajib Pajak Mulai Manfaatkan Tax Amnesty

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 17:55 WIB

OJK Prediksi Minggu Ini Belum Ada Pendaftar Tax Amnesty

OJK Prediksi Minggu Ini Belum Ada Pendaftar Tax Amnesty

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 17:50 WIB

HIPMI Paparkan Berbagai Keuntungan dari Program Tax Amnesty

HIPMI Paparkan Berbagai Keuntungan dari Program Tax Amnesty

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 16:54 WIB

Citibank Indonesia Siap Jadi Bank Penampung Dana Repatriasi

Citibank Indonesia Siap Jadi Bank Penampung Dana Repatriasi

Bisnis | Selasa, 19 Juli 2016 | 19:59 WIB

BEI Yakin Tax Amnesty Tingkatkan Kepemilikan Saham Investor Lokal

BEI Yakin Tax Amnesty Tingkatkan Kepemilikan Saham Investor Lokal

Bisnis | Selasa, 19 Juli 2016 | 17:24 WIB

Ini 55 Lembaga Jasa Keuangan Penampung Repatriasi Tax Amnesty

Ini 55 Lembaga Jasa Keuangan Penampung Repatriasi Tax Amnesty

Bisnis | Selasa, 19 Juli 2016 | 17:15 WIB

Wapres JK Jamin Dana Repatriasi Pajak Dikunci Minimal 3 Tahun

Wapres JK Jamin Dana Repatriasi Pajak Dikunci Minimal 3 Tahun

Bisnis | Selasa, 19 Juli 2016 | 14:26 WIB

Terkini

Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking

Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 09:00 WIB

IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa

IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!

Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:47 WIB

Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat

Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 07:05 WIB

Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK

Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:55 WIB

Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri

Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:52 WIB

Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H

Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:39 WIB

Biaya Transaksi BRI ke Sesama BRI, Bank Himbara, dan Bank Lain

Biaya Transaksi BRI ke Sesama BRI, Bank Himbara, dan Bank Lain

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:05 WIB

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:34 WIB

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:04 WIB