Pemerintah Tegaskan Pelarangan Perikanan Tangkap Bagi Asing

Adhitya Himawan

Minggu, 07 Agustus 2016 | 09:50 WIB
Pemerintah Tegaskan Pelarangan Perikanan Tangkap Bagi Asing
Berbagai kapal penangkap ikan milik para nelayan sedang bersandar di Desa Morodemak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menegaskan pelarangan masuknya investasi asing di perikanan tangkap Indonesia. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menekankan pentingnya keberlanjutan bagi perikanan tangkap Indonesia. Hal ini sesuai dengan visi misi pemerintah yang ingin menjadikan laut sebagai masa depan bangsa.

“Perikanan itu bukan rocket science, tidak memerlukan teknologi canggih. Sesuai dengan keberlanjutan. Misinya Pemerintah adalah menjadikan laut masa depan bangsa. Saya ingin mempertaruhkan semua ini untuk kebangkitan perikanan Indonesia,” tegas Susi dalam gelaran konferensi pers di Kediaman Dinasnya, Kamis (4/8/2016).

Hal ini mengingat potensi perikanan Indonesia yang sangat besar dan menjadi peluang emas investasi bagi sektor global maupun lokal. Untuk itu pemerintah berupaya menjaring para investor domestik maupun asing. Beragam insentif dan kemudahan diberikan bagi investasi yang berorientasi pada ekspor dan penyerapan tenaga kerja.

Selain itu, untuk mewujudkan perikanan yang berkelanjutan, Susi mengungkapkan perlu adanya kerja sama antara stakeholders perikanan, termasuk perbankan yang akan mendukung pengadaan sarana prasarana perikanan Indonesia.

“Saya menghimbau kepada perbankan stakeholder perikanan untuk segera bangkit. Kita ingin memasukkan kapal-kapal besar lokal untuk masuk ke perairan Indonesia. Kita akan hitung masing-masing daya dukung WPP untuk industri perikanan. Jadi tidak sembarang saya punya kapal segini dan menangkap di sini, tidak bisa begitu. Kita akan permudah semua persyaratan izin-izin,” ujar Susi.

Susi juga menyoroti permasalahan terkait pengangkatan Benda Berharga Asal Muatan Kapal yang Tenggelam (BMKT). Ia menjelaskan, pemanfaatan (pengambilan) koral maupun karang dari alam untuk bahan bangunan / kapur / kalsium, akuarium dan souvenir / perhiasan serta Koral Hidup atau Koral Mati (recent death coral) dari alam. “Jika masih ada usaha perdagangan maka akan ditindak tegas. Karang-karang laut yang untuk akuarium sudah tidak boleh diperdagangkan lagi”, jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Susi juga mengungkapkan efisiensi anggaran yang telah dilakukan oleh KKP. Menurutnya, efisiensi anggaran dapat memperbaiki kondisi keuangan di Indonesia.

“Kita melihat, dengan uang yang begitu besar, kita tidak efisien. Maka kita melakukan revisi-revisi anggaran sebelum Pemerintah merencanakan pemotongan. Saya yakin dengan pemotongan, penghematan, efisiensi keuangan, republik ini akan sangat sehat dan ini merupakan langkah yang tepat,” lanjutnya.

Susi selanjutnya akan berkoordinasi dengan para Gubernur seluruh Indonesia untuk melakukan pendataan ulang pada ijin-ijin kapal yang telah dikeluarkan. Selain itu, mengenai pemotongan anggaran belanja Kementerian/Lembaga, Ia setuju dan menilai adanya pemotongan ini agar keuangan negara dapat kembali sehat dan stabil.

“Pemerintah mengadakan pemotongan karena kurang cukup masuknya pajak untuk menopang anggaran. Saya setuju dengan Pak Presiden, Menkeu yang terakhir kita menyetujui dipotong lagi Rp 2 Triliun. Kita meng-cut anggaran kita 42 % dengan uang yang begitu besar. Sebetulnya gak efisien, banyak pengeluaran yang kurang efisien”, tukasnya.

Alokasi anggaran KKP awalnya sebanyak Rp 13,9 triliun, kemudian mengalami pemotongan anggaran hingga tiga kali. Pemotongan pertama sebanyak Rp 2,89 triliun, pemotongan kedua senilai Rp 604 miliar dan pemotongan ketiga senilai Rp 2 triliun. Jika ditotalkan sebanyak Rp 5,5 triliun atau sisanya Rp 8 triliun hingga akhir 2016. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ASEAN dan Jepang Sepakat Perangi Pencurian Ikan

ASEAN dan Jepang Sepakat Perangi Pencurian Ikan

Bisnis | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 04:10 WIB

KKP Bangun Sentra Kelautan & Perikanan di Pulau Terdepan

KKP Bangun Sentra Kelautan & Perikanan di Pulau Terdepan

Bisnis | Jum'at, 29 Juli 2016 | 23:08 WIB

Susi Pudjiastuti Serahkan Masalah Reklamasi Ke Luhut

Susi Pudjiastuti Serahkan Masalah Reklamasi Ke Luhut

Bisnis | Kamis, 28 Juli 2016 | 13:51 WIB

Perangi Pencurian Ikan, Susi Ajak Asia Pasifik Berbagi Data

Perangi Pencurian Ikan, Susi Ajak Asia Pasifik Berbagi Data

Bisnis | Kamis, 28 Juli 2016 | 06:52 WIB

Dana Rp300 Miliar Disiapkan Buat Bangun Industri Perikanan Natuna

Dana Rp300 Miliar Disiapkan Buat Bangun Industri Perikanan Natuna

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 15:09 WIB

KKP Targetkan Investasi Perikanan Swasta Tahun Ini Rp15 Triliun

KKP Targetkan Investasi Perikanan Swasta Tahun Ini Rp15 Triliun

Bisnis | Sabtu, 23 Juli 2016 | 17:09 WIB

KKP Pastikan Bantuan Sarana Penangkapan Ikan Tepat Sasaran

KKP Pastikan Bantuan Sarana Penangkapan Ikan Tepat Sasaran

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2016 | 18:53 WIB

Terkini

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:40 WIB

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 20:18 WIB

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:15 WIB

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:10 WIB

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:00 WIB

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:35 WIB

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Surakarta | Sabtu, 26 September 2026 | 19:34 WIB

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 19:13 WIB

×