Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Atasi Perompakan Nelayan, Tim KKP Terjun ke Lampung

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 24 Agustus 2016 | 12:34 WIB
Atasi Perompakan Nelayan, Tim KKP Terjun ke Lampung
Para nelayan Lampung mengadukan masalah perompakan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan, di Jakarta, Selasa (23/8/2016). [Dok KKP]

Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) hari ini, Rabu (24/8/2016),  akan terjun langsung ke Lampung untuk berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat. Hal ini menyusul laporan perompakan yang dialami oleh nelayan pantura yang terjadi di perairan Lampung.

Sebelumnya, Kantor KKP didatangi massa sekitar 500 orang pada Selasa kemarin (23/8/2016). Bukan merupakan aksi unjuk rasa, tetapi para nelayan asal Pantura itu berkumpul untuk memohon perlindungan dari perompakan di laut yang dialaminya.

Pasalnya, selama 3 bulan terakhir para nelayan yang melaut di Perairan Lampung telah dirugikan oleh para perompak yang menjarah hasil tangkapannya. Mayoritas para nelayan tersebut adalah nelayan rajungan atau kepiting. 

Atas laporan tersebut, KKP akan menindaklanjutinya dengan meninjau langsung lokasi penjarahan. Rencananya, Rabu besok Sekretaris Jenderal KKP, Sjarief Widjaja bersama Plt Dirjen Perikanan Tangkap Zulficar Mochtar akan berangkat ke Lampung dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

"Mereka memohon perlindungan kepada KKP. Jadi, besok pagi tim  akan berangkat ke Polda Lampung dan akan melakukan koordinasi dengan Lantamal Lampung. Kita nanti akan membuat tim gabungan untuk mengamankan penangkapan ikan yang dilakukan nelayan," ujar Susi saat menggelar konferensi pers di kantornya, Selasa (23/8/2016).

Saat datang ke kantor KKP, para nelayan tersebut ditemui langsung oleh Plt. Dirjen Perikanan Tangkap, Zulficar Mochtar. Mereka mengungkapkan bahwa selama 3 bulan terakhir, mereka sudah dirampok sebanyak 86 kali.

"Mereka datang dari berbagai daerah ke KKP untuk menyampaikan aspirasi. Mereka mengeluhkan bahwa mereka yg menangkap Rajungan di wilayah Lampung mengalami masalah keamanan. Sebanyak 86 kali terjadi perampokan, kepiting mereka diambil disertai penodongan," ungkap Zulficar.

Zulficar menambahkan, para nelayan tersebut mengalami kerugian hingga Rp25 juta setiap satu kali dijarah. Mereka dijarah sesaat setelah mereka menangkap rajungan.

"Sekali perampokan, mereka bisa merugi 1-2 ton atau seharga 25 jt rupiah. Modusnya adalah setelah mereka menangkap rajungan, mereka didekati kapal-kapal kecil dengan orang bertopeng dan langsung menodong mereka. Ini sudah 3 bulan terjadi. Mereka berharap KKP bisa membantu agar tindak kriminal tersebut bisa ditumpas," jelas Zulficar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ratusan Nelayan Dirampok di Tengah Laut, Susi Bentuk Tim

Ratusan Nelayan Dirampok di Tengah Laut, Susi Bentuk Tim

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 16:51 WIB

Dalam 3 Bulan, 86 Kali Nelayan Dirampok di Perairan Lampung

Dalam 3 Bulan, 86 Kali Nelayan Dirampok di Perairan Lampung

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 16:17 WIB

Nelayan Tuntut Pemberantasan Perompak

Nelayan Tuntut Pemberantasan Perompak

Foto | Selasa, 23 Agustus 2016 | 15:31 WIB

Sejumlah Nelayan Demo KKP, Tuntut Berantas Perompakan Laut

Sejumlah Nelayan Demo KKP, Tuntut Berantas Perompakan Laut

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 13:38 WIB

600 Nelayan Gunung Kidul Dapat Asuransi Keselamatan Kerja

600 Nelayan Gunung Kidul Dapat Asuransi Keselamatan Kerja

News | Sabtu, 20 Agustus 2016 | 07:44 WIB

Kapal Nelayan Hancur Ditabrak Tanker di Sumsel

Kapal Nelayan Hancur Ditabrak Tanker di Sumsel

News | Selasa, 09 Agustus 2016 | 05:42 WIB

Sebelas Nelayan Hilang di Perairan Pangandaran

Sebelas Nelayan Hilang di Perairan Pangandaran

News | Kamis, 04 Agustus 2016 | 09:33 WIB

Tiga Nelayan Tarakan Hilang Belum Ditemukan

Tiga Nelayan Tarakan Hilang Belum Ditemukan

News | Minggu, 24 Juli 2016 | 00:17 WIB

KKP Pastikan Bantuan Sarana Penangkapan Ikan Tepat Sasaran

KKP Pastikan Bantuan Sarana Penangkapan Ikan Tepat Sasaran

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2016 | 18:53 WIB

KKP Klaim Kapal Asing Tak Berani Lagi Curi Ikan di Indonesia

KKP Klaim Kapal Asing Tak Berani Lagi Curi Ikan di Indonesia

Bisnis | Sabtu, 16 Juli 2016 | 06:28 WIB

Terkini

10 Sisi Terang dan Gelap Zodiak Cancer, Diklaim Jadi Zodiak Paling Banyak di Indonesia

10 Sisi Terang dan Gelap Zodiak Cancer, Diklaim Jadi Zodiak Paling Banyak di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:01 WIB

Darurat Algoritma, Saat Anak Jadi Alat Promosi Vape di YouTube

Darurat Algoritma, Saat Anak Jadi Alat Promosi Vape di YouTube

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Ketika Orang Hilang Tak Segera Dicari, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Ketika Orang Hilang Tak Segera Dicari, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Korban Selamat KM Mutiara Sentosa II Tiba di Surabaya

Korban Selamat KM Mutiara Sentosa II Tiba di Surabaya

Foto | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Berangkat Dari Kalimantan, Om Basri Siap Hadapi Penyidik Polda Sulsel

Berangkat Dari Kalimantan, Om Basri Siap Hadapi Penyidik Polda Sulsel

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:49 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar

4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:37 WIB

5 Alasan Kenapa Hotel Bersejarah Ini Bakal Jadi Spot Hits Terbaru di Bangkok

5 Alasan Kenapa Hotel Bersejarah Ini Bakal Jadi Spot Hits Terbaru di Bangkok

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X

Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:09 WIB

Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

×