Likuiditas Properti Dipercaya Bertambah Berkat Tax Amnesty

Adhitya Himawan

Minggu, 21 Agustus 2016 | 11:29 WIB
Likuiditas Properti Dipercaya Bertambah Berkat Tax Amnesty
Apartemen Sudirman Park di Jakarta Pusat, Minggu (17/7/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Sektor properti dinilai akan menjadi incaran investasi pascaamnesti pajak karena melalui dana repratriasi itu investor akan menanamkan modalnya pada sektor ini. Keyakinan ini disampaikan oleh Direktur Savills Indonesia, Anton Sitorus di Jakarta, Minggu (21/8/2016).

Menurut Anton, meski tak secara langsung memengaruhi bisnis properti, tapi dipercaya bahwa likuiditas sektor properti Indonesia akan bertambah karena orang-orang yang mendapatkan keuntungan dari amnesti pajak, akan membelanjakan uangnya ke produk properti.

"Inilah momentum terbaik mengambil keputusan untuk membeli. Sektor properti akan menggeliat pasca berlakunya regulasi amnesti pajak," katanya.

Ia juga menilai amnesti pajak menjadi suplemen baru bagi sektor properti setelah Bank Indonesia melonggarkan kebijakan ketentuan rasio kredit terhadap nilai agunan, Loan to Value (LTV) untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan rasio kredit terhadap pendanaan, Loan to Financing Ratio (LFR).

"Bisa saja mereka memborong properti tertentu seperti apartemen atau juga 'landed house' dengan motif investasi. Pengembang juga akan mendapatkan dana konstruksi dari dana luar yang masuk ke Indonesia. Dari situ, proyek-proyek properti baru bisa lahir dan properti Indonesia kembali bergairah," ujarnya.

Masuknya dana segar ke dalam negeri lanjut Anton, tentu akan menggairahkan minat investasi. Penyerapan tenaga kerja di sektor riil akan meningkat.

Permintaan atas properti, tambah dia, tentunya memberikan efek ganda karena konsumsi semen, baja, atau alat bangunan dan alat rumah tangga lainnya akan meningkat.

"Dampaknya dimulai dari properti, akan berkesinambungan secara signifikan ke sektor lain," katanya.

Dihubungi terpisah, Direktur Utama PT Pikko Land Development Tbk, Nio Yantony, menghimbau masyarakat untuk melihat peluang menarik ini.

"Kami akan menjadi bagian dalam momentum ini dengan mengembangkan produk bermutu tinggi. Salah satunya adalah proyek Signature Park Grande yang berlokasi di Central Business District MT. Haryono, Jakarta Timur," katanya.

Apartemen Signature Park Grande merupakan kawasan pengembangan terintegrasi yang terdiri dengan dua menara yaitu The Light (19 lantai) dan Green Signature (20 lantai) dengan total 2.500 unit bersertifikat strata title.

Di lahan seluas 4,4 hektare juga dibangun pusat bisnis dan komersial tiga lantai (business & commercial center seperti restoran Alfresco serta lifestyle center) yang dilengkapi berbagai fasilitas berkelas.

"Rencana serahterima unit kepada konsumen maupun investor mulai Desember 2016 untuk menara The Light dan Green Signature mulai Juni 2017. Sedangkan realisasikan penutupan atap akhir (topping off) telah dilaksanakan pada akhir 2015," katanya.

Apartemen The Light dan Green Signature yang dikembangankan PT KSO Fortuna Indonesia, konsorsium anak usaha PT Pikko Land Development Tbk dengan PJM Group ini, memiliki tiga tipe unit kamar dan dipasarkan dengan harga kompetitif mulai Rp 700-jutaan hingga Rp1,6 miliar.

Untuk pusat bisnis dan komersial, dipasarkan pada kisaran harga Rp3,3 hingga Rp6,7 miliar untuk luas 44 sampai 90 meter persegi.

Imbal Hasil Sebelumnya, pakar dan pengamat properti Panangian Simanungkalit, menyebutkan bahwa berinvestasi di properti, khususnya apartemen bagi investor mendapatkan keuntungan ganda.

Pertama, kenaikan dari selisih harga beli dan jual (capital gain). Dalam jangka waktu dua atau tiga tahun kemudian, harga properti dipastikan naik secara signifikan. Semakin lama unit dijual semakin mahal pula harganya. Hebatnya, harga properti belum pernah mengalami penurunan harga. Jika pun terjadi kondisi luar biasa, harga properti akan kembali stabil.

Kedua, penghasilan tambahan berkala (yield). Keuntungan dari nilai sewa berkala (per bulan atau tahun). Jika unit properti di-upgrade dengan fasilitas yang lebih modern dan selalu dirawat, perolehan yield pun pasti lebih tinggi.

"Rata-rata imbal hasil (return) investasi properti berkisar 7 -14 persen per tahun bergantung pada jenis propertinya. Pendapatan investasi pada apartemen memberikan tingkat imbal hasil 13 -14 persen per tahun," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengampunan Pajak Bikin Penjualan Mobil Mewah Bergairah

Pengampunan Pajak Bikin Penjualan Mobil Mewah Bergairah

Otomotif | Kamis, 18 Agustus 2016 | 06:31 WIB

Layanan Tax Amnesty Tetap Buka di Hari Sabtu & Minggu

Layanan Tax Amnesty Tetap Buka di Hari Sabtu & Minggu

Bisnis | Senin, 15 Agustus 2016 | 12:48 WIB

IPW Prediksi 60 Persen Dana Repatriasi Masuk ke Sektor Properti

IPW Prediksi 60 Persen Dana Repatriasi Masuk ke Sektor Properti

Bisnis | Jum'at, 12 Agustus 2016 | 14:16 WIB

IPW: Banjir Stimulus, Properti Siap Bangkit Lagi

IPW: Banjir Stimulus, Properti Siap Bangkit Lagi

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 19:02 WIB

Asumsi Pemerintah Soal Tax Amnesty Dikhawatirkan Terlalu Optimis

Asumsi Pemerintah Soal Tax Amnesty Dikhawatirkan Terlalu Optimis

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 18:40 WIB

DJP: Harta Dilaporkan via Tax Amnesty Sudah Capai Rp15,5 Triliun

DJP: Harta Dilaporkan via Tax Amnesty Sudah Capai Rp15,5 Triliun

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 17:08 WIB

DJP: Masyarakat Lebih Takut Polantas Dibanding Bayar Pajak

DJP: Masyarakat Lebih Takut Polantas Dibanding Bayar Pajak

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 13:01 WIB

Dirjen Pajak Sebar Nomer Whatsapp Untuk Tanya Tax Amnesty

Dirjen Pajak Sebar Nomer Whatsapp Untuk Tanya Tax Amnesty

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 12:11 WIB

Gelar Sosialisasi Tax Amnesty, 1500 WP Padati Senayan City

Gelar Sosialisasi Tax Amnesty, 1500 WP Padati Senayan City

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 11:47 WIB

Buka GIIAS 2016, Jusuf Kalla Sentil Industri Otomotif Bayar Pajak

Buka GIIAS 2016, Jusuf Kalla Sentil Industri Otomotif Bayar Pajak

Otomotif | Kamis, 11 Agustus 2016 | 10:51 WIB

Terkini

Prabowo Bentuk Ditjen Pesantren di Kemenag

Prabowo Bentuk Ditjen Pesantren di Kemenag

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:35 WIB

Suahasil Klaim Coretax Bikin Mudah Bayar Pajak, Lapor SPT Tak Perlu Cari Bukti Potong

Suahasil Klaim Coretax Bikin Mudah Bayar Pajak, Lapor SPT Tak Perlu Cari Bukti Potong

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:31 WIB

Bersama Danantara, TelkomGroup Siapkan Infrastruktur Data Center Menuju Sovereign AI Indonesia

Bersama Danantara, TelkomGroup Siapkan Infrastruktur Data Center Menuju Sovereign AI Indonesia

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:29 WIB

Perkuat Inklusi Keuangan, bank bjb Raih Anugerah Inovasi Pengembangan Ekonomi dan UMKM

Perkuat Inklusi Keuangan, bank bjb Raih Anugerah Inovasi Pengembangan Ekonomi dan UMKM

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:28 WIB

Masuk Raudhah, Khofifah Kenang Kisah Tiang Aisyah dan Doakan Orang Tua Masuk Surga

Masuk Raudhah, Khofifah Kenang Kisah Tiang Aisyah dan Doakan Orang Tua Masuk Surga

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 19:22 WIB

5 Fakta Bensin Batubara: Realistis atau Mimpi Belaka?

5 Fakta Bensin Batubara: Realistis atau Mimpi Belaka?

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 19:20 WIB

JPO Stasiun JIS Ditutup Selama Konser The Weeknd, Ini Jalur Akses Alternatifnya

JPO Stasiun JIS Ditutup Selama Konser The Weeknd, Ini Jalur Akses Alternatifnya

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:19 WIB

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:11 WIB

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:09 WIB

Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu

Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:08 WIB

×