Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

PAN Nilai Perombakan Tim Ekonomi Kabinet Pacu Ekonomi RI

Adhitya Himawan

Senin, 01 Agustus 2016 | 01:17 WIB
PAN Nilai Perombakan Tim Ekonomi Kabinet Pacu Ekonomi RI
Waksekjen DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Dipo Ilham. [Dok Pribadi]

Presiden Jokowi kembali telah lakukan Presiden Joko Widodo kembali telah melakukan bongkar pasang reshuffle jajaran kabinet kerja yang kedua. Dari sejumlah rotasi itu, tim ekonomi menjadi keriuhan sorotan masyarakat.

Menanggapi perombakan besar kali ini, Waksekjen DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Dipo Ilham turut mengapresiasi hasil reshuffle terbaru dinilainya lebih ideal, tepat, dan lebih kuat, terlebih poros tim ekonomi yang berkelas. Sebab, sejumlah indikator ekonomi yang ada selama ini masih pesimis dan kurang meyakinkan perlu dipacu lagi agar lebih mempuni, termasuk mengembalikan performa ke arah optimis. 

Seperti diketahui, performa pertumbuhan ekonomi garuda tak sampai 5 persen, tepatnya turun ke level 4,9 persen pada kuartal I tahun 2016 ketimbang kurtal seblumnya yang mencapai sekitar 5 persen. Bahkan, sebelumnyan juga lembaga ternama standar & poor’s sempat menurunkan catatan investasi Indonesia ke level pesimis. 

“Komposisi resuffle kali ini lebih meyakinkan dan ideal ketimbang formasi poros tim ekonomi sebelum-sebelumnya. Sehingga ini menjadi angin segar memacu ekonomi ke depan agar lebih bertaji dan kembali optimis,” ujar politisi muda PAN itu dalam keterangan resmi, Senin (1/8/2016).

Tokoh muda Jambi itu mengatakan, saatnya mengurangi hegemoni keriuhan reshuffle dan saatnya kembali menatap tantangan krusial kedepan kian nyata yang harus dihadapi, seperti salah satunya terkait persoalan perbaikan kondisi fiskal. Penerimaan pajak per Juni 2016 saja baru mencapai Rp518 triliun. Sementara target yang dipatok sangat ambisius sekitar Rp1360 triliun. Tax Amnesty di level teknis juga sangat penting untuk diperhatikan agar tak meleset dari target dan menjadi beban bertumpuk.

“Fiskal kita ini tantangan krusial. Bahkan sekalipun, ada atau tidaknya tax amnesty pun tetap menjadi keharusan untuk bekerja keras menggenjot penerimaan Negara,” kata Dipo yang juga Fungsionaris Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI).

Selain perbaikan indikator ekonomi, sebenarnya  ada hal yang sangat dibutuhkan rakyat dan mendasar ialah stabilitas harga pangan dan ketersediaan lapangan kerja karena sensitif terhadap beban rakyat serta efektivititas selusin paket kebijakan ekonomi yang tampak resisten. 

Dari segi stabilitas pangan saja, dirinya merasa cukup miris lantaran sebelumnya stabilitas harga pangan telah gagal dikendalikan sampai-sampai pemerintah tampak kelabakan hingga perluasan zonasi impor daging sapi dan tak kalah menyedihkan muncul impor jeroan sapi maupun jeroan kerbau yang patut disayangkan. Kendati demikian, ia mengaku tetap optimis dan berharap ekonomi garuda bisa kembali pulih ke arah fundamentalnya.

“Rakyat sangat mendambakan harga pangan yang stabil dan tersedianya lapangan kerja. Salah satu pelicin itu semua, setidaknya semacam lusinan paket kebijakan yang tampak resisten dan kurang berdampak harus di evaluasi agar lebih greget. Masa sampai muncul impor jeroan sapi atau kerbau itu kan gak lucu ya,” tutup Dipo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PAN Sebut Tak Akan Dukung Ahok

PAN Sebut Tak Akan Dukung Ahok

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 16:47 WIB

Menko Perekonomian Nilai Tim Ekonomi Hasil Reshuffle Lebih Baik

Menko Perekonomian Nilai Tim Ekonomi Hasil Reshuffle Lebih Baik

Bisnis | Kamis, 28 Juli 2016 | 13:54 WIB

Nasdem Sambut Positif Perombakan Kabinet Tim Ekonomi

Nasdem Sambut Positif Perombakan Kabinet Tim Ekonomi

Bisnis | Kamis, 28 Juli 2016 | 07:14 WIB

Terkait Reshuflle Kabinet, Inilah Kekhawatiran Menpora

Terkait Reshuflle Kabinet, Inilah Kekhawatiran Menpora

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 04:20 WIB

Presiden PKS: Tim Ekonomi Kabinet Jokowi Diisi "Pemain Bintang"

Presiden PKS: Tim Ekonomi Kabinet Jokowi Diisi "Pemain Bintang"

News | Rabu, 27 Juli 2016 | 21:48 WIB

Komisi XI: Sri Mulyani Merupakan Sosok Cerdas di Bidang Ekonomi

Komisi XI: Sri Mulyani Merupakan Sosok Cerdas di Bidang Ekonomi

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 14:31 WIB

Pengusaha Optimis Sri Mulyani Bisa Bawa Ekonomi RI Lebih Baik

Pengusaha Optimis Sri Mulyani Bisa Bawa Ekonomi RI Lebih Baik

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 14:26 WIB

Reshuffle Kabinet, PKB: Kekhawatiran akan Segera Terjawab

Reshuffle Kabinet, PKB: Kekhawatiran akan Segera Terjawab

News | Rabu, 27 Juli 2016 | 14:22 WIB

PNS Kemenkeu Kaget Sri Mulyani Jadi Menteri Keuangan Lagi

PNS Kemenkeu Kaget Sri Mulyani Jadi Menteri Keuangan Lagi

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 13:44 WIB

Sri Mulyani Diyakini Mampu Atasi Defisit Anggaran

Sri Mulyani Diyakini Mampu Atasi Defisit Anggaran

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 13:37 WIB

Terkini

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:28 WIB

Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI

Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:16 WIB

88 Persen UMKM Masih Andalkan Dana Pribadi, Perbanas Dorong Penggunaan Kredit

88 Persen UMKM Masih Andalkan Dana Pribadi, Perbanas Dorong Penggunaan Kredit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:16 WIB

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB

Layani 301 Ribu Penumpang, ASDP Perbesar Pelabuhan Tanjung Uban

Layani 301 Ribu Penumpang, ASDP Perbesar Pelabuhan Tanjung Uban

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:05 WIB

Emiten Teknologi ELIT Tahan Dividen untuk Ekspansi Bisnis

Emiten Teknologi ELIT Tahan Dividen untuk Ekspansi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:58 WIB

PGN-BRIN Kembangkan Minapadi Salin, Bidik Hasil Padi 7 Ton per Hektare

PGN-BRIN Kembangkan Minapadi Salin, Bidik Hasil Padi 7 Ton per Hektare

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:55 WIB