Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Semester I 2016, Kredit Bank Sahabat Sampoerna Tumbuh 39 Persen

Adhitya Himawan

Rabu, 10 Agustus 2016 | 18:26 WIB
Semester I 2016, Kredit Bank Sahabat Sampoerna Tumbuh 39 Persen
Salah satu kantor cabang Bank Sahabat Sampoerna. [Dok Bank Sahabat Sampoerna]

Mengakhiri paruh pertama tahun 2016, PT Bank Sahabat Sampoerna (“Bank Sampoerna”) terus melakukan fungsi intermediasi secara konsisten. Hal ini terlihat dengan pertumbuhan penyaluran kredit dan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) secara beriringan.

DPK yang berhasil dihimpun tercatat sebesar Rp5,69 triliun dari Rp3.960,3 miliar pada periode yang sama tahun lalu atau meningkat sebesar 43,9 persen. Sedangkan kredit yang telah disalurkan sepanjang Semester I 2016 adalah sebesar Rp5,28 triliun yang meningkat 39,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar Rp3,79 triliun. Sedangkan rasio kredit berbanding dana pihak ketiga (LDR) tetap terjaga pada level 90,78 persen.

“Bank Sampoerna berusaha untuk tetap melakukan fungsi intermediasi Bank secara konsisten dan berhati-hati. Peningkatan dana pihak ketiga dan kredit yang disalurkan menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Bank Sampoerna semakin kuat,” kata Ali Rukmijah, Direktur Utama Bank Sampoerna dalam keterangan resmi, Rabu (10/8/2016).

Seiring dengan peningkatan kredit tersebut berdampak pula pada Pendapatan Bunga Bersih yang berhasil diperoleh sebesar Rp178,8 miliar meningkat 44,1 persen dibandingkan periode yang sama di tahun lalu sebesar Rp124,1 miliar dan Margin Bunga Bersih/NIM tercatat pada level 5,48 persen.

Rasio kredit bermasalah bersih (NPL Net) tercatat pada level 3,58 persen, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meningkatnya rasio kredit bermasalah ini disebabkan karena adanya faktor eksternal yang salah satunya adalah perlambatan ekonomi yang masih berlangsung hingga Semester I 2016 sehingga sangat berdampak pada kualitas kredit yang disalurkan. Namun demikian, Manajemen terus berupaya memperbaiki kualitas kredit dengan melakukan pendekatan kepada nasabah secara rutin.

Memasuki semester II 2016, Bank Sampoerna akan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam mengelola usaha dan dalam memanfaatkan berbagai peluang bisnis bagi pertumbuhan di masa mendatang. Bank Sampoerna akan terus melakukan perluasan jaringan kantor cabang untuk memperluas segmentasi pasar dan lebih mendekatkan diri kepada nasabahnya serta terus melakukan sinergi bisnis dengan KSP Sahabat Mitra Sejati dengan memanfaatkan lebih dari 120 jaringan kantor cabangnya di beberapa daerah di Indonesia.

“Pengembangan sumber daya manusia, penyelarasan organisasi, serta peningkatan efisiensi operasional merupakan faktor penting untuk lebih memperkuat posisi Bank Sampoerna untuk terus tumbuh dimasa yang akan datang,” tutup Ali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

7 Cara Menyiasati Posisi Meja Kerja yang Salah Menurut Feng Shui, Tidak Perlu Dipindah

7 Cara Menyiasati Posisi Meja Kerja yang Salah Menurut Feng Shui, Tidak Perlu Dipindah

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

×