Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

DJP: Masyarakat Lebih Takut Polantas Dibanding Bayar Pajak

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 11 Agustus 2016 | 13:01 WIB
DJP: Masyarakat Lebih Takut Polantas Dibanding Bayar Pajak
Direktur Jenderal Pajak, Ken Dwijugiasteadi sosialisasi pengampunan pajak di Senayan, Jakarta, Kamis (11/8/2016). [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Setelah Bandung, Jawa Barat, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan kini mensosialisasikan program pengampunan pajak atau tax amnesty kepada pengusaha Tanah Abang dan Mall di Senayan City, Jakarta Selatan, Kamis (11/8/2016).

Dalam sosialisasinya, Kakanwil Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Pusat Wahyu Karya Tumakaka mengatakan, masyarakat di Indonesia lebih takut dengan polantas dari pada bayar pajak. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang sudah memiliki SIM tapi NPWP tidak.

"Karena takut ditilang pada punya SIM semua. komplek SCBD malam-malam tertentu banyak mobil Lamborghini itu di sana. Jadi sirkuit di sana tapi orang-orang ditanya punya SIM nggak, punya SIM. Mereka coba punya NWPW nggak, kalau NPWP kan petugas pajaknya nggak tahu. Padahal kewajiban pembayaran pajak juga diatur dalam Undang-Undang," kata Wahyu.

Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau kepada para WP untuk memiliki NPWP agar bisa taat membayar pajak.

Ia pun menjelaskan, pengampunan pajak berguna untuk memaafkan sanksi administrasi, harta yang tidak diungkapkan yang selama ini dan belum di laporkan di SPT tahunan di perusahaan atau orang pribadi.

"Kita sudah memulai hidup baru kalau bahasa orang bertobat, jangan disengajakan. Inilah yang dipilih negara kita karena dengan begini kita mau wajib pajak hidup tenang," katanya.

Selain itu, saat ini presiden Joko Widodo menginginkan uang WNI yang berada di luar negeri agar bisa dibawa kembali ke Indonesia untuk membangun perekonomian di Indonesia menjadi lebih baik lagi.

"Ingin memanfaatkan tujuan strategis makro yaitu mengembalikan dana-dana untuk dibawa pulang ke Indonesia untuk membawa pembangunan," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB